Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Kesepakatan Perdagangan Kanada-China di Tengah Ketegangan Global

Kesepakatan Perdagangan Kanada-China di Tengah Ketegangan Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 min read
Kesepakatan Perdagangan Kanada-China di Tengah Ketegangan Global
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Beijing — Perdagangan internasional yang semakin kompleks, Kanada baru saja mengumumkan langkah berani yang memisahkan diri dari kebijakan sekutunya, Amerika Serikat. Perdana Menteri Mark Carney mengungkapkan kesepakatan dengan pemimpin China Xi Jinping yang memangkas tarif impor mobil listrik China dari 100 persen menjadi hanya 6,1 persen untuk kuota awal 49.000 unit per tahun, dengan peningkatan bertahap hingga 70.000 unit dalam lima tahun. Sebagai imbalannya, China setuju menurunkan tarif pada biji canola Kanada dari 84 persen menjadi sekitar 15 persen, serta mengurangi bea pada produk pertanian lain seperti minyak canola, daging babi, dan makanan laut. Kesepakatan ini, diumumkan setelah pertemuan dua hari di Beijing, menandai babak baru dalam hubungan bilateral yang sempat tegang selama bertahun-tahun.

Langkah ini mencerminkan strategi diversifikasi ekonomi Kanada di era “America First” yang diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump. Para analis politik internasional menilai bahwa kesepakatan ini bukan sekadar transaksi dagang, melainkan upaya Kanada untuk mengurangi ketergantungan pada pasar AS, yang menyumbang sebagian besar ekspornya. Profesor emeritus ilmu politik dari Universitas Toronto, Nelson Wiseman, menggambarkan hal ini sebagai “diversifikasi taruhan ekonomi” yang cerdas, di mana Kanada memanfaatkan peluang dengan China untuk mengimbangi tekanan dari selatan perbatasan. Namun, ini juga berpotensi menciptakan celah dalam aliansi Barat, terutama mengingat Trump pernah secara retoris menyebut Kanada sebagai calon “negara bagian ke-51” AS.

Secara ekonomi, kesepakatan ini diharapkan mendorong investasi China di sektor otomotif Kanada, yang akan mempercepat transisi menuju ekonomi nol emisi. Carney menekankan bahwa perjanjian ini akan menciptakan lapangan kerja berkualitas dan membuat kendaraan listrik lebih terjangkau bagi warga Kanada, di saat isu keterjangkauan menjadi prioritas nasional. Dari sudut pandang lingkungan, peningkatan impor EV China—yang dikenal dengan teknologi baterai canggih—bisa mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan di Kanada, mendukung target net-zero pada 2050. Namun, kritikus dari kalangan akademisi lingkungan memperingatkan potensi dampak rantai pasok global, di mana ketergantungan pada mineral langka dari China bisa memperburuk isu ketahanan energi.

Di sisi lain, reaksi domestik menunjukkan polarisasi yang dalam. Premier Ontario Doug Ford, yang mewakili provinsi pusat industri otomotif Kanada, mengecam kesepakatan ini sebagai langkah yang tidak seimbang, berisiko menutup akses pasar AS bagi produsen Kanada. Analisis ekonomi dari perspektif akademis menyoroti kekhawatiran ini: Dengan kuota impor yang hanya 3 persen dari total penjualan kendaraan tahunan di Kanada (sekitar 1,8 juta unit), dampak langsung mungkin terbatas, tetapi jangka panjang bisa mengganggu rantai pasok lokal jika tidak diimbangi investasi signifikan dari China dalam tiga tahun ke depan, seperti yang dijanjikan Carney.

Baca juga : Iran Kembali ke Ketenangan yang Rapuh: Analisis Dampak Penindasan Protes dan Ketegangan Geopolitik

Lebih luas lagi, kesepakatan ini mengilustrasikan pergeseran tata kelola global dari multilateralisme pasca-Perang Dunia II menuju kesepakatan bilateral atau regional. Carney sendiri mengakui bahwa sistem global sedang “dalam tekanan besar,” dan kesepakatan semacam ini bisa menjadi model “patchwork” baru untuk perdagangan di tengah disrupsi global. Dari lensa studi internasional, ini menunjukkan bagaimana tekanan dari kekuatan besar seperti AS mendorong negara menengah seperti Kanada untuk mengejar otonomi strategis, meski dengan risiko ketegangan diplomatik. China, di sisi lain, tampak berhasil memanfaatkan celah ini untuk memperluas pengaruhnya di Amerika Utara.

Kunjungan Carney ke China—pertama kalinya seorang PM Kanada dalam delapan tahun—juga membuka dialog lebih luas, termasuk komitmen untuk kerjasama di bidang teknologi dan iklim, meski kedua negara tetap berbeda pendapat soal hak asasi manusia. Bagi pemilik bisnis Kanada di China, seperti Jacob Cooke dari perusahaan pemasaran, ini adalah “perubahan permainan” yang memulihkan dialog dan kerangka kerjasama setelah tahun-tahun keheningan. Secara keseluruhan, kesepakatan ini bukan hanya tentang EV dan canola, melainkan tentang reposisi Kanada di panggung dunia, di mana keseimbangan antara kepentingan ekonomi, geopolitik, dan lingkungan menjadi kunci keberhasilan jangka panjang.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Iran Kembali ke Ketenangan yang Rapuh: Dampak Penindasan Protes dan Ketegangan Geopolitik
Next: Kerusakan Struktural pada Jembatan Kali Ketek: Ancaman Keselamatan di Jalur Transportasi Vital Jawa Tengah

Related Stories

Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas
2 min read

Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
Tragedi Penembakan Massal di Kyiv
2 min read

Tragedi Penembakan Massal di Kyiv: Pelaku Ditembak Mati Setelah Sandera Warga di Supermarket

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika
3 min read

Paus Leo XIV di Angola: Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.