Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Pemimpin Muda Christian Bagensa Pimpin Penolakan Rencana Penampungan Limbah Manusia di TPA Sumompo

Pemimpin Muda Christian Bagensa Pimpin Penolakan Rencana Penampungan Limbah Manusia di TPA Sumompo

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 2 min read
Pemimpin Muda Christian Bagensa Pimpin Penolakan Rencana Penampungan Limbah Manusia di TPA Sumompo
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Manado – Gelombang penolakan masyarakat Buha, Lingkungan V, Kota Manado terhadap rencana pembangunan tempat penampungan limbah kotoran manusia di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo semakin menguat. Salah satu tokoh muda, Christian Bagensa, tampil sebagai figur sentral yang menyuarakan aspirasi warga dengan tegas.

Masyarakat menilai rencana tersebut sebagai bentuk ketidakadilan ekologis, sebab mereka sudah lama menanggung beban sosial dan kesehatan akibat keberadaan TPA. Penambahan fasilitas limbah manusia dinilai hanya akan memperburuk kualitas lingkungan serta menambah kerentanan masyarakat sekitar.

“Stop! Kami menolak keras pembangunan tempat penampungan limbah kotoran manusia di sekitar TPA. Selama ini kami sudah menanggung dampak besar dari pembuangan sampah, jangan ditambah lagi dengan limbah manusia,” tegas warga dalam pernyataan sikap yang disuarakan bersama Bagensa.

Dalam pernyataannya, Christian Bagensa menyampaikan kritik terbuka kepada Wali Kota Manado. Menurutnya, kebijakan publik seharusnya berlandaskan prinsip keadilan sosial dan kesehatan masyarakat, bukan justru menambah potensi masalah baru.

Bagensa menegaskan, jika rencana itu diteruskan, masyarakat Buha berisiko menghadapi dampak jangka panjang berupa pencemaran tanah, air, hingga meningkatnya ancaman penyakit menular. Kondisi ini sejalan dengan kajian kesehatan lingkungan yang menempatkan sanitasi buruk sebagai salah satu faktor utama meningkatnya kerentanan kesehatan masyarakat perkotaan.

“Saya akan berdiri paling depan membela masyarakat. Tolak keras pembangunan tempat pembuangan limbah tersebut,” ujarnya dengan nada tegas.

Baca juga : Presiden Prabowo Tegaskan Perlindungan Aksi Damai dan Janjikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Korban Luka

Tidak hanya mengarahkan kritik pada pemerintah kota, Bagensa juga menyerukan agar Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, mengambil peran lebih besar dalam merespons aspirasi warga. Menurutnya, solusi komprehensif perlu dicari dengan mempertimbangkan prinsip keberlanjutan, termasuk opsi relokasi atau teknologi pengolahan limbah yang lebih ramah lingkungan.

Masyarakat Buha mengaku bangga memiliki pemimpin muda seperti Bagensa. Kehadirannya dinilai membawa warna baru dalam politik lokal, karena lebih menekankan kedekatan dengan rakyat dibanding pendekatan birokratis.

“Demi masyarakat, saya akan terus berjuang. Mengangkat yang terbuang, menjemput yang tertinggal,” tutup Bagensa, yang mendapat sambutan hangat dari warga.

Kasus penolakan rencana pembangunan penampungan limbah di TPA Sumompo mencerminkan kompleksitas tata kelola kota, khususnya dalam isu lingkungan. Menurut kajian kebijakan publik, pemerintah sering menghadapi dilema antara kebutuhan pembangunan infrastruktur dan aspirasi masyarakat terdampak.

Dalam perspektif etika politik, suara warga Buha adalah bentuk resistensi terhadap apa yang mereka anggap sebagai marginalisasi ruang hidup. Sementara dari sisi hukum lingkungan, kebijakan semacam ini seharusnya diawali dengan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) yang melibatkan partisipasi publik secara bermakna, bukan sekadar formalitas administratif.

Kasus ini juga menunjukkan bahwa peran pemimpin muda seperti Bagensa penting dalam memperkuat demokrasi lokal, karena mampu menjadi jembatan antara kepentingan masyarakat dan kebijakan pemerintah.

Pewarta : Marco Kawulusan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Presiden Prabowo Tegaskan Perlindungan Aksi Damai dan Janjikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Korban Luka
Next: Sinergi TNI-Polri dan Satpol PP Jaga Stabilitas Keamanan Wonogiri

Related Stories

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren
3 min read

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
2 min read

Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
'raj 2026
2 min read

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara pada Penutupan Libur Isra Mi’raj 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.