Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Skandal Mafia Solar di Semarang: SPBU Jadi Ladang Penjarahan BBM Subsidi, Rakyat Kecil Gigit Jari!

Skandal Mafia Solar di Semarang: SPBU Jadi Ladang Penjarahan BBM Subsidi, Rakyat Kecil Gigit Jari!

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 2 min read
Skandal Mafia Solar di Semarang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Semarang — Ironi subsidi BBM kembali terpampang nyata di Kabupaten Semarang. Di saat pemerintah mati-matian menyalurkan solar subsidi agar tepat sasaran bagi rakyat kecil, segelintir oknum justru menjadikannya sebagai komoditas untuk memperkaya diri sendiri. Fakta mencengangkan terungkap saat tim media melakukan pengisian BBM di SPBU 44.507.10 Desa Plumbon, Kecamatan Suruh, Rabu (25/7/2025), pukul 09.58 WIB.

Tim mendapati sebuah truk box tengah melakukan aksi pengangsuan solar subsidi dalam jumlah besar secara berulang. Truk ini bukan sekadar pengguna biasa, melainkan bagian dari dugaan kuat praktik mafia solar yang memanfaatkan celah sistem distribusi BBM bersubsidi secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Investigasi mendalam menemukan bahwa operator SPBU berinisial YD telah berulang kali melayani transaksi mencurigakan ini. Truk-truk pengangsu tampak keluar masuk tanpa kendala, membeli solar dalam jumlah besar, sementara antrean panjang kendaraan masyarakat umum mengular dan dibiarkan menunggu. Mereka yang benar-benar membutuhkan justru tersisih oleh praktik licik yang telah berlangsung lama ini.

Skema ini bukan tindakan spontan, melainkan rekayasa sistemik—dirancang, dijalankan, dan dipelihara untuk kepentingan bisnis gelap. BBM bersubsidi kemudian dijual ke industri non-hak dengan harga tinggi, menghasilkan keuntungan kotor dari perbedaan harga subsidi dan komersial.

Tindakan seperti ini bukan sekadar pelanggaran etika, tetapi juga kriminal ekonomi yang merampas hak rakyat dan merugikan keuangan negara. Padahal, BBM subsidi adalah jatah rakyat miskin—petani, nelayan, sopir angkot, dan pelaku UMKM. Namun kini, jatah mereka justru disedot para mafia dan dijadikan “tambang emas” pribadi.

Kementerian ESDM sudah berkali-kali menegaskan bahwa solar subsidi harus disalurkan secara tepat sasaran. Namun di lapangan, instruksi itu seolah tak berarti. Sistem pengawasan lemah, regulasi mandul, dan pengawasan digital seperti MyPertamina pun bisa “diakali”.

Baca juga : Sinergi TNI-Polri Kawal Distribusi Bantuan Pangan CPP di Jatiroto, Wonogiri

Aktivitas ini jelas melanggar berbagai regulasi, antara lain:

  • Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Migas (penyalahgunaan distribusi BBM),
  • Pasal 362 KUHP (pencurian),
  • Pasal 374 KUHP (penggelapan dalam jabatan),
  • Pasal 423 KUHP (penyalahgunaan wewenang jika melibatkan aparat),
  • UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dengan sanksi maksimal 6 tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar.

Masyarakat mendesak Polda Jawa Tengah, BPH Migas, dan Kementerian ESDM untuk menindak tegas jaringan mafia BBM bersubsidi, termasuk pemilik SPBU, operator nakal, dan pihak industri yang menjadi pembeli gelap. Jika dibiarkan, maka subsidi akan terus menjadi ajang kejahatan yang diformalisasi.

“Jangan biarkan SPBU menjadi pusat korupsi mikro yang melukai rakyat kecil!” demikian salah satu warga Desa Plumbon dengan nada kecewa. Mereka ingin BBM subsidi kembali hadir sebagai bentuk keadilan negara, bukan menjadi alat pemerasan.

Skandal mafia solar di Semarang menandai darurat moral dan hukum dalam distribusi BBM subsidi. Ini bukan hanya soal pelanggaran peraturan, tapi juga pengkhianatan terhadap mandat sosial negara: membela yang lemah dan menindak yang rakus. Rakyat sudah lelah mengantri sambil digerogoti sistem yang memihak mafia. Sudah waktunya negara bersikap: Berantas mafia solar, bersihkan SPBU dari kejahatan terselubung!

Pewarta : MN/Team

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Sinergi TNI-Polri Kawal Distribusi Bantuan Pangan CPP di Jatiroto, Wonogiri
Next: PWI Kalbar Tempuh Jalur Hukum: Laporkan Dugaan Pencatutan Nama Organisasi ke Polda

Related Stories

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis
2 min read

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Momentum Sedekah Dieksploitasi
2 min read

Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Jembatan Way Sepagasan Diresmikan
2 min read

Jembatan Way Sepagasan Diresmikan: Akses Baru Dorong Ekonomi Petani di Pedalaman Lampung Barat

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah Tetap Terkendali di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran
  • Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita
  • Sinergi Kesehatan dan Transportasi: Menhub Dudy Purwagandhi Gandeng Menkes Budi Gunadi Sadikin Perkuat Layanan Medis di Simpul Mudik Lebaran 2026
  • Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal
  • Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Tengah Masyarakat Wonogiri
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.