Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Klaten Hadirkan “Lapor Mas Bup”: Dari Aduan Serius Hingga Curhatan Unik Warga

Klaten Hadirkan “Lapor Mas Bup”: Dari Aduan Serius Hingga Curhatan Unik Warga

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 2 min read
Dari Aduan Serius Hingga Curhatan Unik Warga
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Klaten – Pemerintah Kabupaten Klaten mulai mengubah pola komunikasi publiknya dengan meluncurkan kanal aduan resmi bertajuk Lapor Mas Bup. Program ini digagas Bupati Hamenang Wajar Ismoyo bersama Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto sebagai respons atas derasnya aspirasi warga yang sebelumnya disampaikan melalui akun media sosial pribadi.

Fenomena ini menarik karena memperlihatkan bagaimana digitalisasi pelayanan publik tidak hanya berorientasi pada kecepatan, tetapi juga keterbukaan. Sepekan terakhir, Lapor Mas Bup menjadi medium baru bagi warga Klaten untuk mengirimkan saran, gagasan, bahkan keluhan sehari-hari.

Wakil Bupati Benny mengungkapkan, sebelum kanal resmi ini dibuka, dirinya kerap menerima puluhan pesan di media sosial pribadinya. Isinya beragam, mulai dari aduan terkait pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik, hingga hal-hal yang tak terduga.
“Pernah ada yang lapor soal pencurian, bahkan ada warga yang curhat susu anaknya habis. Kami tetap berusaha menanggapi sebisa mungkin, meski kadang konteksnya di luar ranah kami,” ujar Benny saat ditemui di Pendopo Pemkab Klaten, Senin (25/8/2025).

Tak jarang pula, aduan datang dari kalangan pelajar. Beberapa di antaranya meminta pemerintah meninjau kondisi sekolah mereka. Menurut Benny, curhatan semacam itu justru menjadi bukti bahwa komunikasi antara pemerintah dan masyarakat semakin terbuka.

Benny menegaskan, meski berbagai aduan yang masuk terkadang unik, pemerintah daerah menilai hal itu sebagai indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap kepala daerah. “Sekarang, warga merasa dekat dengan pemimpinnya. Tapi agar lebih tertata, kami dorong penggunaan Lapor Mas Bup sebagai kanal resmi,” ujarnya.

Program ini lahir dari pengalaman Hamenang-Benny sejak awal menjabat pada Februari 2025. Keduanya kerap kewalahan karena pesan masuk di media sosial tidak semuanya bisa dipantau rutin. “Kadang ada yang terlewat. Dengan Lapor Mas Bup, aduan langsung terkoneksi ke OPD terkait sehingga respons bisa lebih cepat,” jelas Benny.

Baca juga : Pramuka Jateng Didorong Jadi Motor Kolaborasi Pertahanan Bangsa

Bupati Hamenang menambahkan, Lapor Mas Bup bukan sekadar kanal komunikasi satu arah, melainkan mekanisme tata kelola aduan yang terintegrasi. “Melalui kanal ini, masukan warga langsung diteruskan ke OPD sesuai bidangnya. Kalau hanya lewat media sosial, kami berdua tidak akan mampu menanganinya sendiri,” jelasnya, Selasa (19/8/2025).

Hamenang juga membuka opsi pengembangan kanal di masa mendatang. Selain WhatsApp (08567567333), Lapor Mas Bup akan diperluas ke platform website dan media sosial terintegrasi.

Dari sudut pandang akademis, inisiatif Lapor Mas Bup dapat dipandang sebagai praktik demokratisasi informasi lokal. Kanal ini menegaskan pentingnya citizen engagement dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Tidak hanya memperkuat prinsip transparansi, tetapi juga menempatkan warga sebagai subjek aktif pembangunan.

Namun, tantangan yang muncul adalah bagaimana memastikan setiap laporan benar-benar ditindaklanjuti, bukan sekadar ditampung. Efektivitas kanal ini akan sangat ditentukan oleh kesiapan birokrasi, kapasitas teknologi, serta konsistensi dalam memberikan umpan balik kepada masyarakat.

Jika konsisten, Lapor Mas Bup bisa menjadi contoh inovasi tata kelola pemerintahan digital di tingkat kabupaten. Bukan hanya untuk menyerap keluhan, tetapi juga membangun kultur partisipasi publik yang sehat dan produktif di era digital.

Pewarta : Rendro P

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pramuka Jateng Didorong Jadi Motor Kolaborasi Pertahanan Bangsa
Next: Festival Reog dan Kethek Ogleng: Ruang Ekspresi Budaya Pelajar Wonogiri

Related Stories

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis
2 min read

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Momentum Sedekah Dieksploitasi
2 min read

Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Jembatan Way Sepagasan Diresmikan
2 min read

Jembatan Way Sepagasan Diresmikan: Akses Baru Dorong Ekonomi Petani di Pedalaman Lampung Barat

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah Tetap Terkendali di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran
  • Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita
  • Sinergi Kesehatan dan Transportasi: Menhub Dudy Purwagandhi Gandeng Menkes Budi Gunadi Sadikin Perkuat Layanan Medis di Simpul Mudik Lebaran 2026
  • Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal
  • Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Tengah Masyarakat Wonogiri
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.