Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • Rencana Pemasangan Kembali Chattra di Puncak Stupa Borobudur Tahun 2026: Upaya Melengkapi “Living Heritage” Tanpa Mengubah Struktur Asli

Rencana Pemasangan Kembali Chattra di Puncak Stupa Borobudur Tahun 2026: Upaya Melengkapi “Living Heritage” Tanpa Mengubah Struktur Asli

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 2 min read
Rencana Pemasangan Kembali Chattra di Puncak Stupa Borobudur Tahun 2026
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa pemerintah akan melanjutkan rencana pemasangan kembali chattra atau payung emas setinggi tiga meter di puncak stupa induk Candi Borobudur pada tahun 2026. Langkah ini, menurutnya, merupakan respons atas aspirasi umat Buddha dan sekaligus upaya melengkapi integritas visual serta makna spiritual candi yang telah diakui UNESCO sebagai warisan dunia sejak 1991.

“Diskusi mengenai chattra ini bukan hal baru. Sudah pernah menjadi keputusan di masa lalu dan kajiannya telah selesai. Kita hanya melanjutkan sesuai permintaan resmi dari umat Buddha, khususnya melalui Direktorat Bimas Buddha,” ujar Fadli Zon kepada wartawan di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Chattra yang pernah terpasang pada 1911 dan kemudian dilepas pada era 1950-an itu, menurut Fadli, akan membuat Borobudur tampil lebih utuh sebagai living heritage—warisan budaya yang hidup—bukan sekadar dead monument. “Secara artistik dan historis, kehadiran chattra di puncak stupa induk akan memberikan kelengkapan yang selama ini hilang,” tambahnya.

Pemasangan dijadwalkan berlangsung tahun depan dengan melibatkan tim ahli konstruksi sipil dalam negeri, insinyur struktur, serta pengawasan ketat dari arkeolog dan konservator. Fadli menegaskan bahwa pekerjaan bersifat non-invasif: tidak ada pengeboran, pemotongan, atau modifikasi permanen pada batu candi. “Hanya pemasangan elemen baru setinggi tiga meter dengan sistem yang dapat dibongkar kembali jika diperlukan. Teknisi dan tukang kita sangat mumpuni untuk pekerjaan presisi semacam ini,” katanya.

Ia juga menepis kekhawatiran bahwa intervensi pada situs UNESCO akan menimbulkan masalah. “Perubahan atau penambahan pada warisan dunia bukan preseden baru. Beberapa candi di dunia bahkan pernah direlokasi total atau dibelah untuk kepentingan konservasi. Yang terpenting adalah prinsip reversibility dan integritas struktur asli tetap terjaga,” tegas Fadli.

Sejak dilepas pada pertengahan abad ke-20, chattra asli Borobudur disimpan di Museum Karmawibhangga. Rekonstruksi yang akan dipasang nanti akan mengacu pada dokumentasi foto tahun 1911 serta data arkeologis yang telah dikaji sejak dekade 1970-an hingga 2000-an. Proses kajian lanjutan dianggap tidak diperlukan lagi karena seluruh aspek teknis, estetis, dan religius telah tercakup dalam keputusan sebelumnya.

Baca juga : Respons Nasional Penuh: Instruksi Prabowo Subianto Eskalasi Penanganan Bencana Ekologis Sumatra 2025 Menjadi Prioritas Utama

Langkah ini mendapat dukungan dari sejumlah organisasi umat Buddha nasional yang selama puluhan tahun mengusulkan pemulihan chattra sebagai simbol kesempurnaan stupa utama. Di sisi lain, kalangan konservasi internasional menantikan laporan teknis resmi yang akan diajukan ke UNESCO sebagai bagian dari kewajiban pelaporan berkala bagi situs warisan dunia.

Dengan rencana ini, Candi Borobudur—yang setiap tahunnya dikunjungi lebih dari empat juta wisatawan—diharapkan tidak hanya mempertahankan statusnya sebagai monumen Buddha terbesar di dunia, tetapi juga semakin menegaskan identitasnya sebagai pusat ziarah dan praktik keagamaan yang masih hidup hingga kini.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Respons Nasional Penuh: Instruksi Prabowo Subianto Eskalasi Penanganan Bencana Ekologis Sumatra 2025 Menjadi Prioritas Utama
Next: Rans Simba Bogor Lepas Devon van Oostrum akibat Regulasi Baru IBL 2026

Related Stories

Indonesia dan Kazakhstan Mengintensifkan Diplomasi Budaya melalui Pencak Silat dan Kolaborasi Seni
2 min read

Indonesia dan Kazakhstan Mengintensifkan Diplomasi Budaya melalui Pencak Silat dan Kolaborasi Seni

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Ribuan Umat Hindu Padati Pantai Ngobaran Gelar Melasti Suci Jelang Nyepi Saka 1948
3 min read

Ribuan Umat Hindu Padati Pantai Ngobaran Gelar Melasti Suci Jelang Nyepi Saka 1948

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Fondasi Baru Ekonomi Kreatif Bengkulu di Era Pembangunan Berkelanjutan
2 min read

Benteng Marlborough: Fondasi Baru Ekonomi Kreatif Bengkulu di Era Pembangunan Berkelanjutan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah Tetap Terkendali di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran
  • Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita
  • Sinergi Kesehatan dan Transportasi: Menhub Dudy Purwagandhi Gandeng Menkes Budi Gunadi Sadikin Perkuat Layanan Medis di Simpul Mudik Lebaran 2026
  • Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal
  • Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Tengah Masyarakat Wonogiri
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.