RI News. Singkawang, 1 Maret 2026 – Puncak perayaan Festival Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang, yang jatuh pada Selasa (3/3), diprediksi mendatangkan ribuan pengunjung dari berbagai wilayah Kalimantan Barat dan luar provinsi. Untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan serta memastikan keselamatan publik selama Pawai Tatung berlangsung, Polres Singkawang bersama Polda Kalbar telah menyusun skema rekayasa lalu lintas komprehensif dan jalur darurat khusus ambulans.
Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan menjelaskan bahwa pengaturan ini difokuskan pada penguraian kemacetan di titik-titik krusial, terutama saat Pawai Tatung yang menjadi magnet utama festival ini. “Kami telah memetakan arus dari arah Pontianak, Sambas, dan Bengkayang. Tujuannya agar mobilitas masyarakat tetap terjaga, sementara prosesi budaya berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya saat ditemui di Singkawang, Minggu (1/3).
Bagi pengendara dari Pontianak yang hendak menuju Sambas atau sebaliknya, rute pengalihan diarahkan melalui Jalan Tani – Jalan Pelangi – Jalan Terminal Induk – Jalan Ratu Sepudak. Sementara itu, lalu lintas dari Sambas menuju Bengkayang dan sebaliknya dialihkan lewat Jalan Bambang Ismoyo – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Raya Singkawang–Bengkayang.

Untuk perjalanan antara Pontianak dan Bengkayang, alternatif jalur meliputi Jalan A Yani – Jalan Yohana Godang – Jalan Pelita – Jalan Kridasana – Jalan Tengah – Jalan P Natuna – hingga tembus ke Jalan KS Tubun di Kelurahan Roban. Pengaturan ini diharapkan dapat mengurangi tekanan pada ruas-ruas utama yang biasanya padat.
Selain pengalihan kendaraan umum, prioritas utama diberikan pada jalur darurat kesehatan. Ambulans menuju RSUD Abdul Aziz dari arah Pontianak dapat melintas Jalan Raya Sakok – Bundaran 1001-AI – Jalan A Yani – Jalan dr Sutomo. Bagi yang menuju RSU Vincentius dari Pontianak, rute meliputi Jalan Raya Sakok – Bundaran 1001-AI – Jalan A Yani – Jalan Yohana Godang – Jalan GM Situt – Jalan Stasiun – Simpang Yamaha Rajawali – belok kiri ke Beringin Corner – Jalan Diponegoro langsung ke rumah sakit.
Dari arah Sambas ke RSU Vincentius, jalur darurat melalui Jalan Alianyang – Traffic Light Kuala – Jalan Tani – Bundaran 1001-AI – Jalan A Yani – Jalan Yohana Godang – Jalan GM Situt – Jalan Stasiun – belok kiri di Rajawali Motor – Beringin Corner – Jalan Diponegoro. Sedangkan dari Bengkayang, rute serupa dimulai dari Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Bambang Ismoyo – Jalan Alianyang – Traffic Light Kuala, dan seterusnya hingga tujuan.
Sebagai opsi tambahan, ambulans dapat menggunakan Jalan Raya Pajintan – Jalan Baru – Jalan Kridasana – Jalan GM Situt – Jalan Stasiun – kemudian belok kiri di samping Rajawali Motor menuju Beringin Corner dan Jalan Diponegoro.
Beberapa ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan tinggi selama Pawai Tatung meliputi Jalan Alianyang, Jalan Firdaus, Jalan Diponegoro, Jalan Niaga, Jalan Budi Utomo, Jalan Kurau, Jalan Setia Budi, Jalan Sejahtera, Jalan Stasiun, Jalan Yos Sudarso, Jalan Merdeka, Jalan Nusantara, Jalan Pemuda, dan Jalan Kalimantan. Petugas lalu lintas akan ditempatkan di titik-titik strategis untuk mengarahkan pengendara.
AKBP Dody menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mematuhi petunjuk petugas dan memilih jalur alternatif yang telah ditetapkan. “Kolaborasi antara aparat dan warga menjadi kunci sukses. Kami yakin, dengan dukungan semua pihak, Festival Cap Go Meh 2026 dapat berlangsung kondusif, aman, dan meninggalkan kesan positif bagi semua yang hadir,” tutupnya.
Pengaturan ini mencerminkan komitmen aparat keamanan dalam menjaga harmoni budaya sekaligus prioritas keselamatan di tengah euforia perayaan tahunan yang telah menjadi warisan budaya nasional.
Pewarta : Eka Yuda

