RI News. Yogyakarta – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Yogyakarta, Kolonel Marinir Hafied Indarwan, S.E., turut hadir secara langsung dalam upacara penyambutan dan pengamanan kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, di Bandar Udara Internasional Yogyakarta (YIA), Kulon Progo, pada Rabu (4/3/2026).
Kehadiran perwira tinggi TNI AL tersebut mencerminkan komitmen kuat TNI Angkatan Laut dalam mendukung kelancaran dan keamanan agenda pemerintah pusat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Secara khusus, dukungan ini difokuskan pada persiapan menyambut lonjakan arus mudik Lebaran 2026 yang diprediksi akan mencapai jutaan pemudik menuju dan melintasi wilayah tersebut.
Dalam kunjungan kerjanya, Menko Polkam Djamari Chaniago menerima paparan mendalam dari pengelola bandara mengenai kesiapan operasional fasilitas, proyeksi volume penumpang selama periode mudik, penguatan sistem mitigasi risiko bencana alam, serta strategi koordinasi lintas instansi. Fokus utama adalah mewujudkan prinsip “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” melalui pendekatan terintegrasi yang melibatkan berbagai sektor, mulai dari transportasi, keamanan, hingga pelayanan kesehatan dan darurat.

Paparan tersebut mencakup langkah-langkah antisipasi seperti pengoperasian bandara secara penuh 24 jam, penyiagaan ratusan personel gabungan, serta optimalisasi infrastruktur pendukung untuk mengurangi potensi kemacetan dan keterlambatan. Menko Polkam menekankan pentingnya sinergi antarlembaga agar setiap pemudik dapat menjalani perjalanan dengan rasa aman dan nyaman, tanpa mengorbankan aspek keamanan nasional.
Kehadiran unsur TNI AL di lapangan, termasuk pengamanan ketat di area kedatangan dan perimeter bandara, semakin memperkuat koordinasi keamanan terpadu. Langkah ini sejalan dengan peran Lanal Yogyakarta sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas wilayah pesisir dan daratan DIY, terutama saat menghadapi periode mobilitas tinggi masyarakat.
Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, serta operator transportasi, diharapkan pelaksanaan mudik Lebaran 2026 di Yogyakarta dapat berlangsung kondusif, tertib, dan minim insiden. Kunjungan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah terus mengutamakan aspek kemanusiaan dan keamanan dalam setiap kebijakan transportasi nasional menjelang hari raya besar.
Pewarta: Lee Anno

