RI News Portal. Wonogiri – Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, melakukan mutasi dan melantik ratusan pejabat baru pada akhir tahun, tepatnya pada Rabu (31/12/2025). Acara pelantikan tersebut dilaksanakan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri.
Bupati Setyo Sukarno melantik tujuh pejabat eselon II. Beberapa di antaranya menduduki jabatan baru, sementara yang lain tetap menjabat posisi lama namun dengan nomenklatur baru.
Selain itu, sebanyak 136 pejabat eselon III dan 13 pejabat fungsional di lingkungan Dinas Kesehatan Wonogiri juga dilantik. Di sektor pendidikan, Bupati Setyo melantik 134 kepala sekolah.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo menyatakan bahwa momentum pelantikan ini memiliki makna strategis yang sangat penting, karena berlangsung di awal masa pengabdiannya sebagai bupati. Ratusan pejabat yang dilantik pada hari itu merupakan orang-orang terpilih yang dipercayanya mampu menjadi penggerak utama birokrasi yang lebih kuat.

“Fokus utama saya ke depan adalah menghadirkan pelayanan publik yang jauh lebih baik. Saya tidak ingin lagi mendengar keluhan masyarakat terkait prosedur yang berbelit-belit atau pelayanan yang lambat,” ujar Setyo.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri harus berupaya menciptakan birokrasi yang “melayani dengan hati”. Para pegawai diharapkan responsif terhadap keluhan warga serta mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk memangkas hambatan birokrasi yang merugikan masyarakat.
Setyo menegaskan bahwa kualitas pelayanan kepada masyarakat di bawah kepemimpinannya harus meningkat signifikan. Setiap pejabat, baik di tingkat administrasi maupun fungsional, perlu memiliki indikator kinerja utama yang jelas dan terukur. “Saya menginginkan budaya kerja yang berorientasi pada hasil, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif,” tuturnya.
Baca juga : Revitalisasi Pendidikan Nasional: Langkah Ambisius Menuju Pembaruan Infrastruktur Sekolah di Indonesia
Bupati juga berpesan agar setiap individu dan organisasi perangkat daerah (OPD) menghilangkan ego sektoral yang selama ini sering menghambat kemajuan. Koordinasi antar-OPD dan antarbidang harus berjalan secara organik dan tanpa hambatan.
Meskipun mutasi pejabat telah dilakukan, masih ada dua jabatan eselon II di Pemkab Wonogiri yang kosong. Jabatan tersebut adalah Direktur RSUD Soediran Mangun Sumarso, yang sebelumnya dijabat Adhi Dharma. Kini, Adhi Dharma menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
Selain itu, jabatan Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri juga kosong karena pejabat sebelumnya, Ristanti, memasuki masa pensiun per 31 Desember 2025.
Pewarta : Nandar Suyadi

