RI News Portal. Padangsidimpuan – Di tengah persiapan menyambut Bulan Suci Ramadhan, Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (PP HM AMPUH) kembali menunjukkan komitmen sosialnya. Selasa (10/2/2026), organisasi mahasiswa ini menyalurkan santunan kepada puluhan orang tua lanjut usia (lansia) dan anak yatim di Kelurahan Batang Ayumi Julu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.
Kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum PP HM AMPUH Jul H Lubis, didampingi Sekretaris Jenderal Imam A Harahap serta Bendahara Umum Azis Batubara. Mereka menyerahkan bantuan secara langsung kepada para penerima yang mayoritas berasal dari keluarga kurang mampu di kawasan tersebut.
Jul H Lubis menjelaskan bahwa aksi santunan ini merupakan bagian dari program tahunan HM AMPUH “Peduli”. Program tersebut sengaja dijadwalkan menjelang Ramadhan sebagai wujud kepedulian sekaligus harapan mendapat berkah dari bulan penuh ampunan itu. “Kami ingin meringankan beban masyarakat yang sedang kesulitan ekonomi. Selain menunjukkan eksistensi organisasi, kegiatan ini juga menjadi sarana kami memperoleh hikmah spiritual di Bulan Suci,” ujarnya.

Meski organisasi ini baru berdiri pada tahun ini, PP HM AMPUH memiliki visi besar untuk dikenal luas oleh masyarakat. Mereka bertekad aktif berkontribusi di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), mencakup Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Kota Padangsidimpuan, Padang Lawas Utara, dan Padang Lawas. Kontribusi itu tidak hanya melalui aksi sosial, melainkan juga memberikan masukan konstruktif kepada pemerintah daerah guna mendukung pembangunan yang lebih inklusif.
“Sebagai sayap mahasiswa dari DPP AMPUH di bawah kepemimpinan Muhammad Jadi Susandra Lubis, setiap langkah kami selalu berkoordinasi dan mendapat arahan serta restu dari pusat. Ini memastikan kegiatan tetap selaras dengan visi organisasi induk,” tegas Jul H Lubis.
Imam A Harahap, Sekretaris Jenderal, menambahkan bahwa agenda ke depan masih panjang. Selain aksi kemanusiaan, organisasi ini akan terus mengawal kepentingan rakyat, khususnya terkait pemenuhan hak-hak dasar masyarakat. Ia berharap kebijakan pemerintah daerah di kawasan Tabagsel semakin berpihak pada warga, sesuai semangat otonomi daerah yang seharusnya mempercepat peningkatan kesejahteraan.
Baca juga : Bayang Manusia Bertopeng: Jejak Pertama Penculikan Nancy Guthrie yang Mengguncang Amerika
Suasana haru terasa saat salah seorang perwakilan penerima bantuan, Suheri Nasution, menyampaikan rasa terima kasihnya. Mewakili para orang tua lansia, ia mengapresiasi niat baik HM AMPUH yang tetap berbagi di tengah kondisi ekonomi yang menantang. “Kami tidak melihat besar-kecilnya bantuan, tapi niat tulus mereka luar biasa. Semoga anak-anak muda ini kelak sukses dan terus bermanfaat bagi banyak orang,” pesannya.
Aksi sosial ini menjadi salah satu bukti bahwa gerakan mahasiswa tidak hanya berhenti pada kritik atau advokasi hukum, tetapi juga turut hadir dalam bentuk empati nyata kepada sesama. Di tengah berbagai isu sosial yang kompleks, langkah kecil seperti ini diharapkan menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli dan berbagi.
Pewarta: Adi Tanjoeng

