Skip to content
24/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Kejati Jabar Tekankan Aspek Pidana Perundungan di Kalangan Pelajar: Dari “Main-main” Menjadi Ancaman Penjara

Kejati Jabar Tekankan Aspek Pidana Perundungan di Kalangan Pelajar: Dari “Main-main” Menjadi Ancaman Penjara

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 bulan ago 2 minutes read
Kejati Jabar Tekankan Aspek Pidana Perundungan di Kalangan Pelajar
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Bandung — Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menegaskan bahwa perundungan atau bullying yang selama ini sering dianggap sebagai “kenakalan remaja biasa” kini memiliki konsekuensi pidana berat, termasuk ancaman hukuman penjara berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Undang-Undang Perlindungan Anak, serta Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

“Setiap bentuk perundungan, baik fisik, verbal, relasional, maupun yang dilakukan melalui dunia digital, dapat dikualifikasi sebagai tindak pidana. Pelakunya—termasuk anak di bawah umur—berpotensi menghadapi proses hukum yang serius,” ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, dalam keterangan resmi yang dirilis Rabu (23/11).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul kegiatan “Jaksa Masuk Sekolah” yang digelar Kejati Jabar di SMK ICB Cinta Wisata Bandung pada Minggu (20/11) lalu. Dalam forum tersebut, ratusan siswa diajak memahami batas antara candaan biasa dan perundungan yang sudah melanggar hukum.

Lebih dari sekadar ancaman sanksi, Kejati Jabar juga menggarisbawahi dampak jangka panjang perundungan terhadap korban. Gangguan kesehatan mental seperti depresi berat, kecemasan kronis, hingga risiko percobaan bunuh diri menjadi konsekuensi yang kerap muncul. Secara sosial dan akademis, korban sering mengalami isolasi, penurunan prestasi drastis, bahkan putus sekolah.

“Perundungan yang dianggap remeh hari ini bisa menjadi trauma seumur hidup bagi korban. Itu sebabnya pencegahan harus dimulai dari kesadaran hukum sejak dini,” tambah Nur Sricahyawijaya.

Selama sesi interaktif, para siswa terlihat sangat aktif. Puluhan pertanyaan diajukan, mulai dari cara mengenali tindakan yang sudah masuk ranah pidana, prosedur pelaporan yang aman, hingga pertanyaan kritis: “Kalau hanya mengolok-olok di grup chat sekolah, apakah sudah bisa dipidana?” Para jaksa penutur memberikan penjelasan rinci disertai contoh kasus nyata yang pernah ditangani kejaksaan.

Baca juga : KPK Panggil Dua Kepala Dinas Aktif Mempawah dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi preventif Kejati Jabar yang lebih luas. Setelah sukses di beberapa sekolah di Bandung Raya, program serupa direncanakan digelar secara bertahap di kabupaten/kota lain di Jawa Barat sepanjang tahun ajaran 2025-2026.

Dengan mengedepankan pendekatan edukatif ketimbang represif, Kejati Jabar berharap generasi muda tidak hanya takut pada hukuman, tetapi benar-benar memahami nilai empati dan tanggung jawab sosial. “Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi warga negara yang sadar hukum, bukan karena ancaman penjara, tapi karena mereka paham bahwa setiap tindakan memiliki dampak nyata terhadap orang lain,” tutup Nur Sricahyawijaya.

Langkah proaktif Kejaksaan Tinggi Jawa Barat ini menunjukkan pergeseran paradigma penegakan hukum: dari menunggu kasus terjadi menjadi mencegah sejak di bangku sekolah.

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: KPK Panggil Dua Kepala Dinas Aktif Mempawah dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur
Next: Mahkamah Agung Tegaskan Mario Dandy Jalani Pidana 18 Tahun Penjara Akibat Dua Perkara Terpisah

Related Stories

GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado

Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Pemko Subulussalam Janji Lunasi Utang ADD 2024 Bertahap

Pemko Subulussalam Janji Lunasi Utang ADD 2024 Bertahap, Honor Perangkat Desa Baru Terbayar Satu Bulan pada 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Tiket Gratis untuk Anak Kediri

Tiket Gratis untuk Anak Kediri: Kebijakan Wisata Edukatif yang Menyasar Keluarga dan Denyut Ekonomi Lokal

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by