Skip to content
02/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Hari Keenam Pencarian Sumyati: Hutan Galuh Timur Menyimpan Misteri yang Belum Terungkap

Hari Keenam Pencarian Sumyati: Hutan Galuh Timur Menyimpan Misteri yang Belum Terungkap

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 minutes read
Hutan Galuh Timur Menyimpan Misteri yang Belum Terungkap
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Brebes – Enam hari setelah Sumyati, perempuan berusia 49 tahun warga Dukuh Makamdawa, Desa Galuh Timur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, menghilang di kawasan perbukitan dan hutan lindung setempat, operasi pencarian gabungan yang melibatkan ratusan personel masih belum membuahkan hasil. Hingga Jumat petang, 23 Januari 2026, jejak korban seakan lenyap ditelan lebatnya vegetasi dan kontur ekstrem Bukit Ipik serta lembah-lembah di sekitarnya.

Sumyati terakhir kali terlihat pada Minggu, 18 Januari 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Saksi mata bernama Sulis mengaku masih melihatnya berjalan sendirian menuju arah Bukit Ipik, kawasan yang dikenal memiliki tanjakan curam, semak belukar tinggi, serta jurang-jurang tersembunyi. Sebelum itu, dua saksi lain – Sunaryo dan Abu Syaeri – juga menyaksikan korban berjalan ke arah barat menuju Gubug Perhutani, pintu masuk utama kawasan hutan, sejak pukul 11.30 WIB.

“Dari pagi sekitar jam setengah sepuluh dia keluar rumah, katanya mau ke hutan. Kami pikir hanya sebentar, seperti biasa kalau mencari kayu atau rumput. Tapi sampai malam tidak pulang,” ungkap Samiyo, suami korban, dengan suara bergetar saat ditemui di posko pencarian, Jumat siang.

Ciri-ciri fisik Sumyati yang disebarkan luas kepada masyarakat – tubuh kurus langsing, rambut lurus sepinggang, kulit sawo matang, mengenakan kaos oblong abu-abu dan celana panjang hijau tua – menjadi satu-satunya petunjuk yang kini dipegang erat oleh tim SAR gabungan.

Medan yang dihadapi tim pencari memang tidak biasa. Hutan Galuh Timur bukan sekadar area hijau biasa; ia merupakan perpaduan antara hutan produksi Perhutani, lahan pertanian warga, dan kawasan perbukitan karst dengan banyak gua dan ceruk alami. Curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir turut memperburuk kondisi: tanah licin, kabut tebal di ketinggian, serta aliran sungai kecil yang menggelembung.

“Kami membagi menjadi lima sektor pencarian, termasuk menyisir hulu sungai dan tebing-tebing curam yang sulit dijangkau. Ada kekhawatiran korban terjatuh atau tersesat karena kabut yang sangat pekat di atas ketinggian 400 meter,” jelas Koordinator Lapangan Tim SAR Gabungan Kabupaten Brebes, Suhadi, saat memimpin apel sore hari keenam.

Meskipun terkendala cuaca dan medan ekstrem, semangat solidaritas warga Desa Galuh Timur justru semakin menggelora. Ratusan warga secara bergotong-royong terus berdatangan membawa perbekalan, senter, dan bahkan anjing pelacak milik pribadi. Beberapa di antara mereka adalah tetangga yang pernah menemani Sumyati mencari kayu di masa lalu, sehingga mengenal betul setiap lorong dan celah hutan.

Baca juga : Polda Jateng Bongkar Sindikat Oplosan LPG Subsidi, Ribuan Tabung Disita Jelang Ramadan

“Kami tidak akan menyerah. Bu Sumyati orang baik, sering membantu tetangga. Kalau bukan karena kita yang cari, siapa lagi?” ujar Kasdi, salah seorang relawan warga yang sudah enam hari tidak pulang ke rumah.

Malam menjelang, posko darurat di balai desa masih ramai. Lampu-lampu senter dan suara doa bersama menggema hingga larut. Keluarga besar Sumyati, termasuk anak dan cucunya, tetap bertahan di posko dengan harapan yang semakin tipis namun belum padam.

Pencarian akan dilanjutkan kembali pada Sabtu pagi, 24 Januari 2026, dengan memperluas radius hingga ke wilayah perbatasan Kecamatan Salem dan Bantarkawung, serta melibatkan unit drone termal dari BPBD Provinsi Jawa Tengah yang baru tiba sore ini.

Di tengah dinginnya udara pegunungan Brebes selatan, satu kalimat terus diucapkan berulang oleh semua yang terlibat: “Semoga besok adalah hari kita membawa Bu Sumyati pulang.”

Pewarta: Ikhwanudin

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Polda Jateng Bongkar Sindikat Oplosan LPG Subsidi, Ribuan Tabung Disita Jelang Ramadan
Next: Kontroversi Infrastruktur Listrik di Minahasa Utara: Tanah 7.000 m² Milik Warga Dikerjakan PLN Tanpa Pembebasan

Related Stories

Restrukturisasi Ekonomi Perdesaan

Restrukturisasi Ekonomi Perdesaan: Inkubasi Generasi Muda melalui Pendekatan Teknokratis

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
Melampaui Lahan Pertanian

Melampaui Lahan Pertanian: Dekonstruksi Sektor Pangan Maju dan Inkubasi Ekosistem Agropreneur Gen Z

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Dilema Transisi Energi dan Marjinalisasi Informal

Dilema Transisi Energi dan Marjinalisasi Informal: Gugatan Buruh Pemilah Sampah TPA Putri Cempo Terhadap Tekno-Sentrisme Pengelolaan Rekayasa Lingkungan Surakarta

Jurnalis RI News Portal Posted on 24 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dampak Kemarau Karst: Pendekatan Humanis Kepolisian Mitigasi Krisis Air Bersih di Wonogiri Selatan
  • Akademisi dan Kepolisian Mengusung Strategi Mitigasi Berbasis Komunitas untuk Redam Risiko Karhutla Melawi
  • Dedikasi Humanis Pembawa Harapan: Manifestasi Pengabdian Polwan Polres Melawi di Tengah Krisis Ekologis Kabut Asap Karhutla
  • Sinergi Edukasi Ekologis dan Aksi Humanis: Respon Strategis Lemdiklat Polri Terhadap Risiko Karhutla dan Krisis Air di Melawi
  • Konstruksi Kolaborasi Kelembagaan dan Integritas Hukum dalam Rekayasa Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Kontemporer di Kabupaten Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by