Skip to content
21/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Serangan Israel di Qatar Picu Kekhawatiran Turki sebagai Target Berikutnya

Serangan Israel di Qatar Picu Kekhawatiran Turki sebagai Target Berikutnya

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 4 min read
Serangan Israel di Qatar Picu Kekhawatiran Turki sebagai Target Berikutnya
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Istanbul, 15 September 2025 – Serangan udara Israel terhadap pertemuan pejabat Hamas di Qatar telah menimbulkan kekhawatiran mendalam di Turki, yang kini mempertanyakan apakah negara ini akan menjadi sasaran berikutnya dari operasi militer Israel. Ketegangan yang meningkat ini mencerminkan dinamika geopolitik yang kompleks di kawasan Timur Tengah, di mana hubungan Turki-Israel yang semula erat kini berada pada titik terendah akibat perang di Gaza dan persaingan pengaruh di Suriah.

Menurut Laksamana Muda Zeki Akturk, juru bicara Kementerian Pertahanan Turki, dalam pernyataannya di Ankara pada Kamis lalu, Israel berpotensi “memperluas serangan sembrononya seperti yang terjadi di Qatar, yang dapat menyeret seluruh kawasan, termasuk Israel sendiri, ke dalam bencana.” Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran Turki atas pola serangan Israel yang tampaknya tidak terhalang oleh batas-batas kedaulatan negara tetangga, seperti yang terlihat di Iran, Suriah, Yaman, dan kini Qatar.

Hubungan Turki-Israel, yang pernah menjadi kemitraan strategis di kawasan, mulai memburuk sejak akhir 2000-an dan semakin tegang akibat serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan, yang memicu perang Gaza. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, yang dikenal sebagai pendukung kuat perjuangan Palestina dan kelompok Hamas, telah melontarkan kritik keras terhadap Israel, khususnya terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dengan menuduhnya melakukan genosida dan membandingkannya dengan Adolf Hitler. Hubungan erat Turki dengan Qatar, yang juga menjadi tuan rumah pejabat Hamas, serta kunjungan rutin mereka ke Turki, semakin memperumit dinamika ini. Israel sebelumnya menuduh Turki memfasilitasi Hamas untuk merencanakan serangan, merekrut anggota, dan menggalang dana dari wilayahnya.

Ketegangan antara Turki dan Israel tidak hanya terbatas pada isu Gaza, tetapi juga meluas ke Suriah pasca-jatuhnya pemerintahan Bashar Assad pada 2024. Turki mendukung pemerintahan interim Suriah dan berupaya memperluas pengaruhnya, termasuk dalam ranah militer. Sebaliknya, Israel memandang pemerintahan baru dengan kecurigaan, merebut zona penyangga yang dipantau PBB di Suriah selatan, melancarkan ratusan serangan udara terhadap fasilitas militer Suriah, dan memposisikan diri sebagai pelindung minoritas Druze. Persaingan ini telah menempatkan kedua negara pada jalur konfrontasi, dengan potensi eskalasi lebih lanjut di kawasan Mediterania timur, khususnya terkait kehadiran militer Turki di Siprus utara.

Serhat Suha Cubukcuoglu, direktur program Turki di Trends Research and Advisory, menilai bahwa serangan Israel di Qatar, sebuah sekutu dekat AS yang berperan sebagai mediator gencatan senjata Gaza, menunjukkan strategi Israel untuk menciptakan “zona penyangga terpecah dari negara-negara lemah di sekitarnya.” Ia memperingatkan bahwa kemampuan Israel untuk melakukan serangan lintas batas dengan tampaknya tanpa hambatan menimbulkan preseden berbahaya bagi Turki. “Kekhawatiran Ankara semakin besar karena Israel tampaknya mampu mengabaikan pertahanan udara regional dan norma internasional,” ujarnya.

Baca juga : Upaya Pembunuhan Pemimpin Hamas di Qatar: Implikasi Politik dan Diplomatik

Menghadapi ancaman tersebut, Turki telah meningkatkan kesiapan militernya. Pada Juni 2025, saat Israel menyerang fasilitas nuklir Iran, Erdogan mengumumkan peningkatan produksi misil. Bulan lalu, Turki meresmikan sistem pertahanan udara terpadu “Steel Dome” dan mempercepat pengembangan pesawat tempur generasi kelima KAAN. Sebagai anggota NATO, Turki memiliki keunggulan militer yang signifikan dibandingkan Qatar, dengan angkatan bersenjata terbesar kedua di aliansi tersebut setelah AS, serta industri pertahanan yang maju.

