Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Skandal Mafia Solar di Semarang: SPBU Jadi Ladang Penjarahan BBM Subsidi, Rakyat Kecil Gigit Jari!

Skandal Mafia Solar di Semarang: SPBU Jadi Ladang Penjarahan BBM Subsidi, Rakyat Kecil Gigit Jari!

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 2 min read
Skandal Mafia Solar di Semarang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Semarang — Ironi subsidi BBM kembali terpampang nyata di Kabupaten Semarang. Di saat pemerintah mati-matian menyalurkan solar subsidi agar tepat sasaran bagi rakyat kecil, segelintir oknum justru menjadikannya sebagai komoditas untuk memperkaya diri sendiri. Fakta mencengangkan terungkap saat tim media melakukan pengisian BBM di SPBU 44.507.10 Desa Plumbon, Kecamatan Suruh, Rabu (25/7/2025), pukul 09.58 WIB.

Tim mendapati sebuah truk box tengah melakukan aksi pengangsuan solar subsidi dalam jumlah besar secara berulang. Truk ini bukan sekadar pengguna biasa, melainkan bagian dari dugaan kuat praktik mafia solar yang memanfaatkan celah sistem distribusi BBM bersubsidi secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Investigasi mendalam menemukan bahwa operator SPBU berinisial YD telah berulang kali melayani transaksi mencurigakan ini. Truk-truk pengangsu tampak keluar masuk tanpa kendala, membeli solar dalam jumlah besar, sementara antrean panjang kendaraan masyarakat umum mengular dan dibiarkan menunggu. Mereka yang benar-benar membutuhkan justru tersisih oleh praktik licik yang telah berlangsung lama ini.

Skema ini bukan tindakan spontan, melainkan rekayasa sistemik—dirancang, dijalankan, dan dipelihara untuk kepentingan bisnis gelap. BBM bersubsidi kemudian dijual ke industri non-hak dengan harga tinggi, menghasilkan keuntungan kotor dari perbedaan harga subsidi dan komersial.

Tindakan seperti ini bukan sekadar pelanggaran etika, tetapi juga kriminal ekonomi yang merampas hak rakyat dan merugikan keuangan negara. Padahal, BBM subsidi adalah jatah rakyat miskin—petani, nelayan, sopir angkot, dan pelaku UMKM. Namun kini, jatah mereka justru disedot para mafia dan dijadikan “tambang emas” pribadi.

Kementerian ESDM sudah berkali-kali menegaskan bahwa solar subsidi harus disalurkan secara tepat sasaran. Namun di lapangan, instruksi itu seolah tak berarti. Sistem pengawasan lemah, regulasi mandul, dan pengawasan digital seperti MyPertamina pun bisa “diakali”.

Baca juga : Sinergi TNI-Polri Kawal Distribusi Bantuan Pangan CPP di Jatiroto, Wonogiri

Aktivitas ini jelas melanggar berbagai regulasi, antara lain:

  • Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Migas (penyalahgunaan distribusi BBM),
  • Pasal 362 KUHP (pencurian),
  • Pasal 374 KUHP (penggelapan dalam jabatan),
  • Pasal 423 KUHP (penyalahgunaan wewenang jika melibatkan aparat),
  • UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dengan sanksi maksimal 6 tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar.

Masyarakat mendesak Polda Jawa Tengah, BPH Migas, dan Kementerian ESDM untuk menindak tegas jaringan mafia BBM bersubsidi, termasuk pemilik SPBU, operator nakal, dan pihak industri yang menjadi pembeli gelap. Jika dibiarkan, maka subsidi akan terus menjadi ajang kejahatan yang diformalisasi.

“Jangan biarkan SPBU menjadi pusat korupsi mikro yang melukai rakyat kecil!” demikian salah satu warga Desa Plumbon dengan nada kecewa. Mereka ingin BBM subsidi kembali hadir sebagai bentuk keadilan negara, bukan menjadi alat pemerasan.

Skandal mafia solar di Semarang menandai darurat moral dan hukum dalam distribusi BBM subsidi. Ini bukan hanya soal pelanggaran peraturan, tapi juga pengkhianatan terhadap mandat sosial negara: membela yang lemah dan menindak yang rakus. Rakyat sudah lelah mengantri sambil digerogoti sistem yang memihak mafia. Sudah waktunya negara bersikap: Berantas mafia solar, bersihkan SPBU dari kejahatan terselubung!

Pewarta : MN/Team

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Sinergi TNI-Polri Kawal Distribusi Bantuan Pangan CPP di Jatiroto, Wonogiri
Next: PWI Kalbar Tempuh Jalur Hukum: Laporkan Dugaan Pencatutan Nama Organisasi ke Polda

Related Stories

BPH Migas Temukan Penyelewengan Biosolar Subsidi
3 min read

Modifikasi Truk “Helikopter” Terbongkar di Lhokseumawe: BPH Migas Temukan Penyelewengan Biosolar Subsidi

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 menit ago 0
Mangkrak di Perbatasan
2 min read

Mangkrak di Perbatasan: Proyek WC Rp199 Juta untuk Sekolah Sambas Belum Rampung, Siswa dan Guru Terlantar

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Dugaan Ketidaktransparanan Pengelolaan Dana Desa di Desa Labuhan Labo
2 min read

Dugaan Ketidaktransparanan Pengelolaan Dana Desa di Desa Labuhan Labo, Padangsidimpuan Tenggara

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Modifikasi Truk “Helikopter” Terbongkar di Lhokseumawe: BPH Migas Temukan Penyelewengan Biosolar Subsidi
  • El Lobo Ditangkap Kembali, 7 Polisi Gugur – Presiden Guatemala Aktifkan Keadaan Darurat Nasional
  • Ancaman Tarif AS atas Greenland Memantik Respons Terpadu Eropa: Risiko Retaknya Solidaritas NATO
  • Kebakaran Hutan Mematikan Melanda Chile Selatan: Korban Jiwa Bertambah, Puluhan Ribu Warga Mengungsi
  • Mangkrak di Perbatasan: Proyek WC Rp199 Juta untuk Sekolah Sambas Belum Rampung, Siswa dan Guru Terlantar
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.