Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Keracunan Massal Siswa di Wonogiri: Sorotan pada Pengelolaan Program Gizi Sekolah

Keracunan Massal Siswa di Wonogiri: Sorotan pada Pengelolaan Program Gizi Sekolah

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Keracunan Massal Siswa di Wonogiri
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Wonogiri, Jawa Tengah – Ratusan siswa di Kecamatan Jatisrono mengalami gejala keracunan makanan setelah mengonsumsi hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Jatisari. Insiden ini, yang pertama kali dilaporkan pada hari-hari setelah konsumsi pada 10 Januari 2026, menimbulkan pertanyaan mendalam tentang mekanisme pengawasan dan distribusi pangan di lingkungan pendidikan pedesaan.

Berdasarkan laporan awal, gejala yang dialami para siswa mencakup mual, sakit perut, dan diare, yang muncul tak lama setelah mereka menyantap menu berupa mi ayam disertai dua butir bakso, roti basah, serta susu dengan merek Wutri Brain Omega. Kepala SPPG Desa Jatisari, Dimas, mengonfirmasi adanya keluhan dari para siswa dan orang tua mereka. “Gejalanya berupa perut mual dan mencret,” ujar Dimas saat ditemui pada 15 Januari 2026. Ia menambahkan bahwa jumlah korban pasti belum dapat ditentukan, karena pihaknya masih menunggu hasil analisis laboratorium dari Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri.

Program MBG, yang dirancang untuk meningkatkan asupan gizi siswa di tingkat dasar dan menengah, melayani sekitar 2.268 penerima di wilayah tersebut. Namun, peristiwa ini mengungkap potensi celah dalam rantai pasok makanan, mulai dari penyediaan bahan hingga penyajian. Dimas menjelaskan bahwa laporan pertama datang dari orang tua murid dan puskesmas setempat, yang segera memicu respons dari tim SPPG serta aparat Kepolisian Sektor Jatisrono. Mereka mendatangi sekolah-sekolah terkait untuk mendata siswa yang terdampak, meskipun tidak ada kasus yang memerlukan rawat inap di rumah sakit. Beberapa siswa hanya memerlukan pengobatan sederhana untuk diare ringan di puskesmas terdekat.

Sementara penyelidikan berlangsung, SPPG Desa Jatisari telah ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN) pusat. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan sambil menanti hasil uji laboratorium, yang diharapkan dapat mengidentifikasi penyebab pasti—apakah dari kontaminasi bahan, proses pengolahan, atau faktor lain. “Kami akan bekerja sama erat dengan dinas kesehatan untuk memperkuat protokol ke depan,” tambah Dimas, menekankan komitmen untuk mencegah kejadian serupa.

Dari perspektif pendidikan, insiden ini menyoroti kerentanan sistem gizi sekolah di daerah rural. Martutik, Kepala Sekolah Dasar Negeri 1 Desa Tasikhargo, salah satu institusi penerima MBG, menyatakan bahwa tidak semua siswa di sekolahnya terpengaruh, tetapi setidaknya 25 anak menunjukkan gejala serupa. “Ini mirip dengan laporan dari sekolah lain yang menerima menu sama pada hari itu,” katanya. Pengalaman ini, menurutnya, memerlukan evaluasi ulang terhadap diversifikasi menu dan pelatihan penyedia layanan gizi.

Baca juga : Tantangan Implementasi Program Koperasi Desa Merah Putih di Wonogiri: Antara Ambisi Ekonomi Pedesaan dan Kendala Lokal

Secara lebih luas, kejadian di Jatisrono ini mencerminkan tantangan dalam implementasi program gizi nasional, di mana tujuan mulia untuk mengatasi stunting dan kekurangan nutrisi sering kali bertabrakan dengan realitas logistik di tingkat lokal. Penelitian akademis di bidang kesehatan masyarakat menunjukkan bahwa keracunan makanan di sekolah sering kali berakar pada kurangnya pengujian rutin dan koordinasi antarlembaga. Di Wonogiri, yang dikenal dengan lanskap agrarisnya, faktor seperti penyimpanan bahan makanan di musim hujan bisa memperburuk risiko. Masyarakat setempat kini menuntut transparansi lebih tinggi, agar program seperti MBG tidak hanya bergizi, tapi juga aman secara holistik.

Penyelidikan lanjutan oleh otoritas kesehatan diharapkan memberikan rekomendasi konkret, termasuk peningkatan standar higienis dan monitoring berbasis komunitas. Sementara itu, para siswa yang terdampak dilaporkan telah pulih secara bertahap, meski kekhawatiran terhadap kepercayaan publik terhadap inisiatif gizi tetap menjadi isu krusial.

Pewarta : Nandar Suyadi.

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Tantangan Implementasi Program Koperasi Desa Merah Putih di Wonogiri: Antara Ambisi Ekonomi Pedesaan dan Kendala Lokal
Next: Adaptasi Misteri Klasik Agatha Christie: ‘Seven Dials’ Hadir dengan Nuansa Sejarah dan Intrik yang Mendalam

Related Stories

Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby
2 min read

Silaturahmi Ramadhan: Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
KPPG Palembang Ancam Hentikan Sementara Operasi Puluhan Dapur MBG yang Telat Urus Sertifikasi Higienis
2 min read

KPPG Palembang Ancam Hentikan Sementara Operasi Puluhan Dapur MBG yang Telat Urus Sertifikasi Higienis

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Menggelontorkan
2 min read

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Menggelontorkan Rp8,8 Miliar untuk Pulihkan Harapan Warga Pascabencana Banjir Bandang

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Polres Melawi Gencar Sosialisasikan Peluang Karier Polri 2026 kepada Generasi Muda di Pedalaman Kalbar
  • Kapolres Melawi Turun Langsung ke Ladang: Panen Jagung Hibrida Sukses Meski Cuaca Menantang
  • Silaturahmi Ramadhan: Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby
  • Polres Wonogiri Gerebek Transaksi Malam: Pengedar Sabu dan Ratusan Pil Tramadol-Trihexyphenidyl Diamankan
  • Dua Gelombang Mudik Lebaran 1447 H: Tantangan Distribusi Pergerakan dan Urgensi Perencanaan Matang di Jawa Tengah
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.