Skip to content
03/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Kebijakan Pengupahan Nasional: Jaminan Kenaikan Upah Minimum Meski Ada Kontraksi Ekonomi Daerah

Kebijakan Pengupahan Nasional: Jaminan Kenaikan Upah Minimum Meski Ada Kontraksi Ekonomi Daerah

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 2 min read
aminan Kenaikan Upah Minimum Meski Ada Kontraksi Ekonomi Daerah
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 17 Desember 2025 – Dalam perkembangan terbaru kebijakan ketenagakerjaan Indonesia, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa formula penetapan upah minimum tahun 2026 dirancang untuk memastikan tidak ada penurunan upah bagi pekerja, bahkan di wilayah yang mengalami kontraksi ekonomi. Pernyataan ini disampaikan menyusul penandatanganan Peraturan Pemerintah baru tentang pengupahan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang memperbarui mekanisme penghitungan dengan menaikkan rentang koefisien alfa secara signifikan.

Yassierli menjelaskan bahwa formula kenaikan upah minimum kini mengadopsi pendekatan inflasi ditambah (pertumbuhan ekonomi dikali alfa), di mana nilai alfa ditetapkan pada rentang 0,5 hingga 0,9. Pendekatan ini berbeda dari regulasi sebelumnya, yang membatasi alfa pada kisaran 0,1 hingga 0,3, sehingga memberikan bobot lebih besar terhadap kontribusi tenaga kerja dalam dinamika ekonomi daerah. “Jika pertumbuhan ekonomi negatif, dewan pengupahan daerah akan tetap mendasarkan kenaikan pada tingkat inflasi, sehingga upah minimum secara struktural tetap meningkat,” ungkap Yassierli dalam wawancara di Jakarta.

Data terkini menunjukkan bahwa pada triwulan III 2025, sebagian besar provinsi mencatat pertumbuhan positif, meski dua wilayah di Papua mengalami kontraksi: Papua Barat sebesar -0,13 persen dan Papua Tengah hingga -16,11 persen, dipengaruhi oleh pelemahan sektor pertambangan dan pengolahan. Namun, formula baru ini memastikan bahwa faktor inflasi menjadi penyangga utama, mencegah erosi daya beli pekerja di tengah fluktuasi ekonomi regional.

Lebih lanjut, pemerintah telah mengintensifkan kapasitas building bagi dewan pengupahan daerah melalui serangkaian pelatihan, dengan fokus pada analisis data sektoral dan identifikasi pendorong pertumbuhan. “Dewan pengupahan diharapkan memiliki pemahaman mendalam tentang komposisi ekonomi lokal, termasuk sektor dominan yang memengaruhi lapangan kerja,” tambah Yassierli. Langkah ini dianggap krusial untuk menghindari penetapan upah yang tidak sensitif terhadap kondisi riil, sekaligus mendukung prinsip keadilan distributif.

Peraturan baru juga memperkuat kewenangan gubernur dalam menetapkan tidak hanya upah minimum provinsi, tetapi juga upah minimum kabupaten/kota serta varian sektoralnya. Batas waktu penetapan untuk tahun 2026 ditetapkan paling lambat 24 Desember 2025, memberikan ruang bagi konsultasi tripartit yang lebih inklusif antara pemerintah daerah, serikat pekerja, dan asosiasi pengusaha.

Baca juga : Pemulangan Massal Pengungsi Suriah dari Turki: Antara Harapan Rekonsiliasi dan Tantangan Stabilitas Regional

Dari perspektif akademis, revisi formula ini dapat dipandang sebagai respons terhadap kritik sebelumnya bahwa rentang alfa terlalu rendah cenderung menekan kenaikan upah riil, terutama di daerah dengan pertumbuhan tinggi namun disparitas pendapatan lebar. Peningkatan rentang alfa hingga mendekati 1,0 mencerminkan pengakuan lebih besar atas peran tenaga kerja sebagai motor produktivitas, sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi yang menekankan perlindungan kebutuhan hidup layak. Namun, implementasi di lapangan akan bergantung pada transparansi data dan kemandirian dewan pengupahan, untuk menghindari potensi bias politik atau tekanan eksternal.

Kebijakan ini diharapkan menjadi fondasi bagi sistem pengupahan yang lebih adaptif terhadap heterogenitas ekonomi Indonesia, menyeimbangkan antara perlindungan pekerja dan daya saing usaha di tengah tantangan global.

Pewarta : Albertus Parikesit

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pemulangan Massal Pengungsi Suriah dari Turki: Antara Harapan Rekonsiliasi dan Tantangan Stabilitas Regional
Next: Kesiapan Infrastruktur Transportasi Jawa Timur Jelang Lonjakan Mobilitas Akhir Tahun 2025

Related Stories

Kampung Nelayan Lateng Banyuwangi Jadi Model Hilirisasi Unggulan di Indonesia
2 min read

Menteri Trenggono Kagum: Kampung Nelayan Lateng Banyuwangi Jadi Model Hilirisasi Unggulan di Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Danantara dan INA Suntik Modal Strategis untuk Pabrik Bahan Kimia Krusial di Cilegon
3 min read

Langkah Besar Hilirisasi: Danantara dan INA Suntik Modal Strategis untuk Pabrik Bahan Kimia Krusial di Cilegon

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Festival Cap Go Meh Singkawang 2026 Menjadi Panggung Harmoni di Tengah Gejolak Dunia
2 min read

Festival Cap Go Meh Singkawang 2026 Menjadi Panggung Harmoni di Tengah Gejolak Dunia

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Menteri Trenggono Kagum: Kampung Nelayan Lateng Banyuwangi Jadi Model Hilirisasi Unggulan di Indonesia
  • Langkah Besar Hilirisasi: Danantara dan INA Suntik Modal Strategis untuk Pabrik Bahan Kimia Krusial di Cilegon
  • Festival Cap Go Meh Singkawang 2026 Menjadi Panggung Harmoni di Tengah Gejolak Dunia
  • Dua Narapidana Muda Lapas Pemuda Tangerang Ketahuan Simpan Stok Narkoba Beragam di Dalam Sel
  • Indonesia dan Uzbekistan Memulai Babak Baru Diplomasi Ekonomi melalui Perundingan FTA
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.