RI News Portal. Brebes – Di bawah langit cerah Minggu pagi (25/1/2026), halaman Gedung Islamic Centre di Jalan Yos Sudarso No. 35, Pasar Batang, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadi saksi sejarah bagi Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) setempat. Untuk kali pertama sejak kepengurusan daerah ini terbentuk, organisasi tersebut menggelar Apel Kebangsaan yang dihadiri secara penuh oleh seluruh jajaran pengurus, alim ulama, tokoh masyarakat, ratusan anggota Laskar Sabilillah, simpatisan, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.
Acara yang berlangsung khidmat ini bukan sekadar upacara seremonial, melainkan momentum penting dalam upaya memperkokoh komitmen organisasi terhadap nilai-nilai kebangsaan yang berpijak pada ajaran keagamaan. PWI LS Brebes tampil menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga marwah leluhur spiritual Nusantara, khususnya para Walisongo—sembilan wali penyebar Islam yang dikenal dengan pendekatan dakwahnya yang damai, inklusif, dan selaras dengan budaya lokal Jawa.
Ketua Panitia Apel Kebangsaan, Ahmad, dalam sambutannya menekankan makna mendalam dari kegiatan ini. “Apel Kebangsaan perdana ini menjadi langkah awal strategis bagi kami di Brebes untuk memperkuat ikrar bela agama, negara, dan bangsa. Kami menjadikan ajaran agama sebagai fondasi utama dalam membangun semangat cinta tanah air yang kokoh dan tidak mudah goyah oleh berbagai tantangan zaman,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Lebih dari sekadar deklarasi simbolis, apel tersebut juga menjadi panggung penyampaian visi jangka panjang organisasi. Ahmad menjelaskan bahwa ke depan, PWI LS Brebes akan mengarahkan program kerjanya pada ranah sosial dan kemanusiaan yang konkret. Di antaranya mencakup pelaksanaan bakti sosial secara rutin, pendampingan serta bantuan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan, pembelaan hak-hak Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri, serta berbagai inisiatif positif lain yang dirancang untuk memperdalam wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.
“Kehadiran kami diharapkan tidak hanya memperkaya dimensi keagamaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata melalui aksi-aksi sosial yang berlandaskan nilai keislaman dan kebangsaan yang moderat serta inklusif,” tambah Ahmad.
Gedung Islamic Centre sebagai lokasi pelaksanaan apel dipilih secara simbolis, mengingat peran pusat keagamaan ini sebagai ruang pertemuan umat yang strategis di jantung Kabupaten Brebes. Suasana apel yang diwarnai kekompakan ribuan peserta menggambarkan semangat persatuan yang ingin terus dibangun, sejalan dengan semangat para Walisongo yang dulu berhasil menyatukan keragaman budaya di bawah panji Islam rahmatan lil alamin.
Kegiatan ini mencerminkan dinamika organisasi keagamaan kontemporer di tanah air yang berupaya mengintegrasikan spiritualitas historis dengan tanggung jawab kebangsaan masa kini. Dengan langkah perdana ini, PWI LS Brebes menunjukkan tekad untuk tidak hanya menjadi penjaga warisan spiritual, tetapi juga aktor aktif dalam pembangunan sosial yang berkeadilan dan mencintai tanah air.
Pewarta: Ikhwanudin


selamat pagi semua kru rinews sehat selalu