Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Wamendagri Bima Arya: Kepala Daerah Harus Bangun Ekosistem Layanan Publik Berbasis Data Aspirasi Masyarakat

Wamendagri Bima Arya: Kepala Daerah Harus Bangun Ekosistem Layanan Publik Berbasis Data Aspirasi Masyarakat

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 bulan ago 3 minutes read
Kepala Daerah Harus Bangun Ekosistem Layanan Publik Berbasis Data Aspirasi Masyarakat
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 28 November 2025 – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa kepemimpinan daerah di era keterbukaan informasi harus berpindah dari pendekatan intuisi ke pendekatan berbasis data aspirasi masyarakat. Menurutnya, survei yang dilakukan lembaga kredibel merupakan instrumen paling efektif untuk membaca kebutuhan riil publik sebelum kebijakan ditetapkan.

“Sebagian besar kepala daerah masih hanya membaca hasil survei dari sisi elektabilitas semata. Padahal, di situlah letak kekayaan datanya: apa yang sebenarnya diinginkan warga,” ujar Bima Arya dalam keterangan pers usai rapat koordinasi tata kelola pemerintahan daerah, Kamis (27/11/2025).

Mantan Wali Kota Bogor dua periode ini lantas membagikan pengalaman empiriknya ketika menggunakan survei sebagai “kompas pembangunan” sejak 2012, setahun sebelum pencalonan pertamanya. Hasil survei saat itu mengungkap tiga isu dominan: kemacetan, pengelolaan sampah, dan persepsi publik terhadap tingkat inklusivitas kota.

Berbekal temuan itu, Pemerintah Kota Bogor membangun tiga ekosistem layanan publik yang terintegrasi hulu-hilir.

Pertama, pada pengelolaan sampah, pendekatan tidak lagi bertumpu pada petugas kebersihan semata, melainkan pada edukasi rumah tangga dan pemilahan berbasis komunitas. Hasilnya, setelah vakum 28 tahun, Bogor kembali meraih Piala Adipura pada 2023.

Kedua, di sektor transportasi, Bogor yang dikenal sebagai “kota sejuta angkot” mengimplementasikan Program Konversi Angkot dengan menggabungkan tiga unit angkot menjadi satu bus berkapasitas lebih besar. Program ini tidak hanya menyentuh infrastruktur, tetapi juga perubahan budaya penggunaan transportasi publik.

Ketiga, pemberdayaan ekonomi kerakyatan dilakukan melalui pengembangan Kampung Tematik di wilayah-wilayah dengan tingkat kesejahteraan rendah, seperti Mulyaharja dan Bojongkerta. Model ini mengintegrasikan pendidikan generasi muda, peningkatan kapasitas perempuan sebagai pengelola usaha, serta pengembangan potensi wisata berbasis komunitas. Program yang dirintis di tengah pandemi Covid-19 tersebut kini menjadi destinasi wisata yang berkontribusi signifikan terhadap pendapatan warga setempat.

Baca juga : KPK Pastikan Pembebasan Ira Puspadewi Cs Segera Dilaksanakan Pasca-Keppres Rehabilitasi Prabowo

“Sem atau ketiga contoh ini menunjukkan satu pola yang sama: kebijakan yang berhasil adalah kebijakan yang membangun ekosistem, bukan sekadar proyek fisik. Ekosistem itu melibatkan edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan,” tegas Bima.

Ia menekankan bahwa pendekatan ekosistem tidak hanya relevan untuk kota besar, tetapi juga dapat direplikasi di kabupaten maupun provinsi dengan penyesuaian konteks lokal. Yang terpenting, lanjutnya, kepala daerah harus memiliki kemauan untuk “mendengarkan terlebih dahulu” sebelum “memutuskan”.

“Survei bukan sekadar alat politik elektoral. Survei adalah alat diagnosa sosial yang memungkinkan kita membuat kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan berkelanjutan,” pungkas politikus Partai Amanat Nasional ini.

Pernyataan Wamendagri ini sekaligus menjadi sinyal bagi 548 kepala daerah hasil Pilkada 2024 yang akan dilantik dalam beberapa bulan mendatang, bahwa tata kelola berbasis aspirasi masyarakat akan menjadi salah satu indikator utama penilaian kinerja di masa depan.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: KPK Pastikan Pembebasan Ira Puspadewi Cs Segera Dilaksanakan Pasca-Keppres Rehabilitasi Prabowo
Next: Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Tanggap Darurat Bencana di Tiga Provinsi Sumatra

Related Stories

MPR Siapkan Draf PPHN

MPR Siapkan Draf PPHN, Sosokolemasi Publik Mulai Sabtu untuk Bangun Harmoni Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Prabowo dan Ramos-Horta Dukung Kolaborasi Nobel untuk Riset Indonesia

Prabowo dan Ramos-Horta Dukung Kolaborasi Nobel untuk Riset Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Dinamika Suksesi Kepemimpinan Daerah

Dinamika Suksesi Kepemimpinan Daerah: DPRD Klaten Resmikan Tahapan Krusial Pemilihan Wakil Bupati Sisa Masa Jabatan 2025–2030

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Polsek Ella Hilir Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak ISPA
  • Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial
  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by