RI News Portal. Wonogiri – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang disertai aksi tabrak lari mengguncang Jalan Raya Ngadirojo–Sidoharjo, tepatnya di depan Mandiri Sound Electronic, Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Rabu (4/2/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.47 WIB tersebut melibatkan sebuah truk Mitsubishi dan dua sepeda motor, meninggalkan satu pengendara dengan luka ringan hingga sedang yang harus dirawat di rumah sakit.
Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Wonogiri AKP Julius Marlon Gawe, S.Tr.K., S.I.K., M.H., kronologi kecelakaan bermula dari dua sepeda motor yang melaju searah dari arah Sidoharjo menuju Ngadirojo. Salah satu pengendara sepeda motor Honda Vario yang dikendarai J.S. (25), warga Kecamatan Ngadirojo, diduga menabrak knalpot sepeda motor di depannya. Akibat benturan tersebut, pengendara Honda Vario terjatuh ke sisi kanan jalan.
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk Mitsubishi yang dikemudikan B.A. (21), warga Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Karena jarak sudah terlalu dekat, pengemudi truk tidak sempat menghindar, sehingga truk menabrak pengendara Honda Vario yang sudah terjatuh. Sementara itu, pengendara sepeda motor kedua yang terlibat dalam insiden awal langsung meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP) tanpa menolong korban maupun memberikan keterangan.

“Pengendara Honda Vario mengalami luka di bagian kepala dan sempat tidak sadarkan diri. Ia langsung dievakuasi ke RSUD Wonogiri untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar AKP Julius.
Hasil olah TKP menunjukkan bahwa faktor utama kecelakaan adalah hilangnya kendali pada salah satu sepeda motor, ditambah ketidakmampuan pengemudi truk menghindari tabrakan karena jarak yang sangat pendek. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp500 ribu, terutama pada kerusakan sepeda motor dan komponen truk.
Kasubbag Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung intensif untuk mengidentifikasi dan menangkap pengendara sepeda motor yang melakukan tabrak lari.
“Kami mengimbau dengan sangat kepada pengendara yang kabur tersebut untuk segera menyerahkan diri secara sukarela. Tindakan tabrak lari tidak hanya memperberat sanksi hukum, tetapi juga menunjukkan ketidakpedulian terhadap keselamatan sesama pengguna jalan,” tegas AKP Anom.
Baca juga : Polres Wonogiri Gelar Sosialisasi Whistleblowing System untuk Perkuat Integritas Internal Polri
Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi di lokasi, serta melanjutkan proses penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Polres Wonogiri juga kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk selalu menjaga jarak aman, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan guna mencegah terulangnya peristiwa serupa.
Insiden ini menjadi pengingat keras akan pentingnya tanggung jawab dan empati di jalan raya, terutama di jalur yang kerap dilintasi kendaraan berat dan sepeda motor dengan lalu lintas padat.
Pewarta : Nandang Bramantyo

