RI News Portal. Melawi, Belimbing, 26 Januari 2026 – Dalam upaya membangun benteng mental sejak dini, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Melawi menggelar sosialisasi intensif kepada ratusan pelajar SMK Negeri 1 Belimbing. Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas ini bukan sekadar penyuluhan formal, melainkan dialog interaktif yang mengupas tuntas tiga ancaman utama generasi muda: kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan bahaya laten judi online.
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi proaktif kepolisian dalam memantapkan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), dengan menyasar lingkungan sekolah sebagai garda terdepan pencegahan. Dipimpin langsung oleh Aipda Ngadino, S.A.P., Ps. Kaurmintu Sat Binmas, tim yang terdiri dari personel Binmas berupaya mendekati pelajar dengan pendekatan yang humanis dan mudah dicerna.
“Kami tidak ingin datang sebagai penegak hukum yang menakutkan, tetapi sebagai sahabat yang memberikan peringatan dini. Narkoba dan judi online itu ibarat perangkap yang dirancang sangat menarik untuk menjerat masa depan kalian,” ungkap Aipda Ngadino di hadapan para siswa. Penjelasannya diperkuat dengan data dan contoh kasus nyata yang relevan dengan dunia remaja, membuat peserta tampak serius menyimak.

Materi sosialisasi dirancang untuk membongkar mitos dan memberikan pencerahan hukum secara gamblang. Para pelajar tidak hanya diinformasikan tentang dampak buruk narkoba terhadap kesehatan fisik dan mental, tetapi juga diajak memahami bagaimana kecanduan judi online dapat berujung pada kerugian finansial yang masif, pencurian, hingga perpecahan keluarga. Aspek hukum, mulai dari sanksi rehabilitasi hingga pidana penjara, juga dipaparkan untuk memberikan gambaran utuh tentang konsekuensi serius setiap pilihan menyimpang.
“Tujuannya lebih dari sekadar tahu aturan. Kami ingin menumbuhkan legal awareness atau kesadaran hukum intrinsik. Mereka harus berani menolak dengan percaya diri ketika ditawari hal-hal buruk, dan lebih penting lagi, menjadi agen perubahan di lingkaran pertemanannya sendiri,” tambah Aipda Umar Irawansyah, A.Md., Ps Kanit Polmas yang turut mendampingi.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan kritis yang dilontarkan selama sesi tanya jawab. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan remaja akan informasi yang valid dan ruang diskusi terbuka untuk mengonfirmasi berbagai isu yang mereka dengar di masyarakat atau dunia maya.
Baca juga : Dari Dialog ke Aksi: Polisi dan Warga Melawi Rajut Komitmen Bersama Lawan Karhutla di Tengah Terik Matahari
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Belimbing menyambut positif langkah kolaboratif ini. “Sekolah tidak bisa bekerja sendirian. Sinergi dengan aparat penegak hukum, khususnya melalui pendekatan Binmas yang edukatif, sangat efektif sebagai booster ketahanan karakter siswa. Ini investasi jangka panjang untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya terampil, tetapi juga berintegritas,” ujarnya.
Harapannya, vaksinasi hukum dan moral ini dapat membentuk antibodi sosial di kalangan pelajar. Dengan bekal pemahaman yang kuat, mereka diharapkan mampu mengisi masa muda dengan kegiatan produktif, menjaga fokus pada pendidikan, dan pada akhirnya menjadi generasi unggul yang berkontribusi positif bagi keamanan dan kemajuan lingkungannya.
Pewarta: Lisa Susanti

