RI News Portal. Melawi – “Sinergi Polri, Pemerintah Desa, dan Kelompok Tani Panen Jagung Hibrida sebagai Implementasi Nyata Program Asta Cita”.
Langkah nyata mendukung program ketahanan pangan dalam visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, digelorakan hingga ke pelosok desa. Buktinya, di Dusun Merah Arai, Kecamatan Pinoh Utara, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Bhabinkamtibmas Polsek Nanga Pinoh, Bripka Sakkot Girsang, bersama Pemerintah Desa dan Kelompok Tani setempat melakukan panen perdana jagung hibrida pada Senin (10/1/26).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan dan sinergi Polri melalui fungsi Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dengan elemen masyarakat untuk mengamankan program strategis nasional di tingkat tapak.
Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla, yang diwakili Kapolsek Nanga Pinoh, menyatakan bahwa panen ini dilakukan di lahan Kelompok Tani Merah Arai Sejahtera. “Ini adalah bentuk komitmen kami untuk turut serta dalam membangun kemandirian pangan,” ujarnya.
Iptu Jamidi, mewakili kepolisian di lokasi, memberikan rincian teknis. “Luasan lahan sekitar 1,5 hektar dengan status monokultur. Lokasi ini telah menjadi percontohan partisipasi aktif kawasan perdesaan dalam mendukung lumbung pangan nasional,” jelas Jamidi.
Panen yang berlangsung khidmat itu dihadiri oleh Kepala Desa Merah Arai Indro Wibowo, S.Th., Sekretaris Desa Stepanus, S.Sos., Pendamping Lokal Desa Julhidayah, beserta seluruh perangkat desa dan anggota Kelompok Tani Merah Arai Sejahtera. Kehadiran mereka menegaskan kolaborasi multisektor yang solid.
Pasca panen, hasil jagung akan melalui proses penjemuran manual untuk mencapai standar Kadar Air (KA) 14 persen, sesuai dengan kriteria kekeringan pipil jagung yang ditetapkan. Setelah memenuhi standar, komoditas tersebut akan disalurkan ke Gudang Bulog Sintang, memperkuat stok pangan pemerintah.
“Koordinasi dan komunikasi intensif kami lakukan secara berkelanjutan. Kami mengapresiasi tinggi komitmen Pemerintah Desa Merah Arai, perangkat desa, dan para petani yang telah bersinergi mensukseskan program strategis nasional ini,” pungkas Iptu Jamidi, menutup keterangan.
Keberhasilan di Merah Arai ini diharapkan menjadi pemantik bagi desa-desa lain di wilayah Melawi untuk turut serta mengoptimalkan lahan pertanian, mengedepankan inovasi bibit unggul, dan membangun kemitraan yang efektif dengan berbagai pihak. Dengan demikian, cita-cita ketahanan pangan nasional tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar tertanam dan berbuah di setiap sudut negeri.
Pewarta: Lisa Susanti

