RI News. Wonogiri – Suasana pagi yang seharusnya tenang di Jalan Raya Baturetno–Pacitan berubah mencekam setelah kecelakaan beruntun melibatkan dua sepeda motor dan satu truk tangki bahan bakar minyak (BBM) di Dusun Watuagung, Desa Watuagung, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 06.50 WIB.
Kejadian tragis itu merenggut nyawa seorang pemuda berinisial R M (25) warga Kecamatan Giriwoyo. Korban yang mengendarai Yamaha Jupiter MX nomor polisi AD-2716-CM meninggal dunia di tempat akibat luka berat di kepala. Sementara itu, Jumirin (55), pengendara Yamaha Mio nomor polisi B-3390-BIP yang juga berasal dari Giriwoyo, hanya mengalami luka ringan di bagian kepala.
Menurut rekonstruksi sementara di lokasi, insiden bermula ketika Yamaha Jupiter MX yang dikendarai R M melaju dari arah selatan (Giriwoyo) menuju utara (Baturetno). Di saat bersamaan, Yamaha Mio yang dikendarai Jumirin datang dari arah berlawanan dan hendak membelok ke kanan. Kedua motor itu pun bertabrakan hebat dan terjatuh ke bahu kanan jalan.

Pada detik yang sama, truk tangki BBM nomor polisi AD-9132-HG yang dikemudikan Hartanto (47) warga Sidoharjo, Wonogiri, melaju dari arah utara tepat di belakang posisi Yamaha Mio. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat pengemudi truk tak sempat mengerem atau menghindar. Truk itu pun menabrak R M yang sudah tergeletak di aspal. Benturan keras itu langsung menyebabkan korban mengalami cedera fatal hingga tak tertolong.
Petugas Polres Wonogiri yang menerima laporan segera turun ke lokasi. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara secara teliti, mengamankan ketiga kendaraan sebagai barang bukti, serta membantu proses evakuasi jenazah. Untuk mencegah kemacetan lebih panjang, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat diatur secara bergantian hingga proses pembersihan jalan selesai.
Baca juga : Ledakan Kompor Gas Picu Kebakaran Hebat, Tujuh Usaha Rakyat di Baturetno Ludes Terbakar
Kapolres Wonogiri melalui keterangan resminya menegaskan bahwa kecelakaan ini menjadi pengingat keras bagi semua pengguna jalan. “Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi aman sebelum membelok atau mendahului kendaraan lain,” ujarnya.
Kejadian ini kembali menyoroti kerawanan tikungan di jalur Baturetno–Pacitan yang kerap menjadi lokasi tabrakan beruntun akibat visibilitas terbatas dan kecepatan tinggi di pagi hari.
Pewarta : Nandang Bramantyo

