RI News Portal. Melawi – Situasi darurat kecelakaan lalu lintas yang menuntut respons kilat, seorang anggota Polwan dari Polres Melawi kembali mencuri perhatian publik dengan sikap sigap dan penuh empati. Brigpol Novi Supriyanti, S.H., tanpa ragu langsung mengambil inisiatif menyelamatkan seorang wanita yang menjadi korban tabrakan di wilayah hukum setempat.
Peristiwa tersebut terjadi ketika Brigpol Novi Supriyanti tiba di lokasi kejadian. Melihat kondisi korban yang tampak kesakitan dan membutuhkan pertolongan segera, ia segera menggendong wanita tersebut dengan hati-hati, kemudian membawanya masuk ke dalam kendaraan dinas. Evakuasi pun dilakukan dengan cepat menuju Puskesmas Desa Batu Buil, guna memastikan korban memperoleh penanganan medis primer tanpa penundaan yang berisiko memperburuk kondisinya.
Aksi tersebut bukan sekadar tugas rutin, melainkan bentuk komitmen nyata terhadap prinsip kemanusiaan di lapangan. “Keselamatan jiwa dan rasa kemanusiaan harus menjadi prioritas utama. Begitu melihat korban dalam kondisi membutuhkan bantuan mendesak, kami langsung bergerak agar ia segera mendapatkan perawatan yang layak,” tutur Brigpol Novi Supriyanti dengan tegas, menekankan bahwa tindakan itu lahir dari rasa tanggung jawab sebagai pelindung masyarakat.

Saksi mata di lokasi kejadian menyampaikan apresiasi mendalam atas gerak cepat dan sikap empati yang ditunjukkan. Kehadiran polisi wanita yang bertindak langsung seperti ini tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga memperkuat citra Polri sebagai institusi yang dekat, responsif, dan siap hadir di saat kritis.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan urgensi melaporkan kejadian darurat secara tepat waktu. Polres Melawi secara rutin mengimbau warga untuk tidak segan menghubungi Call Center 110 kapan pun terjadi situasi mendesak, sehingga petugas dapat merespons dengan cepat dan akurat.
Tindakan Brigpol Novi Supriyanti ini mencerminkan esensi pelayanan publik yang humanis: bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjadi penyelamat di momen-momen paling rentan. Di era di mana kepercayaan publik terhadap aparat kerap diuji, aksi seperti ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai pengayoman dan pelindungan tetap hidup dan dijalankan dengan tulus di lapangan.
Pewarta: Lisa Susanti

