Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Harapan Perdamaian di Gaza: Israel dan Hamas Dukung Rencana AS, Namun Tantangan Masih Besar

Harapan Perdamaian di Gaza: Israel dan Hamas Dukung Rencana AS, Namun Tantangan Masih Besar

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 bulan ago 4 minutes read
Harapan Perdamaian di Gaza
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Kairo, 5 Oktober 2025 – Upaya baru untuk mengakhiri konflik berdarah di Gaza mendapat titik terang setelah Israel dan Hamas menyatakan dukungan terhadap rencana perdamaian yang diusulkan Amerika Serikat. Rencana ini bertujuan menghentikan permusuhan dan membebaskan sandera yang masih ditahan di Gaza. Meski begitu, ketidakpastian dan perbedaan pandangan antara kedua belah pihak masih menjadi hambatan menuju penyelesaian akhir.

Presiden AS Donald Trump mengungkapkan optimismenya, menyatakan bahwa Hamas tampak siap untuk “perdamaian yang langgeng.” Ia mendesak Israel menghentikan serangan udara di Gaza, sambil memperingatkan bahwa “semua opsi akan terbuka” jika Hamas tidak segera bertindak. Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan harapan untuk segera mengumumkan pembebasan seluruh sandera dalam beberapa hari ke depan. Namun, ia menegaskan bahwa Israel tidak akan menarik pasukannya sepenuhnya dari Gaza, sebuah pernyataan yang memicu kekhawatiran akan kelanjutan negosiasi.

Pembicaraan tidak langsung antara Israel dan Hamas dijadwalkan berlangsung di Kairo, Mesir, pada Senin, 6 Oktober 2025, menjelang peringatan dua tahun konflik Gaza yang dimulai pada 7 Oktober 2023. Rencana AS ini mencakup beberapa poin utama. Pertama, semua aksi permusuhan akan dihentikan segera. Dalam waktu 72 jam, Hamas diwajibkan membebaskan 48 sandera yang masih mereka tahan, dengan Israel memperkirakan 20 di antaranya masih hidup. Sebagai imbalannya, Israel akan membebaskan 250 warga Palestina yang menjalani hukuman seumur hidup dan 1.700 tahanan Gaza lainnya, termasuk perempuan dan anak-anak, serta menyerahkan jenazah 15 warga Palestina untuk setiap jenazah sandera.

Setelah pelucutan senjata Hamas, pasukan Israel akan mundur dari Gaza, dan sebuah pasukan keamanan internasional akan dikerahkan untuk menjaga stabilitas. Gaza akan ditempatkan di bawah pemerintahan internasional yang diawasi oleh Trump dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair. Administrasi sementara dari teknokrat Palestina akan mengelola urusan sehari-hari, sementara Hamas dilarang berpartisipasi dalam pemerintahan. Infrastruktur militer Hamas, termasuk jaringan terowongan, akan dibongkar, dengan amnesti ditawarkan kepada anggota yang bersedia hidup damai.

Rencana ini juga menjamin bahwa warga Palestina tidak akan diusir dari Gaza. Bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar akan dialirkan melalui badan-badan netral seperti PBB dan Bulan Sabit Merah. Namun, Hamas menyatakan bahwa beberapa aspek rencana ini, termasuk pelucutan senjata, memerlukan konsultasi lebih lanjut dengan faksi-faksi Palestina lainnya. Pernyataan mereka pada Jumat, 3 Oktober, menegaskan keterbukaan untuk menyerahkan kekuasaan kepada badan Palestina yang independen secara politik, tetapi tidak menyebutkan pelucutan senjata, yang menjadi syarat utama Israel.

Netanyahu menegaskan kesiapan Israel untuk memulai tahap pertama rencana, yaitu pembebasan sandera, namun ia tetap bersikukuh bahwa Hamas harus menyerah dan dilucuti senjatanya. Militer Israel telah diperintahkan untuk mempersiapkan implementasi tahap awal, meskipun Netanyahu menegaskan bahwa pasukannya akan tetap menguasai wilayah tertentu di Gaza. Ia juga menyebutkan bahwa pelucutan senjata Hamas akan dilakukan pada tahap kedua, baik melalui diplomasi maupun jalur militer.

Baca juga : Konsolidasi Krisis Agraria di Pesisir Selatan: Rapat Silaut Usulkan Solusi Adil untuk Sengketa HGU PT Sukses Jaya Wood

Tantangan besar masih menghadang. Seorang pejabat Hamas, Osama Hamdan, menolak gagasan pemerintahan asing atas Gaza dan menyebut kehadiran pasukan internasional sebagai “tidak dapat diterima.” Selain itu, Hamas menyatakan kesulitan dalam menemukan jenazah beberapa sandera, yang dapat memakan waktu berhari-hari hingga berminggu-minggu. Ketidaksepakatan internal di kalangan Hamas juga menjadi kendala, dengan beberapa pejabat senior menekankan perlunya negosiasi lebih lanjut.

Rencana ini juga memicu perdebatan mengenai masa depan Gaza. Salah satu poin menyebutkan bahwa reformasi Otoritas Palestina di Tepi Barat dan kemajuan pembangunan kembali Gaza dapat membuka jalan menuju penentuan nasib sendiri dan kemungkinan status kenegaraan Palestina. Namun, Israel bersikeras mempertahankan “kehadiran perimeter keamanan” di Gaza, yang dapat diartikan sebagai zona penyangga, sebuah klausul yang ditentang keras oleh Hamas.

Di tengah negosiasi, mediator Arab sedang mempersiapkan dialog menyeluruh untuk menyatukan posisi faksi-faksi Palestina. Seorang pejabat Mesir, yang berbicara secara anonim, mengonfirmasi bahwa utusan AS Steve Witkoff akan memimpin tim negosiasi di Kairo, dengan delegasi dari Israel dan Hamas turut bergabung.

Di Gaza, warga seperti Arafa al-Amour, yang terpaksa mengungsi akibat perang, menyuarakan kelelahan dan harapan untuk segera mengakhiri konflik. Kelompok keluarga sandera di Gaza menyebut peluang reuni dengan orang-orang terkasih “belum pernah begitu dekat,” namun memperingatkan adanya upaya sabotase dari “ekstremis di kedua belah pihak.” Di Israel, dua menteri sayap kanan dari koalisi Netanyahu, Bezalel Smotrich dan Itamar Ben-Gvir, mengkritik rencana ini, meskipun belum mengancam untuk mengguncang pemerintahan.

Meski ada secercah harapan, kenangan akan kegagalan negosiasi sebelumnya membuat banyak pihak tetap skeptis. Dengan negosiasi yang kompleks dan kepentingan yang saling bertentangan, jalan menuju perdamaian di Gaza masih penuh dengan rintangan.

Pewarta : Setiawan Wibisono S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Konsolidasi Krisis Agraria di Pesisir Selatan: Rapat Silaut Usulkan Solusi Adil untuk Sengketa HGU PT Sukses Jaya Wood
Next: Penggerebekan Judi Oglok di Wonogiri : Responsif Cepat Kepolisan serta Tinjauan Penegakan Hukum

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Polsek Ella Hilir Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak ISPA
  • Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial
  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by