Skip to content
22/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Indonesia Perkuat Pilar Keamanan dalam Hubungan Bilateral dengan China pada 2026

Indonesia Perkuat Pilar Keamanan dalam Hubungan Bilateral dengan China pada 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 min read
Indonesia Perkuat Pilar Keamanan dalam Hubungan Bilateral dengan China pada 2026
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Beijing, 14 Januari 2026 – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan secara optimal pilar keamanan sebagai elemen kelima dalam kerangka kerja sama Indonesia-China sepanjang 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Luar Negeri Sugiono yang menekankan pendekatan diplomasi ketahanan sebagai fondasi politik luar negeri Indonesia di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Wakil Kepala Perwakilan RI di Beijing, Parulian Silalahi, menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum krusial untuk mengoperasionalkan kesepakatan yang telah dirumuskan sejak 2025. “Kesepakatan lima pilar kerja sama, dengan penambahan aspek keamanan, telah disepakati tahun lalu. Tahun ini adalah saat yang tepat untuk memulai aksi nyata guna mewujudkan pilar kelima tersebut,” ujar Parulian dalam pernyataan di KBRI Beijing.

Pernyataan ini merespons Pidato Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 yang disampaikan Sugiono pada 14 Januari. Dalam pidatonya, Sugiono menguraikan konsep diplomasi ketahanan sebagai pendekatan yang adaptif dan proaktif, bukan sekadar reaktif terhadap ancaman eksternal. Konsep ini menempatkan penguatan kapabilitas internal sebagai basis utama dalam menghadapi ketidakpastian global.

Penambahan pilar keamanan secara formal terjadi melalui mekanisme dialog “two plus two” pada 21 April 2025, yang melibatkan Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta mitra mereka dari China, Wang Yi dan Dong Jun. Dengan demikian, kerangka kerja sama bilateral yang semula berfokus pada empat pilar—politik, ekonomi, pertukaran antarmasyarakat, dan maritim—kini berkembang menjadi lima pilar yang lebih komprehensif.

Parulian menambahkan bahwa diplomasi ketahanan dalam konteks bilateral dengan China bertujuan untuk mengamankan kepentingan nasional Indonesia melalui pendekatan yang seimbang. Meskipun hubungan kedua negara secara historis didominasi oleh dimensi ekonomi, penambahan aspek keamanan membutuhkan pemetaan yang cermat mengenai area-area potensial kerja sama. “Kami masih terus mempelajari peluang konkret yang dapat dikembangkan, mengingat sensitivitas isu keamanan di kawasan,” katanya.

Baca juga : Mendagri Tito Karnavian Tekankan Pencegahan Penyimpangan dalam Rehabilitasi Pascabencana Sumatra

Dalam kerangka diplomasi ketahanan yang lebih luas, Sugiono menekankan prioritas penyelesaian delimitasi batas maritim dan darat dengan negara tetangga sepanjang 2026. Capaian 2025, termasuk penyelesaian sengketa perbatasan dengan Malaysia, Timor Leste, dan Vietnam, menjadi fondasi bagi langkah selanjutnya. Pada tingkat regional dan global, Indonesia telah memperkuat postur pertahanan melalui tujuh kesepakatan kerja sama pertahanan serta 16 perjanjian penegakan hukum dengan mitra strategis seperti Australia, Kanada, Prancis, Turki, dan Yordania.

Khusus untuk China, dialog “two plus two” 2025 menjadi tonggak penting, serupa dengan format serupa yang dilakukan dengan Jepang, Australia, dan Turki. Sugiono menegaskan bahwa di era ketidakpastian yang meningkat, diplomasi dan pertahanan tidak lagi dapat dipisahkan. “Risiko miscalculations semakin tinggi, dan persepsi menjadi faktor penentu. Sinergi antara kebijakan luar negeri dan pertahanan menjadi instrumen stabilisasi. Bagi Indonesia, ketahanan nasional dibangun melalui kepastian, pencegahan, dan pembukaan saluran dialog, bukan melalui demonstrasi kekuatan,” paparnya.

Penguatan pilar keamanan ini mencerminkan evolusi strategis Indonesia dalam menavigasi rivalitas kekuatan besar di Indo-Pasifik sambil mempertahankan prinsip bebas-aktif. Implementasi nyata pada 2026 diharapkan dapat memperkuat stabilitas bilateral sekaligus berkontribusi pada arsitektur keamanan regional yang inklusif dan berbasis dialog.

Pewarta : Albertus Parikesit

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Mendagri Tito Karnavian Tekankan Pencegahan Penyimpangan dalam Rehabilitasi Pascabencana Sumatra
Next: Indonesia Tetap Waspada terhadap Krisis Iran: Evakuasi WNI Belum Diperlukan

Related Stories

Peluang Emisi Obligasi China di Pasar Domestik
2 min read

Peluang Emisi Obligasi China di Pasar Domestik: Strategi Timbal Balik Purbaya Yudhi Sadewa Tekan Biaya Pembiayaan Negara

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 menit ago 0
Prabowo Terima Telepon Albanese
2 min read

Prabowo Terima Telepon Albanese: Indonesia Mulai Ekspor Ratusan Ribu Ton Pupuk Urea ke Australia, Bukti Surplus Produksi Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 menit ago 0
Gibran Dorong Program Prioritas Presiden Sentuh Warga Yahukimo
3 min read

Sinergi TNI-Polri Kunci Pembangunan di Tengah Rawan Konflik: Gibran Dorong Program Prioritas Presiden Sentuh Warga Yahukimo

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 menit ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Peluang Emisi Obligasi China di Pasar Domestik: Strategi Timbal Balik Purbaya Yudhi Sadewa Tekan Biaya Pembiayaan Negara
  • Prabowo Terima Telepon Albanese: Indonesia Mulai Ekspor Ratusan Ribu Ton Pupuk Urea ke Australia, Bukti Surplus Produksi Nasional
  • Sinergi TNI-Polri Kunci Pembangunan di Tengah Rawan Konflik: Gibran Dorong Program Prioritas Presiden Sentuh Warga Yahukimo
  • Semangat Kartini dalam Harmoni Orkestra: Danrem 072/Pamungkas dan Ketua Persit Hadiri Konser Warawaditra di Kraton Yogyakarta
  • Pendidikan di Kebumen Belum Gratis: BOS Terbatas, Sumbangan Sukarela Jadi Solusi
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.