Skip to content
21/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Serangan Udara Rusia di Ukraina: Korban Jiwa, Kerusakan Infrastruktur, dan Urgensi Bantuan Pertahanan Internasional

Serangan Udara Rusia di Ukraina: Korban Jiwa, Kerusakan Infrastruktur, dan Urgensi Bantuan Pertahanan Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 3 min read
Udara Rusia di Ukraina Korban Jiwa
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Kyiv, 26 Oktober 2025 – Serangan rudal balistik dan drone Rusia yang terjadi pada malam hingga dini hari Sabtu di wilayah Ukraina kembali memakan korban jiwa dan merusak infrastruktur sipil. Sedikitnya empat orang tewas dan 20 lainnya luka-luka, menurut laporan otoritas setempat. Insiden ini mempertegas urgensi kebutuhan sistem pertahanan udara canggih bagi Ukraina, sebagaimana yang disuarakan oleh Presiden Volodymyr Zelenskyy dalam seruan terbarunya kepada komunitas internasional.

Di ibu kota Kyiv, dua warga dilaporkan tewas dan 13 lainnya terluka akibat serangan rudal balistik. Dinas Darurat Negara Ukraina melaporkan bahwa serangan tersebut memicu kebakaran pada sebuah bangunan non-perumahan, sementara puing-puing rudal yang berhasil dicegat merusak jendela-jendela bangunan di sekitar lokasi jatuhnya. Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, menggambarkan situasi genting tersebut dengan menyatakan bahwa kota berada dalam ancaman serangan balistik yang intens.

Wilayah Dnipropetrovsk juga tidak luput dari dampak serangan. Dua orang tewas dan tujuh lainnya terluka, dengan kerusakan melanda gedung apartemen dan rumah-rumah pribadi, sebagaimana dilaporkan oleh pejabat gubernur sementara, Vladyslav Haivanenko. Angkatan Udara Ukraina mencatat bahwa Rusia meluncurkan sembilan rudal dan 62 drone, dengan empat rudal dan 50 drone berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Ukraina. Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah menembak jatuh 121 drone Ukraina di wilayahnya pada malam yang sama.

Presiden Zelenskyy menegaskan bahwa serangan berulang ini menunjukkan kebutuhan mendesak akan sistem pertahanan udara seperti Patriot untuk melindungi kota-kota Ukraina. Dalam pernyataannya, ia meminta negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat, negara-negara Eropa, dan anggota G7, untuk mempercepat pengiriman bantuan militer guna mencegah ancaman serupa di masa depan. Zelenskyy juga mengusulkan pembelian 25 unit sistem Patriot dari AS untuk memperkuat pertahanan udara, terutama di wilayah perkotaan yang rentan.

Di tengah ancaman yang terus berulang, warga Kyiv menunjukkan ketangguhan yang luar biasa. Pasar petani di pusat kota tetap ramai dikunjungi meskipun asap serangan masih membumbung di kejauhan. Halyna Stetsiura, pedagang berusia 54 tahun, mengaku tetap membuka kiosnya meski mengetahui serangan terjadi, dengan alasan kebutuhan warga akan bahan pangan tidak terhenti oleh ancaman militer. Serhi Lihus, seorang peternak lebah berusia 53 tahun, juga tetap menghadiri pasar untuk menjual madunya meskipun menyaksikan ledakan saat perjalanan menuju lokasi. “Saya mendengar ledakan sekitar pukul 06:30 pagi, semuanya terbakar, tapi saya tetap datang,” ujarnya. Sementara itu, Svitlana Shyshlovska, seorang pembeli berusia 40 tahun, menyatakan bahwa pasar semacam ini merupakan kebutuhan penting yang tidak dapat ditunda meskipun ada risiko serangan.

