Skip to content
15/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Oknum Kapolres Bima Diduga Terima “Uang Keamanan” Miliaran dari Bandar Narkoba Residuvis yang Hendak Kabur ke Malaysia

Oknum Kapolres Bima Diduga Terima “Uang Keamanan” Miliaran dari Bandar Narkoba Residuvis yang Hendak Kabur ke Malaysia

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Bandar Narkoba Residuvis yang Hendak Kabur ke Malaysia
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Pengungkapan jaringan peredaran narkotika di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat, terus menguak lapisan dugaan kolusi antara oknum aparat penegak hukum dan pelaku kejahatan narkoba. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso menyatakan bahwa mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro diduga menerima aliran dana berlabel “uang keamanan” dari terduga bandar narkoba Erwin bin Iskandar alias Koko Erwin.

Menurut keterangan resmi yang disampaikan di Jakarta pada Jumat (27/2/2026), dana tersebut disalurkan melalui perantara AKP Malaungi selaku mantan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota. “Intinya, uang keamanan itu diberikan oleh Kasat Narkoba kepada Kapolres saat itu,” ujar Brigjen Eko. Ia menegaskan bahwa posisi AKP Malaungi sebagai penyidik kasus narkotika membuat asal-usul dana tersebut sangat mencurigakan. “Uang dari mana Kasat Narkoba kalau bukan dari peredaran gelap narkotika? Itu jelas biaya proteksi bagi atasannya,” tambahnya dengan nada tegas.

Dugaan ini semakin menguat setelah penangkapan Koko Erwin pada Kamis (26/2/2026) di Tanjung Balai, Sumatera Utara. Erwin ditangkap saat hendak menyeberang ke Malaysia melalui jalur laut ilegal, didampingi dua orang pendamping berinisial A alias Y dan R alias K. Kedua pendamping tersebut berperan membantu pelarian Erwin guna menghindari jerat hukum Polri. Penangkapan A dilakukan di Riau, sementara R diamankan bersama Erwin di lokasi yang sama.

Kasatgas Narkoba Internasional (NIC) Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol. Kevin Leleury menjelaskan bahwa upaya pelarian ini menunjukkan kesadaran Erwin akan statusnya sebagai target penyidikan. “Mereka berupaya kabur untuk menghindari penangkapan,” katanya.

Nama Koko Erwin pertama kali mencuat dari pemeriksaan terhadap AKP Malaungi sebagai tersangka di Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB. Dalam berita acara pemeriksaan, Malaungi mengakui pernah menerima sabu sebanyak 488 gram dari Erwin di sebuah hotel di Kota Bima pada akhir 2025. Penyerahan barang haram itu disebut sebagai kelanjutan dari pemberian suap senilai Rp1 miliar, yang dimaksudkan membantu Malaungi memenuhi keinginan atasannya memiliki mobil mewah Alphard terbaru senilai sekitar Rp1,8 miliar.

Dalam pengakuan tersebut, AKBP Didik Putra Kuncoro disebut menyambut baik rencana tersebut dan mengoordinasikan dengan bawahannya agar operasi peredaran sabu Erwin berjalan tanpa hambatan di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Baca juga : Pesantren untuk Dunia: Kemenag Dorong Santri Jadi Pemimpin Bangsa, Bukan Sekadar Penjaga Tradisi

Brigjen Eko Hadi Santoso juga mengungkap latar belakang kriminal Erwin sebagai residivis. “Erwin pernah divonis dalam kasus narkoba pada 2018 di Makassar,” ungkapnya. Status residivis ini menambah bobot dugaan bahwa jaringan yang melibatkan oknum polisi telah berlangsung lama dan terstruktur.

Pengungkapan kasus ini menimbulkan pertanyaan mendalam tentang kerentanan institusi penegakan hukum terhadap infiltrasi sindikat narkotika. Aliran dana proteksi yang diduga mencapai miliaran rupiah—dengan sebagian sumber menyebut total hingga Rp2,8 miliar—menunjukkan pola sistemik di mana perlindungan berbayar memungkinkan peredaran gelap berlangsung di bawah pengawasan aparat. Hal ini tidak hanya merusak integritas penegakan hukum, tetapi juga memperburuk ancaman narkotika bagi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan jalur distribusi regional.

Penyidikan masih berlanjut, dengan Bareskrim Polri terus mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan lebih luas, termasuk pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam aliran dana dan operasional sindikat. Kasus ini menjadi pengingat bahwa pemberantasan narkotika memerlukan tidak hanya penindakan terhadap pelaku lapangan, tetapi juga pembersihan internal di tubuh penegak hukum untuk memutus rantai kolusi.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pesantren untuk Dunia: Kemenag Dorong Santri Jadi Pemimpin Bangsa, Bukan Sekadar Penjaga Tradisi
Next: Shehbaz Sharif: Kami Ingin Damai, Tapi Tak Akan Diam Saat Kedaulatan Diganggu

Related Stories

Tim Opsnal Polsek Sosa Berhasil Ringkus Dua Pelaku Peredaran Sabu di Lingkungan Sekolah MDA Sirao-rao
2 min read

Tim Opsnal Polsek Sosa Berhasil Ringkus Dua Pelaku Peredaran Sabu di Lingkungan Sekolah MDA Sirao-rao

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Panglima Korpasgat Raih Bintang Yudha Dharma Pratama atas Pengabdian Melampaui Panggilan Tugas
3 min read

Dedikasi Elite Udara: Panglima Korpasgat Raih Bintang Yudha Dharma Pratama atas Pengabdian Melampaui Panggilan Tugas

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Polri Perkuat Satgas Haji 2026
3 min read

Polri Perkuat Satgas Haji 2026: Operasi Terpadu Lindungi Jamaah dari Jerat Haji Ilegal dan Penipuan Travel

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Kepastian Hukum Lahan KITB Batang untuk Percepat Investasi Strategis Nasional
  • Potret Ironi di Tanoh Metuah: DPRK Subulussalam Gulirkan Hak Angket Usut Defisit, Sementara Anggaran Pokir Melonjak Fantastis
  • Menuju Eliminasi TBC dalam Tiga Tahun: Kolaborasi Lintas Sektor dan Keterbukaan Data Jadi Kunci Utama
  • SBY Ingatkan TNI-Polri: Tetap Netral, Jadi Milik Seluruh Rakyat, dan Jangan Terseret Politik Praktis
  • Dialog Damai di Rumah Dinas Bupati Putuskan Aksi Unjuk Rasa Ratusan Nakes Honorer Pesisir Selatan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.