Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Trending
  • 25 Warga Gaza Tewas Ditembak Israel saat Mencari Bantuan, Netanyahu Dorong “Migrasi Sukarela”

25 Warga Gaza Tewas Ditembak Israel saat Mencari Bantuan, Netanyahu Dorong “Migrasi Sukarela”

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 2 min read
25 Warga Gaza Tewas Ditembak Israel saat Mencari Bantuan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Tel Aviv, Israel — Sedikitnya 25 warga Palestina tewas akibat tembakan tentara Israel saat mereka tengah mencari bantuan kemanusiaan di Gaza pada Rabu (13/8), menurut laporan pejabat kesehatan setempat dan saksi mata. Insiden ini terjadi di tengah seruan terbaru Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mendorong apa yang ia sebut sebagai “migrasi sukarela” warga Palestina dari wilayah konflik tersebut.

Netanyahu menyatakan ide ini sejalan dengan visi mantan Presiden AS Donald Trump untuk memindahkan sebagian besar penduduk Gaza—lebih dari 2 juta jiwa—ke luar wilayah. Para pengkritik menilai kebijakan itu berpotensi menjadi bentuk pembersihan etnis.

“Kami tidak memaksa mereka keluar, tetapi memberi kesempatan untuk pergi, baik dari zona perang maupun dari Jalur Gaza,” ujar Netanyahu dalam wawancara dengan stasiun televisi i24, membahas rencana serangan di wilayah yang mencakup Kota Gaza, tempat ratusan ribu pengungsi berlindung.

Menurut staf medis di Rumah Sakit Nasser dan Awda, korban tewas termasuk 14 orang di daerah Teina, sekitar 3 km dari lokasi distribusi bantuan pangan milik Gaza Humanitarian Foundation (GHF). Saksi mata menyebut pasukan Israel menembaki warga yang berusaha mendekat ke lokasi.

Lima korban lainnya tewas di dekat lokasi distribusi GHF di koridor Netzarim. Selain itu, enam orang dilaporkan tewas di dekat koridor Morag saat menunggu truk bantuan.

Militer Israel mengklaim tidak mengetahui adanya korban di beberapa area tersebut dan menyebut GHF tidak mengalami insiden pada hari itu. AS dan Israel mendukung GHF sebagai alternatif PBB, yang mereka tuduh membiarkan Hamas mengambil sebagian bantuan—tuduhan yang dibantah PBB.

Upaya memulai kembali perundingan gencatan senjata yang sempat terhenti bulan lalu kembali digelar di Kairo antara Hamas dan Mesir. Namun, Israel menyatakan tidak akan mengirim tim perundingnya.

Baca juga : Rusia Tembus Garis Pertahanan Ukraina Menjelang KTT Putin–Trump: Ancaman Baru di Donetsk

Mesir mengusulkan gencatan senjata awal 60 hari yang mencakup pembebasan sebagian sandera, masuknya bantuan kemanusiaan, dan dilanjutkan perundingan gencatan senjata permanen. Hamas menegaskan hanya akan membebaskan sandera jika Israel membebaskan tahanan Palestina, menghentikan serangan, dan menarik pasukan dari Gaza.

Kekerasan juga meningkat di Tepi Barat. Seorang pemukim Israel menembak mati Thamin Dawabshe (35), kerabat jauh korban serangan bom molotov oleh pemukim pada 2015. Militer Israel menyebut aksi itu sebagai pembelaan diri setelah dilempari batu, namun kelompok HAM menuduh militer kerap membiarkan kekerasan pemukim tanpa sanksi.

Serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel dan menculik 251 sandera. Israel kemudian melancarkan serangan udara dan darat besar-besaran yang telah menewaskan lebih dari 61.700 warga Palestina di Gaza, sekitar separuhnya perempuan dan anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dianggap PBB sebagai sumber paling tepercaya untuk data korban perang.

Pewarta : Setiawan S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Rusia Tembus Garis Pertahanan Ukraina Menjelang KTT Putin–Trump: Ancaman Baru di Donetsk
Next: Kodim 0429/Lamtim Gelar Lomba HUT RI ke-80: Refleksi Semangat Kebersamaan dan Nasionalisme

Related Stories

Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump
3 min read

Bentrokan Protes Imigrasi di Minneapolis: Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan
3 min read

Ketegangan Iran-AS: Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia
3 min read

Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.