Skip to content
24/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Pembelaan Nurhadi: Dakwaan Gratifikasi Rp137 Miliar dan TPPU Rp308 Miliar Dianggap Salah Sasaran

Pembelaan Nurhadi: Dakwaan Gratifikasi Rp137 Miliar dan TPPU Rp308 Miliar Dianggap Salah Sasaran

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 bulan ago 3 minutes read
Dakwaan Gratifikasi Rp137 Miliar dan TPPU Rp308 Miliar Dianggap Salah Sasaran
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Kuasa hukum mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, Maqdir Ismail, menegaskan bahwa kliennya sama sekali tidak menerima aliran dana gratifikasi senilai Rp137,16 miliar yang didakwakan jaksa penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Maqdir, uang tersebut diterima pihak lain, bukan Nurhadi secara langsung.

“Ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan terdakwa. Perbuatan orang lain menerima uang, kemudian dianggap sebagai perbuatan dia, ini tidak benar,” ujar Maqdir dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (2/12/2025).

Dalam dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Nurhadi diduga menerima gratifikasi dari berbagai pihak yang berperkara di lingkungan peradilan—baik tingkat pertama, banding, kasasi, maupun peninjauan kembali—pada kurun 2013–2019, baik saat masih menjabat maupun setelah purnatugas sebagai Sekretaris MA. Dana tersebut diduga mengalir melalui rekening menantunya, Rezky Herbiyono, serta beberapa nama lain yang diduga diperintahkan Nurhadi atau Rezky, antara lain Calvin Pratama, Soepriyo Waskita Adi, dan Yoga Dwi Hartiar.

Selain gratifikasi, Nurhadi juga didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai total Rp308,1 miliar (termasuk setara Rp835 juta dari US$50.000) pada periode 2012–2018. Modus yang diduga digunakan adalah penempatan dana pada rekening pihak lain, pembelian tanah dan bangunan, serta pembelian kendaraan.

Maqdir mempersoalkan pemisahan perkara yang dilakukan KPK. Menurutnya, jika bukti gratifikasi dan TPPU sudah ada sejak penanganan perkara sebelumnya, seharusnya dua pasal tersebut sudah didakwakan bersamaan pada persidangan tahun 2020–2021 yang berujung vonis 6 tahun penjara bagi Nurhadi (10 Maret 2021). Saat itu, Nurhadi terbukti menerima suap Rp35,73 miliar dan gratifikasi Rp13,79 miliar.

“Kebijakan memisahkan perkara suap-gratifikasi dengan perkara TPPU, lalu kini membuat perkara gratifikasi dan TPPU baru, menimbulkan kesan ada upaya memperpanjang atau menambah hukuman setelah klien kami memperoleh pembebasan bersyarat,” kata Maqdir.

Baca juga : Ridwan Kamil Penuhi Panggilan KPK sebagai Saksi Kasus Korupsi Bank BJB: Tekankan Transparansi dan Supremasi Hukum

Nurhadi sendiri kembali ditahan KPK pada 29 Juni 2025, tak lama setelah memperoleh pembebasan bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin, Bandung, tempat ia menjalani sisa pidana vonis pertama sejak dieksekusi pada 7 Januari 2022.

Atas dakwaan terbaru ini, Nurhadi terancam hukuman berdasarkan Pasal 12B juncto Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah UU 20/2001, serta Pasal 3 UU 8/2010 tentang TPPU juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Maqdir menegaskan bahwa pembelaan timnya akan terus menyoal validitas pembuktian jaksa, khususnya soal atribusi penerimaan uang kepada Nurhadi secara pribadi. “Kami berharap proses hukum ini berjalan untuk mencari kebenaran dan kepastian hukum, bukan menciptakan ketidakadilan,” pungkasnya.

Persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan telah digelar, dan tim kuasa hukum Nurhadi menyatakan akan mengajukan eksepsi pada pekan depan.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Ridwan Kamil Penuhi Panggilan KPK sebagai Saksi Kasus Korupsi Bank BJB: Tekankan Transparansi dan Supremasi Hukum
Next: Pemulihan Pendidikan Pasca-Bencana di Sumatra: Prioritas Pemerintah untuk Menjamin Hak Belajar Anak

Related Stories

Kapolres Melawi Minta Maaf

Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Dari Ladang Kerangan

Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Polres Melawi Akui Oknum Anggotanya Aniaya Warga di Kafe

Polres Melawi Akui Oknum Anggotanya Aniaya Warga di Kafe, Pelaku Kini Ditahan di Rutan

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by