Baca juga : Langkah Menuju Rekonsiliasi: Thailand dan Kamboja Dekatkan Posisi di Tengah Bayang Konflik Perbatasan

Secara diplomatik, Zelenskyy terus mendorong tekanan internasional terhadap Rusia. Dalam kunjungannya ke London baru-baru ini, ia bertemu dengan sejumlah pemimpin Eropa untuk membahas bantuan militer guna melindungi Ukraina dari agresi Rusia, termasuk perlindungan terhadap jaringan listrik yang menjadi sasaran serangan harian. Ia juga meminta AS untuk memperluas sanksi terhadap sektor minyak Rusia dan menyediakan rudal jarak jauh, seperti Tomahawk, untuk memperkuat kemampuan Ukraina membalas serangan Rusia.

Di sisi lain, Rusia menunjukkan sikap yang kontras. Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, menegaskan bahwa Moskow menentang gencatan senjata segera. Namun, Kirill Dmitriev, utusan Rusia untuk investasi dan kerja sama ekonomi, mengindikasikan adanya potensi solusi diplomatik dalam pembicaraan dengan pejabat AS di Washington. Ia menyebutkan bahwa Rusia, AS, dan Ukraina berada di titik yang “cukup dekat” dengan penyelesaian diplomatik, meskipun rencana pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Budapest masih tertunda. Trump sendiri menyatakan bahwa ia hanya akan melanjutkan pertemuan jika ada kepastian kemajuan, seraya menyebut hubungannya dengan Putin “selalu baik” namun mengaku kecewa dengan situasi saat ini.

Serangan terbaru ini tidak hanya menyoroti dampak kemanusiaan dan material dari konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun, tetapi juga mempertegas kompleksitas dinamika geopolitik yang melibatkan aktor global. Ketangguhan warga Ukraina, urgensi bantuan internasional, dan ketegangan diplomatik menjadi cerminan tantangan yang dihadapi dalam mencari solusi damai di tengah eskalasi militer yang terus berlanjut.

Pewarta : Setiawan Wibisono S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Langkah Menuju Rekonsiliasi: Thailand dan Kamboja Dekatkan Posisi di Tengah Bayang Konflik Perbatasan
Next: Konferensi Pemuda Parlemen 2025: Pemuda Aceh Suarakan Penolakan Pemotongan TKD dan Dorong Perpanjangan Dana Otsus

Related Stories

Kontroversi Kepolisian di Tengah Tragedi Kyiv
3 min read

Kontroversi Kepolisian di Tengah Tragedi Kyiv: Pelarian Dua Petugas Soroti Celah Respons Darurat di Ukraina

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Korea Utara Uji Rudal Berhulu Ledak Bom Kluster untuk Kedua Kali
3 min read

Korea Utara Uji Rudal Berhulu Ledak Bom Kluster untuk Kedua Kali: Sinyal Eskalasi di Tengah Peluang Diplomasi dengan Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Penyitaan Kapal Iran oleh AS Mengancam Gencatan Senjata dan Pasokan Energi Global
3 min read

Ketegangan di Selat Hormuz: Penyitaan Kapal Iran oleh AS Mengancam Gencatan Senjata dan Pasokan Energi Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Respons Sigap Polres Mitra Redam Konflik Antar Kelompok di Belang: Masyarakat Akui Keamanan Kembali Terjaga
  • Prajurit Kodim 0730/Gunungkidul Dibekali “Hukum sebagai Panglima” di Tengah Era Digital
  • Kecelakaan Beruntun di Pantura Pemalang: Truk Trailer Pengangkut Pakan Ayam Tabrak Truk Colt Diesel Saat Hendak Masuk SPBU
  • Damai di Tengah Hutan: Bhabinkamtibmas Padangsidimpuan Selesaikan Dugaan Pencurian Kayu Lewat Mediasi Kekeluargaan
  • Berantas Narkoba hingga ke Pelosok Desa: Polres Tapsel Ungkap Jaringan Sabu di Warung Doorsmeer Paluta
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.