Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Indonesia Dorong Mekanisme Karbon Global yang Berkeadilan bagi Solusi Berbasis Alam di COP30

Indonesia Dorong Mekanisme Karbon Global yang Berkeadilan bagi Solusi Berbasis Alam di COP30

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
Indonesia Dorong Mekanisme Karbon Global yang Berkeadilan bagi Solusi Berbasis Alam di COP30
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Belém, Brasil – 12 November 2025 – Dalam sidang lanjutan Konferensi Para Pihak ke-30 (COP30) di Belém, Brasil, Indonesia kembali menegaskan posisinya untuk membentuk mekanisme pasar karbon internasional yang tidak hanya ketat secara lingkungan, tetapi juga inklusif bagi negara-negara berkembang. Fokus utama adalah pada Pasal 6.4 Perjanjian Paris, di mana delegasi Indonesia menyoroti risiko aturan kaku yang dapat menghambat inisiatif mitigasi berbasis ekosistem alam seperti hutan, gambut, dan mangrove.

Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Perubahan Iklim, Haruni Krisnawati, menyampaikan intervensi resmi pada sesi pembahasan laporan Badan Pengawas Mekanisme Pasal 6.4, Selasa (11 November 2025). Ia menekankan bahwa integritas lingkungan harus selaras dengan prinsip keadilan, sehingga negara-negara dengan sumber daya alam melimpah tidak terpinggirkan. “Pendekatan yang terlalu rigit, seperti penyesuaian baseline otomatis atau standar kebocoran universal, berisiko mereduksi efektivitas proyek-proyek berbasis alam yang menjadi pilar utama penurunan emisi global,” ungkap Haruni melalui pernyataan tertulis dari Jakarta pada Minggu lalu.

Intervensi Indonesia, yang mendapat dukungan dari delegasi Kosta Rika, Brasil, Norwegia, dan Inggris, mencakup beberapa rekomendasi kunci untuk merevisi kerangka metodologi. Pertama, penolakan terhadap penurunan baseline tahunan sebesar 1 persen secara otomatis, yang dinilai dapat membuat program seperti REDD+ (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation), restorasi lahan, serta inisiatif karbon biru menjadi tidak feasible secara ekonomi. Kedua, permintaan akan evaluasi kebocoran yang berlandaskan data ilmiah spesifik konteks, bukan model global yang kaku, khususnya untuk aktivitas sektor lahan dan kehutanan.

Selain itu, Indonesia mengusulkan agar regulasi pasca-penerbitan kredit karbon dan instrumen penilaian risiko tidak mendiskriminasi kegiatan berbasis lahan, termasuk perlindungan mangrove dan ekosistem gambut. “Kami mendorong perpanjangan masa konsultasi publik dengan keterlibatan bermakna dari Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal (IPLCs), serta keterbukaan rapat Panel Ahli Metodologi untuk menjamin transparansi,” tambah Haruni.

Posisi ini juga menyerukan penguatan dukungan finansial internasional untuk pembangunan kapasitas dan transfer teknologi, memungkinkan negara berkembang berpartisipasi penuh dalam mekanisme tersebut. Sebagai negara kepulauan dengan keanekaragaman hayati tinggi, Indonesia menyoroti peran krusial ekosistem mangrove dan gambut dalam mencapai target mitigasi global, yang sering kali diabaikan dalam diskusi teknis.

Pembahasan ini merupakan bagian dari agenda Item 15(b) pada Sidang CMA7, yang membahas laporan tahunan keempat Badan Pengawas. Meski belum mencapai kesepakatan final, diskusi informal dijadwalkan berlanjut untuk menyempurnakan rekomendasi yang diajukan.

Baca juga : Percepatan Penanganan Longsor Cibeunying: Koordinasi Klaster dan Dukungan Pemulihan Korban di Cilacap

Langkah Indonesia sejalan dengan komitmen nasional FOLU Net Sink 2030, yang menargetkan sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya sebagai penyerap karbon bersih pada akhir dekade ini. “Kami akan terus mengadvokasi aturan yang seimbang dan aplikatif, memastikan kontribusi negara berkembang seperti Indonesia—yang menyumbang signifikan bagi stabilitas iklim dunia—diakui secara adil,” tegas Haruni.

Dengan sidang COP30 yang masih berlangsung, intervensi ini menjadi sinyal kuat bahwa mekanisme Pasal 6.4 harus evolusi menjadi instrumen yang mendukung, bukan menghalangi, transisi hijau global yang inklusif.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Percepatan Penanganan Longsor Cibeunying: Koordinasi Klaster dan Dukungan Pemulihan Korban di Cilacap
Next: Iran Peringatkan Krisis Global akibat Eskalasi Militer AS di Amerika Latin

Related Stories

Gotong Royong Fiskal
2 min read

Gotong Royong Fiskal: TKD Rp10,6 T Dikembalikan, Tito Karnavian Ingatkan Jangan Diselewengkan

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 menit ago 0
Dari Riset ke Industrialisasi
2 min read

Dari Riset ke Industrialisasi: Kementrans Gandeng 10 Universitas, Target 1.500 Mahasiswa Ubah Wajah Transmigrasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 49 menit ago 0
Terkait Penutupan Sindikat Penipuan Daring
2 min read

Lonjakan Permohonan Perlindungan WNI di Kamboja Terkait Penutupan Sindikat Penipuan Daring

Jurnalis RI News Portal Posted on 56 menit ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Gotong Royong Fiskal: TKD Rp10,6 T Dikembalikan, Tito Karnavian Ingatkan Jangan Diselewengkan
  • Jalan Baru Rusak Sebelum Dilalui: Indikasi Korupsi Material Mengintai APBD Sambas 2025
  • Dari Riset ke Industrialisasi: Kementrans Gandeng 10 Universitas, Target 1.500 Mahasiswa Ubah Wajah Transmigrasi
  • Lonjakan Permohonan Perlindungan WNI di Kamboja Terkait Penutupan Sindikat Penipuan Daring
  • Modifikasi Truk “Helikopter” Terbongkar di Lhokseumawe: BPH Migas Temukan Penyelewengan Biosolar Subsidi
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.