RI News Portal. Wonogiri, 8 Desember 2025 – Jembatan Dungtemu yang menghubungkan Dusun Banaran dengan wilayah sekitarnya di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, kembali menjadi fokus perhatian aparat keamanan dan pemerintah daerah. Pada Senin siang (8/12/2025) sekitar pukul 11.50–12.20 WIB, Komandan Kompi (Danyon) C Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Tengah, KOMPOL Langgeng Sugito, memimpin pengecekan langsung kondisi jembatan gantung berukuran 21 × 2,5 meter tersebut.
Kegiatan ini merupakan respons cepat terhadap instruksi pimpinan Polri sekaligus tindak lanjut perhatian khusus pemerintah pusat terhadap infrastruktur kritis di daerah terpencil. Jembatan Dungtemu selama ini menjadi satu-satunya akses utama bagi ratusan warga Desa Banaran untuk mengangkut hasil bumi, mengakses layanan kesehatan, dan menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.
Dalam peninjauan yang berlangsung sekitar setengah jam itu, KOMPOL Langgeng didampingi IPTU Suparno (Pasi Yanma Yon C Pelopor), Kapolsek Pracimantoro AKP Bunal Eko Trilaksono, Kanit Samapta Polsek Pracimantoro IPDA Ahmadi, Plt Kepala Desa Banaran Sutrisno, serta sejumlah perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

“Kehadiran kami di sini adalah wujud nyata dukungan Brimob terhadap percepatan perbaikan infrastruktur yang menjadi atensi Bapak Presiden,” tegas Langgeng Sugito di lokasi. Ia menegaskan bahwa Batalyon C Pelopor siap mengerahkan personel tambahan untuk pengamanan sekaligus membantu kebutuhan logistik lapangan, termasuk pendirian dapur umum bersama warga dan personel Polres Wonogiri.
Lebih lanjut, Langgeng menyatakan bahwa pihaknya akan menyesuaikan segala bentuk bantuan dengan arahan Kapolres Wonogiri agar efisiensi tenaga dan anggaran dapat tercapai maksimal. “Kami menunggu petunjuk teknis lebih lanjut dari Polres. Yang jelas, anggaran harus benar-benar terfokus pada perbaikan fisik jembatan, bukan pada hal-hal pendukung yang bisa disinergikan dengan masyarakat,” ujarnya.
Sebagai langkah lanjutan, Brimob Batalyon C juga berencana melakukan pemetaan kondisi beberapa jembatan gantung dan jalan penghubung lain di wilayah Kabupaten Wonogiri dalam waktu dekat. Langkah ini diharapkan menjadi basis data bagi pemerintah daerah dan pusat dalam menyusun prioritas rehabilitasi infrastruktur pedesaan.
Baca juga : Gotong Royong Babinsa dan Warga Bangun Pane: Solidaritas Desa Menghadapi Ancaman Banjir Musim Hujan
Sementara itu, Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasihumas AKP Anom Prabowo menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Brimob. “Sinergi lintas satuan seperti ini menunjukkan komitmen Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memastikan program pemerintah berjalan tepat sasaran,” kata Anom.
Ia menambahkan bahwa keamanan dan kelayakan infrastruktur merupakan faktor penentu kelancaran roda ekonomi masyarakat desa. “Jembatan yang rusak tidak saja menghambat distribusi hasil pertanian, tetapi juga berpotensi membahayakan nyawa pengguna. Oleh karena itu, perbaikan Jembatan Dungtemu menjadi prioritas bersama,” tandasnya.

AKP Anom juga mengimbau warga sekitar untuk aktif melaporkan kondisi infrastruktur lain yang memerlukan perhatian segera. “Keterlibatan masyarakat sangat penting. Informasi dari bawah akan mempercepat respons kami,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tahap perencanaan teknis dan mekanisme pendanaan perbaikan Jembatan Dungtemu masih menunggu koordinasi lanjutan antara Polres Wonogiri, Dinas Pekerjaan Umum setempat, serta pihak terkait lainnya. Perbaikan darurat diperkirakan akan segera dimulai dalam hitungan minggu setelah dokumen teknis rampung.
Pewarta: Nandang Bramantyo

