Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Kunjungan Kenegaraan Raja Abdullah II ke Indonesia: Momentum Penguatan Ikatan Historis dan Kerja Sama Strategis

Kunjungan Kenegaraan Raja Abdullah II ke Indonesia: Momentum Penguatan Ikatan Historis dan Kerja Sama Strategis

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Momentum Penguatan Ikatan Historis dan Kerja Sama Strategis
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 14 November 2025 – Dalam sebuah upacara kenegaraan yang penuh makna simbolis, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut kunjungan resmi Raja Abdullah II ibn Al Hussein dari Kerajaan Hasyimiah Yordania di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat sore. Kunjungan ini tidak hanya menandai kelanjutan hubungan diplomatik bilateral, tetapi juga mencerminkan kedalaman ikatan pribadi antara kedua pemimpin yang telah terjalin sejak dekade 1990-an, dengan implikasi potensial terhadap penguatan kerja sama di bidang pertahanan, ekonomi, dan pendidikan.

Analisis akademis terhadap kunjungan ini menyoroti dimensi historis yang jarang dieksplorasi dalam liputan konvensional. Persahabatan Prabowo-Abdullah bermula dari latar belakang militer bersama sebagai alumni program ranger Angkatan Darat Amerika Serikat di Fort Benning. Pertemuan pertama mereka tercatat pada 4 Desember 1995, saat pelantikan Prabowo sebagai Komandan Jenderal Kopassus. Ikatan ini semakin kokoh ketika Prabowo, pasca-keluar dari Indonesia pada 1998, menerima sambutan kehormatan di Yordania, termasuk tawaran kewarganegaraan yang ditolaknya demi mempertahankan identitas nasional Indonesia. Dari perspektif ilmu hubungan internasional, hubungan personal semacam ini—sering disebut sebagai “diplomasi pribadi”—dapat menjadi katalisator untuk aliansi strategis, sebagaimana dibuktikan oleh kunjungan balasan Prabowo ke Amman pada 14 April 2025, yang menghasilkan tiga memorandum of understanding (MoU) dan satu perjanjian kerja sama pertahanan.

Prosesi penyambutan dimulai dengan kedatangan Raja Abdullah II di Landasan Udara Halim Perdanakusuma pukul 16.05 WIB, di mana Presiden Prabowo secara langsung menyambutnya. Kedua pemimpin kemudian berpindah ke Istana Merdeka dalam satu kendaraan, tiba pukul 16.49 WIB, diiringi pasukan pengawal bermotor dan berkuda. Elemen ini, meski protokoler, mengandung nilai simbolik dalam tradisi diplomasi kerajaan Timur Tengah, yang menekankan kehormatan dan kesetaraan. Di halaman Istana Merdeka, ratusan pelajar sekolah dasar mengibarkan bendera nasional kedua negara, menciptakan atmosfer inklusif yang melibatkan generasi muda—sebuah pendekatan yang selaras dengan agenda pendidikan bilateral pasca-MoU April lalu.

Upacara inti berlangsung di serambi barat, dengan Presiden Prabowo mengenakan jas abu-abu gelap berdasi biru, dan Raja Abdullah II dalam jas hitam berdasi merah. Prosesi diawali pemutaran lagu kebangsaan Yordania diikuti Indonesia Raya, disertai 21 dentuman meriam sebagai salut kehormatan. Inspeksi pasukan kehormatan dan sapaan kepada pelajar menunjukkan penekanan pada aspek humanis, sementara perkenalan delegasi—termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya—mencerminkan komitmen multidimensi pemerintahan Indonesia.

Agenda lanjutan mencakup sesi foto dan penandatanganan buku tamu di Ruang Kredensial, diikuti pertemuan tête-à-tête di ruang kerja presiden. Dari sudut pandang analisis kebijakan luar negeri, pertemuan empat mata ini berpotensi membahas isu-isu kontemporer seperti stabilitas regional di Timur Tengah, diversifikasi investasi melalui inisiatif Danantara Indonesia, dan kolaborasi sains-teknologi, mengingat latar belakang MoU sebelumnya. Kunjungan ini juga dapat dilihat sebagai respons strategis Indonesia terhadap dinamika geopolitik global, di mana Yordania berperan sebagai mitra stabil di kawasan yang volatil.

Baca juga : Brimob Jateng Rayakan HUT ke-80 dengan Tasyakuran Khidmat: Fokus Presisi untuk Masyarakat

Secara keseluruhan, kunjungan Raja Abdullah II bukan sekadar ritual diplomatik, melainkan manifestasi dari “soft power” berbasis sejarah pribadi yang dapat memperkuat posisi Indonesia di forum internasional. Penelitian lebih lanjut di bidang studi Timur Tengah dan Asia Tenggara diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjangnya terhadap arus investasi dan pertukaran pengetahuan bilateral.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Brimob Jateng Rayakan HUT ke-80 dengan Tasyakuran Khidmat: Fokus Presisi untuk Masyarakat
Next: Penyelesaian Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh: Pemerintah dan Danantara Berbagi Peran

Related Stories

Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
3 min read

Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul
2 min read

Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Legislator Pontianak Dukung Penuh Skema Buy The Service untuk Transformasi Transportasi Publik
2 min read

Legislator Pontianak Dukung Penuh Skema Buy The Service untuk Transformasi Transportasi Publik

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.