Skip to content
23/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • 1,2 Juta Warga Afghanistan Dipulangkan dari Iran dan Pakistan, PBB Peringatkan Potensi Destabilisasi

1,2 Juta Warga Afghanistan Dipulangkan dari Iran dan Pakistan, PBB Peringatkan Potensi Destabilisasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 2 minutes read
PBB Peringatkan Potensi Destabilisasi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Islamabad 30 Juni 2025 — Sedikitnya 1,2 juta warga Afghanistan telah terpaksa kembali dari Iran dan Pakistan sepanjang tahun ini. Badan Pengungsi PBB (UNHCR) pada Sabtu (tanggal setempat) memperingatkan bahwa pemulangan besar-besaran tersebut berpotensi mengancam stabilitas Afghanistan yang masih rapuh.

Sejak tahun 2023, Iran dan Pakistan gencar melakukan operasi penertiban warga asing yang dianggap tinggal secara ilegal, dengan menetapkan tenggat waktu serta ancaman deportasi. Kedua negara menyangkal bahwa kebijakan itu menargetkan warga Afghanistan, yang selama ini melarikan diri dari konflik, kemiskinan, dan penindasan rezim Taliban.

Menurut data UNHCR, lebih dari separuh warga Afghanistan yang dipulangkan berasal dari Iran setelah tenggat waktu 20 Maret, yang memaksa mereka pergi secara sukarela atau menghadapi pengusiran paksa. Iran tercatat telah mendeportasi lebih dari 366.000 orang sepanjang tahun ini, termasuk para pengungsi dan individu dalam situasi serupa pengungsi.

Konflik 12 hari antara Iran dan Israel juga disebut mempercepat arus pemulangan. Puncak pemulangan tercatat pada 26 Juni, saat 36.100 warga Afghanistan melintasi perbatasan dalam satu hari.

“Keluarga-keluarga Afghanistan kembali terusir, hanya membawa sedikit barang, dalam kondisi kelelahan, kelaparan, dan ketakutan menghadapi masa depan di negara yang mungkin belum pernah mereka injak,” kata Arafat Jamal, perwakilan UNHCR di Kabul. Jamal menambahkan, perempuan dan anak perempuan sangat rentan menghadapi pembatasan kebebasan, pendidikan, dan pekerjaan di bawah rezim Taliban.

Krisis Afghanistan kian rumit karena lebih dari separuh populasinya masih bergantung pada bantuan kemanusiaan. Kebijakan Taliban yang kontroversial serta pemangkasan dana bantuan memaksa banyak lembaga kemanusiaan memangkas layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan.

Sementara itu, Jaksa Agung Iran, Mohammad Movahedi Azad, menegaskan warga asing ilegal harus segera pergi atau menghadapi proses hukum. Pemerintah Iran memperkirakan terdapat sekitar 2,5 juta warga Afghanistan yang tinggal tanpa izin dari total populasi pengungsi sekitar 6 juta orang.

Baca juga : Tiga Tewas dalam Insiden Desak-desakan di Festival Keagamaan di India Timur

Di tengah kepulangan massal ini, Perdana Menteri Taliban Mohammad Hassan Akhund mengimbau para warga Afghanistan yang mengungsi sejak tumbangnya pemerintahan sebelumnya untuk kembali ke tanah air, menjanjikan keamanan dan suasana damai.

“Kembalilah ke tanah leluhur kalian, tidak ada yang akan mencelakai,” kata Akhund dalam pesannya di platform X.

Delegasi tingkat menteri Afghanistan pun mengunjungi Provinsi Herat untuk menyambut para pemulangan dan berjanji memenuhi kebutuhan mendesak mereka, termasuk makanan, tempat tinggal sementara, layanan kesehatan, serta uang tunai senilai 2.000 afghani (sekitar Rp470.000).

Di sisi lain, pemerintah Pakistan memberi batas waktu hingga 30 Juni kepada sekitar 1,3 juta warga Afghanistan untuk angkat kaki, dengan target mengusir total 3 juta orang sepanjang tahun ini.

Pewarta : Setiawan S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Tiga Tewas dalam Insiden Desak-desakan di Festival Keagamaan di India Timur
Next: Selebritas Rebut Sorotan di Paris Fashion Week 2025, Tren Fesyen Didorong Viralitas

Related Stories

Gelombang Panas Ekstrem Jepang

Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Juara Piala Dunia 2026 yang Menyatukan Keindahan Permainan dan Keberagaman

Spanyol yang Baru: Juara Piala Dunia 2026 yang Menyatukan Keindahan Permainan dan Keberagaman

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Kebakaran Hutan Terparah di Castilla-La Mancha Hanguskan Ribuan Hektar Warisan Alam Spanyol

Ancaman Ekologis Besar: Kebakaran Hutan Terparah di Castilla-La Mancha Hanguskan Ribuan Hektar Warisan Alam Spanyol

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren
  • Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS
  • DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda
  • Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur
  • Sinergi Penegakan Hukum: Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal Beserta Pelaku ke Bea Cukai Sibolga
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.