Skip to content
20/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Olah Raga
  • Ange Postecoglou Dipecat Tottenham: Ironi Prestasi dan Politik Manajerial dalam Sepak Bola Modern

Ange Postecoglou Dipecat Tottenham: Ironi Prestasi dan Politik Manajerial dalam Sepak Bola Modern

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 bulan ago 2 min read
Ange Postecoglou Dipecat Tottenham
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. London, 6 Juni 2025 — Dunia sepak bola kembali menyaksikan dinamika ironis yang kerap menghantui pelatih klub besar: prestasi tak menjamin keberlangsungan jabatan. Tottenham Hotspur resmi memecat Ange Postecoglou pada Jumat (6/6/2025), hanya beberapa pekan setelah sang pelatih mengantarkan klub London tersebut meraih trofi Liga Europa dan mengakhiri penantian panjang gelar selama 17 tahun.

Dalam pernyataan resmi klub, manajemen Tottenham mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil setelah “tinjauan terhadap kinerja dan refleksi yang signifikan.” Meskipun mengakui pencapaian historis sang pelatih, klub yang dikomandoi oleh Chairman Daniel Levy menyoroti performa buruk di Premier League musim 2024/2025, di mana Spurs finis di peringkat ke-17 dengan hanya 38 poin dari 38 pertandingan—rekor terburuk sejak mereka terdegradasi pada 1977.

Ange Postecoglou, pelatih asal Australia berdarah Yunani, menyampaikan pernyataan perpisahan yang penuh empati. Ia menegaskan rasa bangganya dapat memimpin klub dengan sejarah panjang tersebut. “Berbagi pengalaman itu dengan semua yang benar-benar mencintai klub ini dan melihat dampaknya pada mereka adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan,” ungkapnya.

Postecoglou tiba di Tottenham dengan ekspektasi besar pasca kesuksesannya di Celtic FC. Di bawah asuhannya, Spurs tampil dinamis dan sempat menduduki papan atas di awal musim. Namun badai cedera, penurunan performa pemain kunci, dan isu konsistensi membuat performa domestik klub merosot drastis. Meski demikian, pencapaian monumental di Eropa menjadi penanda keberhasilan tak terbantahkan—mengalahkan Manchester United 1-0 di final Liga Europa 2025 dan mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

Dalam 101 laga bersama Spurs, Postecoglou membukukan 47 kemenangan, 15 imbang, dan 39 kekalahan—dengan persentase kemenangan sebesar 46,53 persen. Statistik ini menempatkannya sebagai salah satu manajer Spurs dengan kontribusi signifikan dalam satu dekade terakhir, terutama dalam konteks pencapaian trofi.

Baca juga : Kemkomdigi Pastikan Regulasi Turunan UU PDP Masih Dibahas: Lembaga Pengawas Segera Dibentuk

Keputusan pemecatan ini menimbulkan diskursus di kalangan pengamat olahraga, akademisi, dan pecinta sepak bola global. Dari sudut pandang manajemen olahraga, tindakan Tottenham dapat dipahami sebagai upaya mitigasi risiko jangka panjang, terutama terkait performa liga domestik dan ancaman degradasi. Namun secara etis, keputusan ini membuka ruang kritik atas budaya industri sepak bola modern yang menilai manajer bukan hanya dari hasil akhir, melainkan dari ekspektasi komersial yang kian tak rasional.

Dalam konteks politik klub, keputusan ini juga mencerminkan tekanan internal yang kompleks. Meski Postecoglou membawa kejayaan Eropa, kegagalan di liga domestik dipandang merusak citra stabilitas klub. Hal ini menunjukkan bahwa loyalitas terhadap pelatih sering kali bersifat transaksional, dan capaian historis tak mampu menjamin kontinuitas kepemimpinan.

Pemecatan Ange Postecoglou menjadi contoh kontemporer betapa sempitnya ruang apresiasi dalam dunia sepak bola elit. Ia pergi membawa kehormatan—tapi juga menyisakan ironi mendalam. Bahwa dalam sepak bola modern, gelar juara pun kadang tidak cukup untuk bertahan.

Pewarta : Vie

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kemkomdigi Pastikan Regulasi Turunan UU PDP Masih Dibahas: Lembaga Pengawas Segera Dibentuk
Next: Transisi Kepelatihan Inter Milan: Dari Inzaghi ke Chivu, Antara Warisan dan Harapan Baru

Related Stories

Marseille Robek Pertahanan Metz dan Melesat ke Zona Liga Champions
3 min read

Aubameyang Bangkit, Marseille Robek Pertahanan Metz dan Melesat ke Zona Liga Champions

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Atletico Madrid Bekuk Barcelona 2-0 di Camp Nou
3 min read

Atletico Madrid Bekuk Barcelona 2-0 di Camp Nou, Kubur Harapan Blaugrana di Leg Pertama

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
PSG Perkuat Dominasi di Parc des Princes
3 min read

PSG Perkuat Dominasi di Parc des Princes: Liverpool Tersungkur Tanpa Tembakan Tepat Sasaran

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.