Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Munich Menjadi Panggung Solidaritas Global: Ratusan Ribu Suara Diaspora Menentang Rezim Teheran di Tengah Ancaman Krisis Baru

Munich Menjadi Panggung Solidaritas Global: Ratusan Ribu Suara Diaspora Menentang Rezim Teheran di Tengah Ancaman Krisis Baru

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 minutes read
Munich Menjadi Panggung Solidaritas Global
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Munich — Di tengah hiruk-pikuk Konferensi Keamanan Munich yang mempertemukan para pemimpin dunia, sekitar 200.000 hingga 250.000 warga Iran di diaspora memenuhi lapangan Theresienwiese pada Sabtu (14/2/2026). Demonstrasi ini menjadi salah satu aksi protes terbesar di Eropa terhadap Republik Islam Iran sepanjang sejarah, menandai puncak dari gelombang solidaritas internasional yang dipicu oleh represi mematikan terhadap protes dalam negeri sejak akhir Desember lalu.

Para peserta, yang mayoritas berasal dari komunitas Iran di Eropa dan sekitarnya, memukul genderang ritmis sambil meneriakkan seruan perubahan rezim. Bendera singa dan matahari—simbol nasional sebelum Revolusi Islam 1979—berkibar di mana-mana, menjadi pengingat kuat akan identitas pra-revolusi yang masih hidup di kalangan oposisi. Aksi ini bukan sekadar demonstrasi spontan; ia dirancang sebagai bagian dari “hari aksi global” yang dicanangkan Putra Mahkota Reza Pahlavi, putra terakhir Shah Mohammad Reza Pahlavi yang telah diasingkan sejak 1979.

Dalam pidatonya di sela-sela konferensi keamanan tersebut, Pahlavi menyerukan agar komunitas internasional—khususnya Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump—meningkatkan dukungan konkret bagi rakyat Iran. Ia menegaskan bahwa kelangsungan rezim saat ini mengirimkan pesan berbahaya: kekerasan massal dapat mempertahankan kekuasaan. “Kami berada di saat bahaya mendalam,” ujarnya. “Pertanyaannya kini: akankah dunia berdiri bersama rakyat Iran, atau hanya menyaksikan dari kejauhan?”

Data dari lembaga pemantau hak asasi manusia berbasis di AS mencatat setidaknya 7.005 korban jiwa akibat penindasan terhadap protes anti-pemerintah yang meletus akhir tahun lalu, meskipun estimasi independen lainnya menyebut angka yang jauh lebih tinggi. Protes tersebut dipicu oleh krisis ekonomi, pembatasan kebebasan sipil, dan dugaan korupsi sistemik, yang semakin memperlemah legitimasi rezim di mata sebagian besar masyarakat.

Pahlavi juga menekankan perlunya transisi politik yang terstruktur menuju sistem sekuler-demokratis. Ia menyatakan kesiapannya memimpin fase transisi tersebut, dengan jaminan proses pemilu yang transparan dan inklusif di masa depan. Seruannya ini mencerminkan upaya diaspora Iran untuk menyatukan suara oposisi yang terfragmentasi, sekaligus menekan pemerintah-pemerintah Barat agar tidak terburu-buru melakukan negosiasi nuklir yang dianggap hanya memberi ruang bagi rezim untuk bertahan.

Aksi serupa juga digelar di Los Angeles dan Toronto—dua kota dengan populasi Iran terbesar di Amerika Utara—menunjukkan betapa luasnya jaringan solidaritas yang terbentuk. Para analis melihat momentum ini sebagai potensi titik balik: jika tekanan internasional meningkat melalui sanksi yang lebih ketat atau dukungan diplomatik yang lebih tegas, rezim Teheran bisa menghadapi krisis eksistensial terbesar sejak 1979.

Baca juga : Penindasan Pasca-Kerusuhan: Jejak Darah dan Penangkapan Massal Mengguncang Iran

Namun, para pengamat juga memperingatkan risiko eskalasi. Demonstrasi sebesar ini, yang berlangsung tepat di samping forum keamanan global, dapat memicu respons represif lebih lanjut di dalam negeri Iran, termasuk pemadaman internet massal atau penangkapan massal. Di sisi lain, ketidakpedulian komunitas internasional berpotensi memperkuat narasi rezim bahwa oposisi hanya bergantung pada “kekuatan asing”.

Di Munich, suara ratusan ribu orang itu bukan sekadar teriakan di jalanan—melainkan pengingat bahwa perjuangan untuk perubahan di Iran telah melintasi batas negara, dan kini menuntut jawaban dari panggung dunia.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penindasan Pasca-Kerusuhan: Jejak Darah dan Penangkapan Massal Mengguncang Iran
Next: AS Gencar Serang ISIS di Suriah: Operasi Hawkeye Strike Tewaskan atau Tangkap Puluhan Militan

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by