Skip to content
20/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Ratusan Petani Sawit Mandiri di Melawi Protes Penyegelan Lahan Berdasarkan Perpres Nomor 5 Tahun 2025

Ratusan Petani Sawit Mandiri di Melawi Protes Penyegelan Lahan Berdasarkan Perpres Nomor 5 Tahun 2025

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 2 min read
Ratusan Petani Sawit Mandiri di Melawi Protes Penyegelan Lahan Berdasarkan Perpres Nomor 5 Tahun 2025
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Melawi, 19 Agustus 2025 – Ratusan petani sawit mandiri di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Melawi pada Selasa (19/8). Aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap kebijakan penyegelan lahan yang dilakukan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 tentang pengelolaan kawasan hutan. Para petani menilai kebijakan ini mengancam mata pencaharian mereka yang bergantung pada perkebunan sawit.

Dengan membawa spanduk bertuliskan “Petani Sawit Butuh Solusi, Bukan Penyegelan”, “Lahan Kami, Hidup Kami”, dan “Keadilan untuk Petani Mandiri”, massa aksi menyuarakan keresahan atas tindakan penyegelan lahan yang mereka kelola secara swadaya. Menurut mereka, lahan yang telah dikelola selama puluhan tahun kini dikategorikan sebagai kawasan hutan, sehingga dinilai tidak sah secara hukum. Kebijakan ini dikhawatirkan dapat memiskinkan ribuan keluarga petani yang menggantungkan hidup dari hasil panen sawit.

Salah satu perwakilan petani, Suryadi (43), dalam orasinya menegaskan bahwa mereka bukan perambah hutan, melainkan petani yang membuka lahan secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Kami tidak mencuri, kami bekerja keras membuka lahan ini. Pemerintah harusnya mendukung kami dengan solusi nyata, bukan menyegel lahan yang sudah jadi sumber hidup kami,” ujarnya dengan nada tegas di hadapan massa.

Aksi demonstrasi ini juga menyoroti kurangnya sosialisasi dan dialog terkait implementasi Perpres Nomor 5 Tahun 2025. Para petani menilai kebijakan tersebut diterapkan tanpa mempertimbangkan realitas sosial-ekonomi di lapangan. Mereka mendesak pemerintah, baik daerah maupun pusat, untuk mengevaluasi kembali peraturan tersebut dan memberikan kepastian hukum atas lahan yang telah mereka kelola. Selain itu, mereka meminta skema redistribusi lahan atau legalisasi kepemilikan sebagai solusi jangka panjang.

Baca juga : Refleksi HUT RI ke-80 di Sintang: Meneguhkan Persatuan untuk Kemajuan Daerah

Demonstrasi berlangsung secara damai dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian setempat. Hingga pukul 15.00 WIB, perwakilan petani masih menunggu kesempatan untuk beraudiensi dengan Bupati Melawi guna menyampaikan aspirasi mereka secara langsung. Pihak Pemerintah Kabupaten Melawi belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi ini, namun sejumlah sumber menyebutkan bahwa bupati berencana menemui perwakilan demonstran untuk membahas solusi atas permasalahan ini.

Kondisi ini mencerminkan tantangan besar dalam harmonisasi kebijakan lingkungan dan kepentingan ekonomi masyarakat lokal. Perpres Nomor 5 Tahun 2025, yang bertujuan melindungi kawasan hutan, tampaknya perlu disertai dengan pendekatan yang lebih inklusif untuk mengakomodasi hak-hak petani mandiri. Tanpa solusi yang adil, konflik serupa berpotensi terus berulang di berbagai daerah yang mengandalkan perkebunan sebagai tulang punggung ekonomi.

Pewarta : Lisa Susanti

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Refleksi HUT RI ke-80 di Sintang: Meneguhkan Persatuan untuk Kemajuan Daerah
Next: BPJS Ketenagakerjaan Ungaran Dorong Perlindungan Pekerja melalui Program Kamar Lindung

Related Stories

Momentum Penguatan Komitmen Advokat dan Paralegal dalam Menegakkan Supremasi Hukum
3 min read

Milad ke-2 FERADI WPI di Semarang: Momentum Penguatan Komitmen Advokat dan Paralegal dalam Menegakkan Supremasi Hukum

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 menit ago 0
Di Usia Senja yang Penuh Jasa
3 min read

Di Usia Senja yang Penuh Jasa, Dokter Bedah Senior Padangsidimpuan Pilih Kejujuran Ketimbang Kemarahan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional
2 min read

Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Milad ke-2 FERADI WPI di Semarang: Momentum Penguatan Komitmen Advokat dan Paralegal dalam Menegakkan Supremasi Hukum
  • Rumah Hilang Shakespeare di London Akhirnya Terpetakan: Jejak Baru Kehidupan Akhir Sang Dramawan
  • Ketika Seni Menjadi Harapan: Insinyur Paris Menangkan Lukisan Picasso Senilai Lebih dari 1 Juta Euro dalam Undian Amal untuk Penelitian Alzheimer
  • Kontroversi Kepolisian di Tengah Tragedi Kyiv: Pelarian Dua Petugas Soroti Celah Respons Darurat di Ukraina
  • Korea Utara Uji Rudal Berhulu Ledak Bom Kluster untuk Kedua Kali: Sinyal Eskalasi di Tengah Peluang Diplomasi dengan Trump
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.