Namun, Ozgur Unluhisarcikli, direktur German Marshall Fund di Ankara, menilai bahwa meskipun serangan udara Israel di wilayah anggota NATO seperti Turki sangat tidak mungkin, serangan terbatas seperti bom atau operasi senjata oleh agen Israel terhadap target Hamas di Turki tetap menjadi ancaman nyata. Cubukcuoglu menambahkan bahwa serangan di Qatar dapat memperkuat komitmen Turki terhadap Hamas, karena meninggalkan kelompok tersebut akan melemahkan pengaruh regional Turki, sementara tetap mendukungnya memperkuat posisi Turki sebagai pembela perjuangan Palestina.

Di Suriah, ketegangan antara Turki dan Israel semakin nyata. Turki telah menandatangani perjanjian dengan Damaskus untuk memberikan pelatihan dan saran militer kepada angkatan bersenjata Suriah, sementara Israel terus melancarkan serangan untuk melemahkan potensi ancaman dari pemerintahan baru. Pada April 2025, kedua negara mengadakan pembicaraan untuk membentuk mekanisme de-eskalasi di Suriah setelah serangan Israel terhadap pangkalan udara yang diduga akan digunakan Turki. Namun, pernyataan Netanyahu bahwa pangkalan Turki di Suriah merupakan “bahaya bagi Israel” menunjukkan tantangan dalam meredakan konflik.

Erdogan tampaknya juga mengandalkan dukungan AS untuk mencegah agresi Israel. Meskipun Netanyahu berupaya mendapatkan dukungan dari Presiden AS Donald Trump, Trump justru memuji Erdogan atas pengaruhnya di Suriah dan mendesak Netanyahu untuk bersikap “masuk akal.” Namun, serangan di Qatar menunjukkan bahwa hubungan erat dengan Washington tidak selalu menjamin perlindungan dari Israel.

Serangan Israel di Qatar telah memperdalam kecemasan Turki akan potensi ancaman serupa di wilayahnya, sekaligus memperumit dinamika geopolitik di Timur Tengah. Dengan memperkuat pertahanan militernya dan menjalankan diplomasi aktif, Turki berupaya mencegah konflik langsung sambil mempertahankan pengaruhnya di kawasan. Namun, seperti yang diungkapkan Unluhisarcikli, serangan di Qatar menunjukkan bahwa “tidak ada batas” bagi tindakan pemerintah Israel, menjadikan eskalasi lebih lanjut sebagai ancaman nyata bagi stabilitas regional.

Pewarta : Setiawan Wibisono S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Upaya Pembunuhan Pemimpin Hamas di Qatar: Implikasi Politik dan Diplomatik
Next: Pensiunnya Michael McCaul: Peringatan akan Eskalasi Konflik Rusia-Ukraina dan Ancaman Perang Dunia

Related Stories

Kontroversi Kepolisian di Tengah Tragedi Kyiv
3 min read

Kontroversi Kepolisian di Tengah Tragedi Kyiv: Pelarian Dua Petugas Soroti Celah Respons Darurat di Ukraina

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Korea Utara Uji Rudal Berhulu Ledak Bom Kluster untuk Kedua Kali
3 min read

Korea Utara Uji Rudal Berhulu Ledak Bom Kluster untuk Kedua Kali: Sinyal Eskalasi di Tengah Peluang Diplomasi dengan Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Penyitaan Kapal Iran oleh AS Mengancam Gencatan Senjata dan Pasokan Energi Global
3 min read

Ketegangan di Selat Hormuz: Penyitaan Kapal Iran oleh AS Mengancam Gencatan Senjata dan Pasokan Energi Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Respons Sigap Polres Mitra Redam Konflik Antar Kelompok di Belang: Masyarakat Akui Keamanan Kembali Terjaga
  • Prajurit Kodim 0730/Gunungkidul Dibekali “Hukum sebagai Panglima” di Tengah Era Digital
  • Kecelakaan Beruntun di Pantura Pemalang: Truk Trailer Pengangkut Pakan Ayam Tabrak Truk Colt Diesel Saat Hendak Masuk SPBU
  • Damai di Tengah Hutan: Bhabinkamtibmas Padangsidimpuan Selesaikan Dugaan Pencurian Kayu Lewat Mediasi Kekeluargaan
  • Berantas Narkoba hingga ke Pelosok Desa: Polres Tapsel Ungkap Jaringan Sabu di Warung Doorsmeer Paluta
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.