Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Pelantikan Komite Reformasi Polri: Langkah Strategis Pemerintahan Prabowo Menuju Penegakan Hukum yang Lebih Akuntabel

Pelantikan Komite Reformasi Polri: Langkah Strategis Pemerintahan Prabowo Menuju Penegakan Hukum yang Lebih Akuntabel

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 4 min read
Langkah Strategis Pemerintahan Prabowo Menuju Penegakan Hukum yang Lebih Akuntabel
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 7 November 2025 – Suasana tegang namun penuh antisipasi menyelimuti Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta Pusat sore ini, saat Presiden Prabowo Subianto bersiap melantik Komite Reformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Acara yang diagendakan pukul 16.00 WIB ini tidak hanya menandai komitmen pemerintah untuk merevitalisasi institusi penegak hukum, tetapi juga merefleksikan dinamika politik kontemporer di tengah tuntutan masyarakat akan transparansi dan profesionalisme yang lebih tinggi. Berbeda dari inisiatif internal Polri yang lebih fokus pada transformasi operasional, komite ini dirancang sebagai forum independen yang melibatkan pakar lintas sektoral, menjanjikan pendekatan holistik terhadap reformasi struktural.

Kedatangan para tokoh undangan mulai terpantau sejak pukul 15.00 WIB, di mana Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas), Prof. Yusril Ihza Mahendra, menjadi salah satu yang pertama tiba. Dengan penampilan rapi mengenakan setelan jas gelap, Yusril tampak tenang meski dikerubungi wartawan yang haus akan klarifikasi. “Saya diminta merapat ke Istana Merdeka karena ada agenda pelantikan ini. Belum tahu apakah saya dilantik atau sekadar diundang; tadi hanya diberi tahu soal acara dan diminta hadir,” ungkapnya singkat kepada para jurnalis di lobi utama. Pernyataannya mencerminkan sikap hati-hati yang khas dari seorang akademisi hukum tata negara, yang kerap menekankan pentingnya prosedur formal dalam pengambilan keputusan eksekutif.

Yusril, yang dikenal atas kontribusinya dalam diskursus konstitusionalisme Indonesia pasca-Reformasi 1998, menambahkan bahwa detail acara masih dirahasiakan. “Pelantikan sekitar jam 16.00, tapi kami diminta hadir lebih awal pukul 15.00 WIB. Anggota komite? Belum saya ketahui; nanti bisa ditanyakan ke Menteri Sekretaris Negara, karena penanganan Keputusan Presiden ada di sana.” Pernyataan ini menggarisbawahi peran birokrasi Istana dalam mengelola proses administratif, sekaligus menjaga momentum pengumuman resmi agar tetap terkontrol.

Di sisi lain, Wakil Menteri Kumham Imipas Otto Hasibuan tampil lebih eksplisit dalam konfirmasinya. Tiba tak lama setelah Yusril, Otto langsung membenarkan keterlibatannya dalam komite tersebut. “Ya, saya akan bergabung dalam Tim Reformasi Polri. Saya dapat info ada sembilan nama yang masuk, tapi detailnya belum lengkap. Posisi spesifik? Belum tahu, tapi saya diminta sebagai salah satu anggota,” katanya dengan nada optimis, sambil menekankan bahwa inisiatif ini telah digaungkan Presiden Prabowo sejak sebulan lalu.

Otto, mantan Wakil Ketua Komnas HAM yang dikenal atas advokasinya dalam isu hak sipil, melanjutkan bahwa komite ini akan mencakup beragam unsur: mulai dari mantan Kepala Kepolisian RI, tokoh masyarakat, hingga eks-pejabat negara. “Pak Presiden pernah sampaikan keinginannya membentuk tim ini, dengan jumlah sekitar sembilan orang. Unsur-unsurnya diambil dari mantan Kapolri dan pakar hukum. Bahkan, Pak Mahfud MD sudah diberitahu untuk masuk; saya tidak tanya lebih lanjut, tapi tahu gambaran besarnya.” Narasinya ini menggambarkan komite sebagai jembatan antara pengalaman praktis dan keahlian teoritis, sebuah formula yang diharapkan mampu mengatasi tantangan endemik seperti dugaan pelanggaran HAM dan korupsi struktural di tubuh Polri.

