Skip to content
04/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Tukang Tebang Pohon di Sragen Tewas Tersetrum: Cermin Minimnya Keselamatan Kerja di Sektor Informal

Tukang Tebang Pohon di Sragen Tewas Tersetrum: Cermin Minimnya Keselamatan Kerja di Sektor Informal

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 bulan ago 3 minutes read
Tukang Tebang Pohon di Sragen Tewas Tersetrum
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Sragen, 25 Agustus 2025 — Peristiwa tragis menimpa seorang pekerja tebang pohon bernama Tulatno (55), warga Gondang Baru, Kecamatan Gondang, Sragen, yang meninggal dunia setelah terjatuh dari ketinggian sekitar 6–7 meter saat menebang pohon jati di Dukuh Nadri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Senin (25/8/2025) pagi. Dugaan awal mengarah pada adanya arus listrik dari kabel PLN yang tersentuh ranting pohon jati yang sedang dipotong korban.

Saksi mata, Rudi Krisdiyanto (53), warga Tangen, yang kebetulan melintas di lokasi, menuturkan bahwa dirinya sempat melihat korban masih hidup dengan kondisi luka parah di kepala sebelum petugas Puskesmas Jenar datang. “Saya mendekati sumber teriakan minta tolong. Korban sudah tergeletak di tanah, kepala berdarah. Saya segera menghubungi Puskesmas Jenar, namun saat petugas datang, korban sudah meninggal dunia,” jelasnya.

Menurut informasi warga sekitar, Tulatno sebelumnya telah diingatkan agar berhati-hati karena ranting pohon jati terasa “pringgang-pringging”, istilah lokal untuk menggambarkan adanya aliran listrik. Meski demikian, korban tetap naik ke atas pohon untuk melanjutkan pekerjaannya.

Sekretaris PSC 119 Sukowati Sragen, Nengah Adnyana Oka Manuaba, menyampaikan bahwa laporan pertama diterima pukul 08.15 WIB dari pegawai Kecamatan Jenar. “Tim kami langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Jenar. Sesampainya di lokasi, korban sudah meninggal dunia dengan luka robek di kepala, pendarahan pada hidung dan mulut, serta hematoma di kepala bagian atas,” ujarnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke UGD Puskesmas Jenar untuk dilakukan visum, sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga melalui koordinasi kepolisian. Kapolsek Jenar, AKP Widarto, membenarkan bahwa kasus tersebut ditangani sebagai kecelakaan kerja akibat kombinasi faktor ketinggian dan dugaan sengatan listrik.

Kematian Tulatno menyoroti lemahnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor informal, khususnya pada pekerjaan tebang pohon yang sering kali dilakukan tanpa peralatan pelindung diri (APD) standar. Dalam konteks hukum ketenagakerjaan, pekerja informal seperti tukang tebang pohon kerap berada di luar perlindungan regulasi ketenagakerjaan yang berlaku, sehingga risiko kecelakaan ditanggung sepenuhnya oleh pekerja dan keluarga.

Baca juga : Festival Reog dan Kethek Ogleng: Ruang Ekspresi Budaya Pelajar Wonogiri

Dari sisi kebijakan publik, kasus ini menggarisbawahi perlunya edukasi keselamatan kerja berbasis komunitas pedesaan, terutama terkait potensi bahaya listrik yang kerap bersinggungan dengan pekerjaan pemangkasan pohon. Regulasi kerja sama lintas sektor antara PLN, pemerintah desa, dan penyedia jasa tebang pohon juga mendesak untuk disusun.

Tragedi di Jenar bukan hanya sebuah kabar duka, tetapi juga peringatan tentang betapa rapuhnya perlindungan keselamatan bagi pekerja di sektor informal. Kasus Tulatno seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk memperkuat sistem perlindungan sosial dan menegakkan standar keselamatan kerja yang lebih inklusif.

Pewarta : Adiat Santoso

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Festival Reog dan Kethek Ogleng: Ruang Ekspresi Budaya Pelajar Wonogiri
Next: Gubernur Kalbar Dorong Organisasi Bugis Jadi Pilar Pembangunan dan Persatuan

Related Stories

Bangka Belitung Berjaya di Reformasi Hukum Nasional

Bangka Belitung Berjaya di Reformasi Hukum Nasional: Raih Predikat Istimewa IRH 2025 dengan Skor 96,20

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir

Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir: Awaluddin Dipercaya Pimpin Disperindagkop UKM Subulussalam

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Dokter Spesialis RSUD Pasaman Barat Kembali Bertugas Penuh

Dokter Spesialis RSUD Pasaman Barat Kembali Bertugas Penuh, Bupati Yulianto Temukan Titik Temu Lewat Insentif

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bangka Belitung Berjaya di Reformasi Hukum Nasional: Raih Predikat Istimewa IRH 2025 dengan Skor 96,20
  • Memperkuat Jiwa Pengayom Masyarakat: Polres Melawi Rutin Tadarus Surah Yasin Setiap Kamis
  • Skandal Korupsi Imigrasi Mengguncang: Wakil Menteri Silmy Karim Resmi Ditahan KPK
  • Veteran Angkatan Darat AS Tewas Ditembak FBI Usai Sandera Pegawai Sekolah selama 16 Jam di Bakersfield
  • Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir: Awaluddin Dipercaya Pimpin Disperindagkop UKM Subulussalam
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.