Skip to content
23/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Pembunuhan Brutal di Kebun Terpencil Jagaraga: Dugaan Penganiayaan Berujung Kematian Mengguncang Ketenteraman Pekon Sukau

Pembunuhan Brutal di Kebun Terpencil Jagaraga: Dugaan Penganiayaan Berujung Kematian Mengguncang Ketenteraman Pekon Sukau

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Pembunuhan Brutal di Kebun Terpencil Jagaraga
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Pekon Jagaraga, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat—wilayah pedesaan yang selama ini dikenal dengan ritme kehidupan agraris yang tenang—dikejutkan oleh tragedi kekerasan pada Sabtu, 28 Februari 2026, sekitar pukul 11.00 WIB. Seorang pemuda berusia 23 tahun bernama Resa ditemukan tak bernyawa di lahan kebun miliknya sendiri, dalam kondisi bersimbah darah dengan luka parah yang paling mencolok di bagian leher, disertai tanda-tanda kekerasan di berbagai bagian tubuh.

Menurut keterangan warga setempat, korban baru saja menjalani rutinitas harian seperti biasa: bekerja di kebun sejak pagi. Namun, menjelang siang, penemuan tubuhnya yang sudah kaku oleh warga sekitar langsung memicu kepanikan di komunitas kecil ini. Laporan pertama disampaikan kepada kepolisian sekitar pukul 12.00 WIB, memicu respons cepat dari tim operasional Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Barat.

Kasat Reskrim Polres Lampung Barat, Rudy Prawira, dalam konfirmasi langsung menyatakan bahwa pihaknya menerima informasi awal mengenai seorang pria yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan luka-luka serius. “Setelah tim tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dikonfirmasi bahwa korban telah meninggal dunia,” ujarnya. Jenazah Resa selanjutnya dievakuasi ke RSUD Alimuddin Umar untuk proses visum et repertum guna memperoleh bukti medis lebih lanjut.

Pemeriksaan forensik awal mengindikasikan bahwa luka di leher menjadi penyebab utama kematian, dengan dugaan kuat berupa penganiayaan berat yang berujung hilangnya nyawa. Polisi menilai peristiwa ini bukan sekadar konflik biasa, melainkan aksi yang terencana atau setidaknya melibatkan kekuatan signifikan, mengingat lokasi kebun yang relatif terpencil dan minim saksi mata langsung.

Dalam perkembangan penyelidikan, pihak kepolisian telah membentuk tim khusus yang dipimpin oleh Kanit Jatanras untuk mengejar terduga pelaku. Identitas tersangka, menurut informasi yang dihimpun, telah berada dalam penguasaan penyidik. “Kami sedang melakukan pengejaran intensif. Kasus ini menjadi prioritas, dan kami memohon dukungan serta doa masyarakat agar kebenaran segera terungkap,” tegas Rudy Prawira.

Baca juga : Pergantian Kepemimpinan di Polres Kebumen: Penyegaran Organisasi untuk Pelayanan Masyarakat yang Lebih Prima

Tragedi ini menimbulkan keresahan mendalam di kalangan warga Pekon Jagaraga dan sekitarnya. Di tengah ketergantungan masyarakat pada aktivitas perkebunan sebagai sumber penghidupan utama, insiden semacam ini menyoroti kerentanan keamanan di wilayah pedesaan terpencil, di mana akses pengawasan dan pertolongan darurat sering kali terbatas. Banyak warga menyuarakan kekhawatiran akan potensi konflik tersembunyi—baik yang bersumber dari sengketa lahan, hubungan antar-tetangga, maupun faktor pribadi lainnya—yang dapat berujung pada kekerasan ekstrem.

Jenazah Resa telah diserahkan kepada keluarga setelah proses pemeriksaan medis rampung, dan kini berada di rumah duka di Pekon Jagaraga. Rencana pemakaman dijadwalkan berlangsung pada Minggu pagi, 1 Maret 2026, di Tempat Pemakaman Umum setempat, di tengah suasana duka yang menyelimuti komunitas.

Penyelidikan masih berlangsung, dan polisi terus mengumpulkan keterangan saksi serta bukti tambahan untuk merekonstruksi rangkaian peristiwa secara lengkap. Kasus ini menjadi pengingat pahit bahwa di balik ketenangan desa, ancaman kekerasan dapat muncul kapan saja, menuntut kewaspadaan kolektif dan respons hukum yang tegas.

Pewarta: Atalinsyah

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pergantian Kepemimpinan di Polres Kebumen: Penyegaran Organisasi untuk Pelayanan Masyarakat yang Lebih Prima
Next: Polisi Kebumen “Menjemput” Kebersamaan Ramadan: Patroli Ngabuburit Karangsambung Bagikan 100 Paket Takjil, Warga Sambut Hangat

Related Stories

Sinergi Lintas Sektor Makin Kokoh

Sinergi Lintas Sektor Makin Kokoh: Apel Gabungan Polsek BAB Tapan Perkuat Keamanan dan Pelayanan Publik di Pesisir Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Bupati Lombok Barat Jadi Korban OTT, Ini Rangkuman Hukum Kemarin

KPK Tak Kenal Ampun: Bupati Lombok Barat Jadi Korban OTT, Ini Rangkuman Hukum Kemarin

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Polda DIY dan Komunitas Jogja Menyapa Gulung Lengan Bantu Sesama

Sinergi Digital yang Menyentuh Nyata: Polda DIY dan Komunitas Jogja Menyapa Gulung Lengan Bantu Sesama

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren
  • Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS
  • DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda
  • Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur
  • Sinergi Penegakan Hukum: Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal Beserta Pelaku ke Bea Cukai Sibolga
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.