Skip to content
23/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintah Dalami Dugaan Pemalsuan Cukai Rokok: Potensi Pendapatan Negara dari Reformasi Sistem

Pemerintah Dalami Dugaan Pemalsuan Cukai Rokok: Potensi Pendapatan Negara dari Reformasi Sistem

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 bulan ago 3 minutes read
Potensi Pendapatan Negara dari Reformasi Sistem
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 15 September 2025 – Di tengah perdebatan sengit mengenai kebijakan cukai rokok untuk tahun anggaran 2026, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah sedang melakukan pendalaman mendetail terhadap berbagai isu terkait, termasuk dugaan adanya praktik manipulasi atau pemalsuan cukai. Pernyataan ini muncul pasca-rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto, menandai pendekatan hati-hati pemerintah dalam menangani sektor yang sensitif secara ekonomi dan sosial ini.

Purbaya menekankan bahwa proses analisis masih berlangsung, sehingga belum ada kesimpulan definitif yang dapat disampaikan. “Nanti saya lihat lagi, saya belum menganalisis mendalam, seperti apa sih cukai rokok itu, katanya ada yang main-main, di mana main-mainnya?” ujarnya saat merespons pertanyaan wartawan mengenai kemungkinan pembatalan kenaikan cukai rokok pada 2026. Pendekatan ini mencerminkan upaya pemerintah untuk memahami akar masalah sebelum mengambil langkah kebijakan, terutama dalam konteks ekonomi pasca-pandemi di mana industri tembakau menjadi penyumbang signifikan bagi penerimaan negara.

Lebih lanjut, Purbaya menyoroti potensi peningkatan pendapatan negara melalui perbaikan sistem cukai. Ia mengaku sedang mendalami dampak dari pemberantasan kebocoran, seperti cukai palsu yang merugikan kas negara. “Misalnya, kalau saya bisa beresin, saya bisa hilangin cukai-cukai palsu, berapa pendapatannya, dari situ kan saya bergerak ke depan seperti apa,” katanya. Pernyataan ini menunjukkan fokus pada reformasi struktural daripada sekadar penyesuaian tarif, yang bisa menjadi model inovatif dalam pengelolaan fiskal di negara berkembang seperti Indonesia, di mana sektor informal sering kali menjadi celah eksploitasi.

Kebijakan lanjutan, menurut Purbaya, akan sangat bergantung pada hasil studi komprehensif dan analisis data lapangan yang sedang dilakukan oleh tim Kementerian Keuangan. “Tergantung hasil studi dan analisa yang kita dapat dari lapangan,” tegasnya. Pendekatan berbasis bukti ini selaras dengan prinsip-prinsip kebijakan publik modern, yang menekankan integrasi data empiris untuk menghindari dampak negatif terhadap ketahanan ekonomi nasional.

Konteks perdebatan ini semakin relevan mengingat diskusi sebelumnya dalam rapat kerja antara Kementerian Keuangan dan Komisi XI DPR RI pada 10 September 2025. Dalam pertemuan tersebut, fokus utama adalah intensifikasi penerimaan negara dari cukai hasil tembakau (CHT) dalam rancangan APBN 2026. Anggota Komisi XI, Harris Turino, menyoroti tantangan yang dihadapi oleh industri rokok skala besar, seperti PT Gudang Garam Tbk., yang sedang mengalami kesulitan operasional. Ia juga menekankan nasib ribuan pegawai yang bergantung pada sektor ini, di mana kenaikan cukai yang terlalu agresif berpotensi memperburuk kondisi, khususnya pada segmen Sigaret Kretek Mesin (SKM) yang dominan di pasar domestik.

Baca juga : Inovasi Hukum untuk Ketahanan Pangan: Bupati Lampung Barat Apresiasi Transformasi Lahan Terbengkalai oleh Kejari

Turino mengusulkan alternatif yang lebih berkelanjutan: memperkuat pengawasan terhadap rokok ilegal sebagai cara meningkatkan penerimaan tanpa harus menaikkan tarif cukai secara signifikan. Usulan ini menggarisbawahi dilema klasik dalam ekonomi fiskal, di mana kenaikan pajak sering kali memicu perpindahan konsumen ke produk ilegal, yang justru mengurangi pendapatan negara secara keseluruhan. Studi akademis dari berbagai lembaga riset ekonomi menunjukkan bahwa di negara-negara Asia Tenggara, penguatan regulasi dan teknologi pelacakan seperti sistem traceability bisa meningkatkan efisiensi penerimaan hingga 20-30 persen tanpa membebani industri formal.

Dalam perspektif lebih luas, isu cukai rokok ini bukan hanya soal fiskal, melainkan juga melibatkan dimensi kesehatan masyarakat dan keadilan sosial. Reformasi sistem cukai yang dipertimbangkan pemerintah bisa menjadi langkah progresif untuk mengurangi prevalensi rokok ilegal, yang sering kali mengandung bahan berbahaya dan merugikan upaya pengendalian tembakau nasional. Namun, tanpa data lapangan yang solid, risiko kebijakan yang salah arah tetap tinggi, potensial memengaruhi stabilitas sektor yang menyerap jutaan tenaga kerja di rantai pasok tembakau.

Pemerintah diharapkan segera menyelesaikan pendalaman ini untuk memberikan kepastian bagi pelaku industri dan masyarakat. Sementara itu, para analis ekonomi menilai bahwa pendekatan ini bisa menjadi contoh bagaimana kebijakan fiskal di era digital memanfaatkan analisis data untuk mengatasi kebocoran, sekaligus menjaga keseimbangan antara pendapatan negara dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Inovasi Hukum untuk Ketahanan Pangan: Bupati Lampung Barat Apresiasi Transformasi Lahan Terbengkalai oleh Kejari
Next: Sinergi Strategis BRI Finance dan Kejaksaan: Memperkuat Fondasi Tata Kelola di Tengah Tantangan Pembiayaan Bermasalah

Related Stories

Prabowo Tekankan Loyalitas Mutlak

Prabowo Tekankan Loyalitas Mutlak: Perwira Remaja TNI-Polri Kini Milik Bangsa dan Rakyat

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Hotman Paris Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pelecehan terhadap Profesi Jurnalis

PWI Tempuh Jalur Hukum: Hotman Paris Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pelecehan terhadap Profesi Jurnalis

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Pemerintah Perkuat Tata Kelola MBG Tahun Ajaran Baru

Pemerintah Perkuat Tata Kelola MBG Tahun Ajaran Baru: Investasi Nyata untuk Generasi Emas Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Tim Gabungan Gagalkan Perdagangan Gelap: 224 Ekor Burung Langka Selamat dari Penyelundupan di Sumatera Barat
  • eKarsa Meluncur: RSA UGM Hadirkan Mobil Listrik Ramah Lingkungan Pertama untuk Green Hospital
  • Jatisrono Siaga Hadapi Musim Hujan: Apel Kesiapsiagaan Bencana Perkuat Sinergi Masyarakat dan Relawan
  • Perlindungan Hukum Nyata: FERADI WPI dan Subur Jaya Lawfirm Pasang Stiker Pendampingan di Rumah Warga Semarang
  • Ancaman Api Menggerogoti Manggarai Barat: Kebakaran Meningkat Tajam, Damkar Berjuang Sendirian
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.