RI News. Denpasar – Pelabuhan Benoa di Denpasar, Bali, telah memasuki fase awal pelayanan arus mudik Lebaran 2026 melalui layanan kapal motor penumpang milik PT Pelni. Pada hari pertama operasional, Sabtu (14/3/2026), tercatat sebanyak 894 penumpang berangkat menuju destinasi di wilayah Nusa Tenggara.
Kepala Cabang PT Pelni Denpasar, Arfah Yusuf, menyampaikan bahwa mayoritas pemudik memilih rute menuju Bima di Nusa Tenggara Barat (NTB) serta Waingapu di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Para penumpang tersebut diangkut menggunakan KM Awu, yang memiliki kapasitas reguler sekitar 1.000 orang namun ditingkatkan hingga 1.500 penumpang termasuk penambahan selama periode mudik Lebaran.
“Arus mudik hari pertama ini total penumpang berangkat sebanyak 894 orang,” ujar Arfah Yusuf di Denpasar, Sabtu.
Keberangkatan berikutnya dijadwalkan pada Selasa (17/3/2026) dengan KM Tilongkabila sebagai armada pengangkut. Kapal tersebut akan melayani rute ke Lembar dan Bima di NTB, serta Labuan Bajo di NTT. Berdasarkan data penjualan tiket, diperkirakan sekitar 860 penumpang akan diberangkatkan pada jadwal kedua tersebut.

Sepanjang periode angkutan Lebaran, Pelabuhan Benoa akan dilayani total enam kali kunjungan kapal khusus pemudik. Tiga armada utama yang dioperasikan adalah KM Awu, KM Tilongkabila, dan KM Binaiya, masing-masing dengan kapasitas dasar 1.000 penumpang yang ditingkatkan 50 persen menjadi 1.500 orang selama masa mudik. Sementara itu, KM Leuser dialihkan untuk mendukung pelabuhan lain yang mengalami kepadatan lebih tinggi.
Layanan ini bersifat khusus penumpang beserta barang bawaan pribadi, tanpa mengakomodasi kendaraan bermotor. Hal tersebut menjadi pertimbangan bagi pemudik yang memilih moda laut sebagai alternatif transportasi pulang kampung.
Baca juga : MTsN 1 Klaten Kembali Gelar Tradisi Berbagi Zakat Jelang Idulfitri 1446 H: 150 Paket Sembako Disalurkan
Untuk meringankan beban masyarakat dan sekaligus mendorong pemanfaatan angkutan laut, pemerintah memberikan stimulus berupa diskon tiket sebesar 30 persen dari harga dasar bagi penumpang kapal selama periode mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan jalur laut, khususnya bagi warga Bali yang memiliki ikatan keluarga di wilayah Nusa Tenggara.
Dengan persiapan infrastruktur dan armada yang telah disesuaikan, operasional di Pelabuhan Benoa diharapkan berjalan lancar dan aman, mendukung kelancaran arus mudik tahun ini yang diproyeksikan tetap terkendali meski ada variasi jumlah penumpang dibanding periode sebelumnya.
Pewarta : Vie

