Skip to content
04/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Prosedur Aman Pengelolaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Desa Gunungsari, Jatisrono

Prosedur Aman Pengelolaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Desa Gunungsari, Jatisrono

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Prosedur Aman Pengelolaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Desa Gunungsari
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Wonogiri – Untuk menjaga sterilisasi lingkungan, mencegah pencemaran, serta menghindari bau tidak sedap, SPPG Desa Gunungsari, Kecamatan Jatisrono, menerapkan prosedur pengelolaan limbah yang aman, mulai dari pemilihan bahan baku hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komprehensif.

Erna, Kepala SPPG Desa Gunungsari, Jatisrono, menegaskan hal tersebut saat ditemui wartawan. Ia memastikan bahwa seluruh proses—mulai dari pemilihan bahan, penyimpanan, pengolahan, memasak, hingga pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG)—dilaksanakan secara aman dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh SPPG serta Badan Gizi Nasional (BGN). Program ini menjangkau 14 sekolah penerima manfaat.

Erna mengajak awak media untuk melihat langsung seluruh fasilitas, mulai dari ruang dapur SPPG hingga area luar, termasuk sistem pengemasan dan pembuangan limbah melalui instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Bahkan sebelum bahan baku tiba, pemasok telah memberikan jaminan mutu yang ditandatangani melalui perjanjian kesepakatan bersama.

“Bahan baku yang datang harus grade A sehingga tetap segar. Jika ada bahan yang rusak atau kurang baik, kami sudah memiliki MoU dengan pemasok untuk segera menukarnya dengan yang berkualitas,” jelas Erna.

SPPG Desa Gunungsari juga memastikan seluruh relawan atau karyawan mematuhi SOP ketat. Prosedur dimulai dari absensi, mencuci tangan sebelum memasuki dapur, hingga mengenakan penutup kepala dan sarung tangan selama bekerja.

“Karyawan dilarang mengenakan pakaian dari luar. Aksesori seperti cincin juga tidak boleh dipakai saat memasak dan memorsikan makanan. Oleh karena itu, kami menyediakan loker serta ruang ganti. Setelah menyimpan barang pribadi, mereka mengenakan APD, apron, dan sandal khusus sebelum masuk ke dapur,” ujarnya.

Selanjutnya, terkait penyimpanan, Erna menjelaskan bahwa gudang dibagi menjadi gudang kering dan gudang basah. Gudang basah dijaga suhu normal di bawah 25 derajat Celsius saat tidak menyimpan bahan baku, dan disesuaikan sesuai jenis bahan saat penyimpanan dilakukan.

Baca juga : Pergantian Komando di Polres Gunungkidul: Semangat Baru untuk Keamanan dan Pelayanan Masyarakat

Sementara gudang kering digunakan untuk menyimpan bahan tahan lama hingga seminggu ke depan, seperti beras, minyak goreng, dan kecap. Semua bahan wajib diletakkan di atas rak agar tidak menyentuh lantai, sehingga terhindar dari kontaminasi suhu maupun serangga.

Dalam proses memasak, SPPG Desa Gunungsari menerapkan SOP khusus penggunaan pisau berdasarkan warna: pisau hijau hanya untuk sayuran, pisau merah untuk daging, dan pisau putih untuk buah-buahan. Penanak nasi menggunakan rice steamer khusus, sedangkan penggorengan dalam satu siklus dapat melayani 800–1.000 porsi.

Setelah masakan selesai, makanan wajib didinginkan terlebih dahulu selama 1–2 jam di dalam ompreng untuk mencegah kontaminasi akibat panas berlebih.

“Setelah matang, makanan harus didinginkan 1–2 jam karena suhu panas dapat memicu kontaminasi. Baru kemudian dilakukan pemorsian sesuai gramasi gizi yang dibutuhkan siswa. Ada tiga orang yang fokus pada tugas masing-masing: satu orang hanya memorsikan nasi, satu untuk protein, dan seterusnya,” tambah Erna.

Untuk pencucian ompreng, petugas diwajibkan melalui jalur belakang secara terpisah agar tidak melewati area dapur. Ompreng langsung masuk ke dish washer berkapasitas 40 unit, yang menggunakan air panas, bahan kimia, serta sabun pembersih khusus stainless steel hingga bersih sempurna.

“Setelah dicuci, petugas memastikan semua ompreng benar-benar bersih, kemudian dimasukkan ke dalam box pensteril,” pungkas Erna.

Pewarta: Nandar Suyadi

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pergantian Komando di Polres Gunungkidul: Semangat Baru untuk Keamanan dan Pelayanan Masyarakat
Next: Akhir Masa Transisi: Pemko Subulussalam Siapkan Pilkades Serentak 2026 untuk 34 Desa

Related Stories

Truk Pengangkut Snack Tergelincir di Tikungan Licin Jatisrono
2 min read

Truk Pengangkut Snack Tergelincir di Tikungan Licin Jatisrono, Supir dan Pendamping Selamat Meski Kendaraan Terbalik

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Bukittinggi Mengukir Jejak Diplomasi Global Jelang Satu Abad Jam Gadang
3 min read

Bukittinggi Mengukir Jejak Diplomasi Global Jelang Satu Abad Jam Gadang

Jurnalis RI News Portal Posted on 24 jam ago 0
Solo Tetap Waspada Tanpa Kasus Positif
3 min read

Lonjakan Campak di Jawa Tengah Mengkhawatirkan, Solo Tetap Waspada Tanpa Kasus Positif

Jurnalis RI News Portal Posted on 24 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Indonesia Bidik Gastronomi Jepang sebagai Pilar Pariwisata Masa Depan: Kolaborasi Strategis Menuju 60 Juta Wisatawan Mancanegara
  2. Hani I mengenai Babak Penentuan Dramatis Kasus VCS Bupati Limapuluh Kota: Polda Sumbar Siapkan Gelar Perkara Tanpa Restorative Justice
  3. Adi Tanjoeng mengenai Debat Sengit Data Bantuan Banjir Mengguncang Paripurna LKPJ Wali Kota Padangsidimpuan
  4. Mayang Sari mengenai Posbakum di Akar Rumput: Wujud Nyata Reformasi Hukum Prabowo untuk Keadilan Bagi Semua Lapisan Masyarakat
  5. Sammy Sandinata mengenai KSAL Laksamana Muhammad Ali Lepas KRI Bima Suci: Diplomasi Laut yang Menempa Generasi Pelaut Global

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Helm Emas Cotofenesti Kembali ke Pangkuan: Kisah Pemulihan Harta Karun Dacia setelah Pencurian Berani di Belanda
  • Artemis II: Manusia Kembali ke Bulan, Membuka Era Baru Eksplorasi Luar Angkasa yang Berkelanjutan
  • Fosil Kuno di Yunnan Ungkap Transisi Rahasia: Kehidupan Hewan Kompleks Lahir Jauh Lebih Awal dari Dugaan
  • Pergeseran Taktik Serangan Udara Rusia: Dari Malam ke Siang, Meningkatkan Ancaman bagi Warga Sipil Ukraina
  • Di Balik Jubah Sipil: Min Aung Hlaing Resmi Jadi Presiden Myanmar, Militer Tetap Berkuasa di Tengah Perang Saudara
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.