Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • “Memetri Bhumi Pertiwi”: Bersih Desa Klamban Kampak sebagai Manifestasi Kultural dan Spiritualitas Komunal

“Memetri Bhumi Pertiwi”: Bersih Desa Klamban Kampak sebagai Manifestasi Kultural dan Spiritualitas Komunal

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
Bersih Desa Klamban Kampak sebagai Manifestasi Kultural dan Spiritualitas Komunal
Silahkan bagikan ke media anda ...

“Tema ‘Memetri Bhumi Pertiwi’ menunjukkan bahwa masyarakat desa masih memiliki kesadaran ekologis yang tinggi, yang berakar pada kosmologi Jawa tentang hubungan manusia, alam, dan yang ilahi.”

RI News Portal. Trenggalek, 10 Mei 2025 — Kegiatan Bersih Desa Dusun Jogodayoh, Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak, Trenggalek kembali diselenggarakan dengan semarak pada tanggal 10 Mei 2025 di kediaman Bapak Rebo, RT 33 RW 10. Mengusung tema “Memetri Bhumi Pertiwi” yang secara filosofis dimaknai sebagai Ambengan Bhumi Pertiwi—menyuguhkan sesaji dan penghormatan terhadap bumi sebagai ibu kehidupan—acara ini menjadi refleksi mendalam atas kearifan lokal masyarakat dalam menjaga hubungan spiritual dengan alam dan leluhur.

Sebagai tradisi tahunan, Bersih Desa di Kampak bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk konkret pelestarian nilai-nilai budaya agraris yang telah berlangsung lintas generasi. Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 13.00 WIB dan berlangsung hingga malam hari, dengan partisipasi aktif warga dari berbagai kalangan. Acara diawali dengan ziarah ke makam leluhur, dilanjutkan dengan campursari, sholawatan, dan puncaknya adalah pagelaran wayang kulit yang dibawakan oleh dalang lokal, Ki Sardi Carito.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Karangrejo, Bapak Purwadi, S.Pd, didampingi para pamong desa, perwakilan Kepolisian Bapak Galih, serta perwakilan Koramil Bapak Kanti. Dukungan institusional ini menunjukkan bahwa budaya lokal mendapat tempat yang layak dalam struktur sosial dan pemerintahan desa.

Ritual Bersih Desa menjadi sarana masyarakat untuk mengungkapkan rasa syukur atas kemakmuran dan kesehatan yang diterima selama setahun terakhir. Dalam wawancara dengan awak media, seorang warga yang tidak bersedia disebutkan namanya menekankan pentingnya acara ini sebagai penjaga warisan budaya agar tidak punah. “Dengan adanya acara ini, budaya dan tradisi kita tidak akan dilupakan oleh generasi mendatang,” ujarnya.

Lebih dari itu, Bersih Desa memiliki makna spiritual sebagai bentuk penghormatan kepada kekuatan alam dan leluhur. Ini sejalan dengan pandangan kosmologis masyarakat Jawa yang menempatkan manusia dalam harmoni dengan alam (alam mikrokosmos dan makrokosmos).

Baca juga : Pemberdayaan Perempuan Melalui Kelompok Wanita Tani: Studi Kasus KWT Sendang Rejeki di Desa Jatipurwo, Wonogiri

Penampilan wayang kulit oleh Ki Sardi bukan sekadar hiburan, tetapi juga media edukasi budaya dan pembentukan karakter masyarakat. Cerita-cerita pewayangan menyiratkan nilai moral, etika sosial, dan pandangan hidup Jawa. Dalam konteks modern, wayang kulit menjadi simbol perlawanan terhadap pelupaan budaya dan globalisasi homogen.

Melalui tema “Memetri Bhumi Pertiwi”, masyarakat Jogodayoh menunjukkan bahwa tradisi bukanlah sesuatu yang statis, melainkan dinamis dan adaptif terhadap zaman. Tradisi ini menjadi bentuk partisipasi kultural dalam menjaga keseimbangan ekologis dan spiritual, serta menjadi sarana regenerasi nilai-nilai lokal di tengah gempuran modernitas.

Kegiatan ini membuktikan bahwa desa masih memiliki daya hidup budaya yang kuat, dan bahwa pelestarian kebudayaan lokal bisa berjalan berdampingan dengan pembangunan.

Pewarta : Sugeng Rudianto

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pemberdayaan Perempuan Melalui Kelompok Wanita Tani: Studi Kasus KWT Sendang Rejeki di Desa Jatipurwo, Wonogiri
Next: Penguatan Ekonomi Umat: SUMU Lantik Koordinator Daerah Periode 2025–2026, Semarang Siap Jadi Sentra Inisiatif

Related Stories

Jalanan Wates Kembali Menyala Warna

Jalanan Wates Kembali Menyala Warna: Karnaval Budaya IGTKI Jadi Panggung Anak TK Rayakan HUT RI ke-81

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Banteng Wareng Menari di Panggung Tradisi

Banteng Wareng Menari di Panggung Tradisi: Bedhol Pusaka Kampak Jaga Akar Budaya di Hari Jadi ke-832 Trenggalek

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Festival Budaya dan Musik Etnik Mojopuro

Festival Budaya dan Musik Etnik Mojopuro: Strategi Desa Menghidupkan Tradisi sekaligus Menggerakkan Ekonomi Lokal di HUT ke-81 RI

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial
  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by