RI News. Yogyakarta – Di tengah maraknya ancaman judi daring yang kian meresahkan berbagai lapisan masyarakat, termasuk lingkungan militer, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Yogyakarta mengambil langkah tegas dan proaktif. Pada Senin (2/3/2026), seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di satuan tersebut menjalani pemeriksaan perangkat digital secara langsung di Lapangan Apel Markas Komando Lanal Yogyakarta.
Kegiatan pengawasan internal ini dipimpin langsung oleh Perwira Pelaksana Komando Satuan (Palaksa) Lanal Yogyakarta, Letkol Laut (T) Wahyu B, S.T. Proses inspeksi melibatkan seluruh jenjang kepangkatan, mulai dari perwira hingga bintara, tamtama, serta jajaran PNS, menunjukkan komitmen menyeluruh untuk menjaga integritas personel.
Kolonel Hafied Indarwan, S.E., selaku Komandan Lanal Yogyakarta, menekankan bahwa inisiatif ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan manifestasi nyata dari tanggung jawab pimpinan dalam melindungi kehormatan dan profesionalisme prajurit TNI AL. “Kami menyadari betul bahwa kemajuan teknologi informasi membawa kemudahan sekaligus risiko besar. Judi online bukan hanya masalah hukum, tapi juga ancaman serius terhadap disiplin, moral, stabilitas keuangan keluarga, serta citra institusi,” ujarnya dalam arahannya.

Menurutnya, praktik tersebut kerap dimulai dari paparan iklan agresif di media sosial hingga aplikasi terselubung yang menjanjikan keuntungan cepat, namun pada akhirnya justru menjerumuskan pelakunya ke dalam lingkaran kecanduan dan kerugian material maupun immaterial. Pengawasan berkelanjutan melalui pemeriksaan perangkat menjadi salah satu instrumen pencegahan dini agar personel tetap fokus pada tugas pokok dan fungsi sebagai garda terdepan pertahanan negara.
Baca juga : Sinergi Lintas Sektoral Polres Melawi Matangkan Pengamanan Mudik Lebaran 2026
Langkah ini juga diharapkan memperkuat pembinaan karakter personel, sehingga terwujud prajurit yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga berintegritas tinggi dan mampu menolak segala bentuk godaan yang dapat mengkhianati sumpah Sapta Marga serta 8 Wajib TNI. Dengan pendekatan preventif seperti ini, Lanal Yogyakarta berupaya menjadi teladan dalam menjaga lingkungan kerja yang bersih dari praktik ilegal, sekaligus mendukung upaya pemerintah yang lebih luas dalam memberantas judi daring.
Pewarta: Lee Anno

