Skip to content
21/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Pakistan, Quetta: Serangan Terkoordinasi BLA Picu Respons Mematikan, 145 Militan Tewas dalam 40 Jam

Pakistan, Quetta: Serangan Terkoordinasi BLA Picu Respons Mematikan, 145 Militan Tewas dalam 40 Jam

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Serangan Terkoordinasi BLA Picu Respons Mematikan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Quetta, Pakistan — Gelombang serangan terkoordinasi yang diklaim oleh Baloch Liberation Army (BLA) melanda sembilan distrik di Provinsi Balochistan, Pakistan, pada akhir pekan lalu, menewaskan sedikitnya 31 warga sipil dan 17 personel keamanan. Respons cepat pasukan keamanan Pakistan dilaporkan menewaskan 145 anggota kelompok militan yang disebut pemerintah sebagai “Fitna al-Hindustan”—istilah resmi Islamabad untuk menunjuk BLA yang diduga mendapat dukungan asing.

Menurut pernyataan Kepala Menteri Balochistan Mir Sarfraz Bugti dalam konferensi pers di Quetta pada Minggu (1 Februari 2026), operasi kontraterorisme selama 40 jam terakhir berhasil menggagalkan upaya militan untuk menyandera warga dan mengacaukan pusat kota. Bugti menegaskan bahwa jasad 145 militan kini berada dalam penguasaan pihak berwenang, dengan beberapa di antaranya beridentitas warga Afghanistan. Ia menyebut jumlah korban militan ini sebagai yang tertinggi dalam beberapa dekade terakhir.

Serangan dimulai sekitar pukul 03.00 waktu setempat pada Sabtu, menargetkan instalasi polisi, kantor pemerintahan, penjara keamanan tinggi, serta area sipil di Quetta, Gwadar, Mastung, Nushki, Kharan, Panjgur, dan Pasni. Saksi mata melaporkan suasana kepanikan di jalan-jalan Quetta, di mana kelompok bersenjata sempat bergerak bebas sebelum pasukan keamanan mengambil alih kendali. Salah satu insiden paling tragis terjadi di Gwadar, ketika militan menyerbu rumah seorang pekerja Baloch dan membunuh lima perempuan serta tiga anak-anak—tindakan yang dikecam keras oleh Bugti sebagai pelanggaran kemanusiaan.

BLA, kelompok separatis etnis Baloch yang telah dilarang di Pakistan sejak lama, mengklaim tanggung jawab atas serangan tersebut melalui pernyataan resmi. Kelompok ini kerap menargetkan pasukan keamanan, proyek infrastruktur, dan kepentingan asing—terutama China—di tengah upaya Pakistan mengembangkan sektor pertambangan dan mineral di wilayah kaya sumber daya itu. Serangan ini terjadi di tengah momentum investasi asing, termasuk kesepakatan senilai 500 juta dolar AS dari perusahaan logam Amerika pada September 2025, hanya sebulan setelah Departemen Luar Negeri AS menetapkan BLA sebagai organisasi teroris asing.

Bugti secara tegas menuding India dan Afghanistan sebagai pendukung utama para penyerang. Ia menyebut pemimpin senior BLA beroperasi dari wilayah Afghanistan, meskipun Kabul dan New Delhi secara konsisten membantah tuduhan tersebut. Pernyataan ini menggemakan ketegangan lintas batas yang memburuk sejak serangan udara Pakistan ke wilayah Afghanistan pada Oktober lalu, yang menargetkan tempat persembunyian Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP). Bugti menyoroti pelanggaran terhadap Perjanjian Doha 2020 oleh Taliban Afghanistan, yang menjanjikan tidak menggunakan wilayahnya untuk menyerang negara lain.

Baca juga : Peringatan Khamenei: Serangan AS Berisiko Picu Perang Regional di Timur Tengah

Secara historis, Balochistan telah menjadi pusat pemberontakan separatis sejak dekade 1970-an, didorong oleh tuntutan otonomi lebih besar atau kemerdekaan dari pemerintah pusat Islamabad. Konflik ini semakin rumit dengan keterlibatan kelompok Islamis seperti TTP—sekutu Taliban Afghanistan—yang diduga memberikan dukungan logistik kepada BLA. Kekerasan terbaru ini menunjukkan eskalasi signifikan, baik dari segi skala koordinasi maupun korban jiwa, di tengah upaya pemerintah Pakistan menstabilkan provinsi tersebut guna menarik investasi dan memajukan pembangunan.

Sementara operasi pembersihan masih berlangsung dan sejumlah lokasi tetap disegel, pihak berwenang menegaskan bahwa situasi keamanan telah terkendali. Namun, insiden ini sekali lagi menegaskan kerentanan Balochistan terhadap dinamika geopolitik regional yang kompleks, di mana aspirasi lokal, kepentingan ekonomi global, dan rivalitas antarnegara saling bertautan.

Pewarta: Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Peringatan Khamenei: Serangan AS Berisiko Picu Perang Regional di Timur Tengah
Next: Krisis Greenland: Ancaman Trump yang Mengguncang Fondasi NATO di Ambang 2026

Related Stories

DEA Amerika Serikat Menetapkan Presiden Kolombia Gustavo Petro
3 min read

DEA Amerika Serikat Menetapkan Presiden Kolombia Gustavo Petro sebagai “Target Prioritas” dalam Penyelidikan Dugaan Hubungan dengan Penyelundup Narkoba

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Serangan Israel ke Fasilitas Kesehatan Hizbullah
3 min read

Serangan Israel ke Fasilitas Kesehatan Hizbullah: Upaya Memutus Jaring Pengaman Sosial di Lebanon Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Serangan Bertubi-tubi Mengguncang Natanz
3 min read

Iran di Ambang Titik Balik: Serangan Bertubi-tubi Mengguncang Natanz, Harga Minyak Melonjak, dan Sinyal Campur Aduk dari Washington

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • DEA Amerika Serikat Menetapkan Presiden Kolombia Gustavo Petro sebagai “Target Prioritas” dalam Penyelidikan Dugaan Hubungan dengan Penyelundup Narkoba
  • Serangan Israel ke Fasilitas Kesehatan Hizbullah: Upaya Memutus Jaring Pengaman Sosial di Lebanon Selatan
  • Iran di Ambang Titik Balik: Serangan Bertubi-tubi Mengguncang Natanz, Harga Minyak Melonjak, dan Sinyal Campur Aduk dari Washington
  • Ronaldo Rayakan Idul Fitri dengan Pesan Damai dan Penampilan Tradisional
  • Wali Kota Solo Ingatkan Pelaku Usaha: Jangan Manfaatkan Lebaran untuk “Ngepruk” Harga, Wisatawan Harus Nyaman
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.