RI News Portal. Melawi – Di tengah musim kemarau yang berkepanjangan dan minimnya curah hujan di wilayah Kalimantan Barat, personel Polres Melawi tak kenal lelah menjaga kelangsungan hidup tanaman jagung yang baru ditanam. Kegiatan penyiraman rutin menjadi prioritas utama guna memastikan bibit-bibit tersebut tetap hijau dan berkembang optimal meski sumber air semakin terbatas.
Upaya ini bukan sekadar rutinitas harian, melainkan wujud komitmen nyata aparat kepolisian setempat dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Personel dari berbagai satuan secara bergotong royong mencari sumber air terdekat—mulai dari sumur, sungai kecil, hingga penampungan air hujan sebelumnya—untuk mengairi lahan jagung yang menjadi tanggung jawab bersama. Semangat kolektif ini terlihat jelas saat mereka bahu-membahu mengangkut air dan menyiram tanaman dengan telaten, menunjukkan bahwa perawatan pasca-tanam sama krusialnya dengan proses penanaman itu sendiri.
Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana, S.I.P., S.H., M.A.P., menegaskan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada konsistensi perawatan. “Menanam memang langkah awal yang penting, tetapi yang jauh lebih menantang adalah merawatnya hingga panen tiba. Saat ini curah hujan hampir tidak ada, sehingga setiap personel wajib proaktif mencari sumber air dan memastikan tanaman tetap terhidrasi dengan baik,” ujarnya, Senin (26/1/2026).

Menurut Kompol Aang, arahan ini langsung berasal dari Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla., yang mewajibkan setiap bagian, satuan, dan seksi di lingkungan Polres untuk mengelola dan merawat lahan jagung masing-masing. Pendekatan ini menjadikan program ketahanan pangan bukan hanya agenda musiman, melainkan tanggung jawab berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen internal.
Lebih dari sekadar mendukung produksi pangan lokal, inisiatif penyiraman di musim panas ini juga menjadi teladan bagaimana institusi negara dapat berkontribusi langsung pada kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan iklim. Dengan perawatan intensif, diharapkan tanaman jagung dapat tumbuh subur dan memberikan hasil maksimal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.
Baca juga : Pendekatan Humanis Bhabinkamtibmas Cegah Karhutla di Desa Terpencil Kalbar
Kegiatan semacam ini diharapkan dapat menginspirasi berbagai pihak untuk lebih peduli terhadap lahan produktif di sekitar, terutama di era perubahan iklim yang membuat musim tanam semakin tidak menentu.
Pewarta: Lisa Susanti