Berdasarkan pantauan lapangan, sejumlah figur berpengaruh telah tiba di Istana, menambah bobot simbolis acara ini. Mantan Kapolri sekaligus Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang pengalamannya dalam reformasi birokrasi pasca-2019 tak terbantahkan, terlihat berbincang ringan dengan staf protokol. Diikuti oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Prof. Jimly Asshiddiqie, yang kehadirannya menandakan dimensi konstitusional dalam reformasi; mantan Kapolri Badrodin Haiti, simbol era transisi kepolisian modern; serta Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djamari Chaniago, yang perannya krusial dalam sinkronisasi kebijakan keamanan nasional. Tak ketinggalan, Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat sekaligus Reformasi Polri, Ahmad Dofiri, yang tiba dengan agenda diskusi pra-pelantikan.

Baca juga : Penyelidikan Polisi Ungkap Senjata Api di Lokasi Ledakan SMA Negeri 72 Jakarta Utara: 54 Korban Luka, Penyebab Masih Misteri

Latar belakang pembentukan komite ini tak lepas dari konteks historis reformasi kepolisian Indonesia. Sejak pemisahan Polri dari TNI pada 1999, upaya restrukturisasi sering kali terhambat oleh isu akuntabilitas dan independensi. Di bawah pemerintahan Prabowo, langkah ini muncul sebagai respons terhadap kritik publik pasca-demonstrasi Agustus 2025, di mana tuntutan otonomi Polri dari intervensi eksekutif menjadi sorotan utama. Analis politik dari Universitas Indonesia, Dr. Andi Widjajanto, menilai komite ini sebagai “manuver cerdas” yang mengintegrasikan perspektif eksternal untuk membangun kepercayaan publik. “Ini bukan sekadar formalitas; komite independen seperti ini bisa menjadi katalisator perubahan, asal mandatnya jelas dan independen dari tekanan politik,” ujarnya dalam wawancara terbaru.

Dari sisi yuridis, pelantikan ini akan didasari Keputusan Presiden yang mengatur tugas komite, termasuk kajian ulang tugas-pokok-fungsi Polri, mekanisme pengawasan internal, dan strategi peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Target jangka pendek adalah rekomendasi reformasi yang siap diserap dalam Rencana Strategis Kementerian 2026-2030, sementara dampak jangka panjang diharapkan memperkuat supremasi hukum dalam kerangka negara hukum Pancasila. Namun, tantangan tetap ada: bagaimana memastikan komite ini tak sekadar menjadi “gugusan elit” tanpa sentuhan akar rumput?

Saat jarum jam mendekati pukul 16.00 WIB, Istana Merdeka menjadi saksi bisu ambisi reformasi yang telah lama ditunggu. Apakah komite ini akan menjadi titik balik bagi Polri menuju institusi yang lebih humanis dan efektif, atau hanya tambahan narasi dalam siklus perubahan politik Indonesia? Jawabannya, setidaknya untuk hari ini, tergantung pada pengucapan sumpah para anggotanya di hadapan Presiden Prabowo. Reformasi, bagaimanapun, selalu dimulai dari satu langkah formal—dan sore ini, langkah itu sedang diambil.

Pewarta : Albertus Parikesit

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penyelidikan Polisi Ungkap Senjata Api di Lokasi Ledakan SMA Negeri 72 Jakarta Utara: 54 Korban Luka, Penyebab Masih Misteri
Next: FH USM Gelar Seminar Nasional Reformasi Peradilan: Empat Pakar Soroti Independensi dan Integritas Hakim

Related Stories

Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
3 min read

Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul
2 min read

Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Legislator Pontianak Dukung Penuh Skema Buy The Service untuk Transformasi Transportasi Publik
2 min read

Legislator Pontianak Dukung Penuh Skema Buy The Service untuk Transformasi Transportasi Publik

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Mangkrak di Perbatasan: Proyek WC Rp199 Juta untuk Sekolah Sambas Belum Rampung, Siswa dan Guru Terlantar
  • Dugaan Ketidaktransparanan Pengelolaan Dana Desa di Desa Labuhan Labo, Padangsidimpuan Tenggara
  • Paguyuban Prawan’80 Surabaya Kunjungi Kampung Coklat Blitar untuk Promosi Wisata dan Produk Lokal
  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.