RI News. Wonogiri, 12 Agustus 2026- Dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang ditandai sebagai tonggak penting dalam upaya perlindungan perempuan dan anak di Wonogiri, Pemkab bersama Polres Wonogiri meluncurkan sejumlah lembaga dan program strategis di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri pada Selasa (11/8/2026). Peluncuran ini mencakup peresmian Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) serta pembentukan enam rumah layak anak, sekaligus penguatan pengawasan melalui target pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Anak dan Perempuan (Satgas RPAA) di 25 kecamatan. Langkah ini menjadi respons langsung terhadap tantangan kekerasan yang masih mengintai di tengah masyarakat, sekaligus menjadi bukti konkret komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak di wilayah Wonogiri.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menegaskan bahwa perlindungan anak bukan beban satu lembaga semata, melainkan tanggung jawab bersama semua pihak. “Anak-anak adalah harapan dan masa depan bangsa. Oleh karena itu, hak-hak dasar mereka harus dipenuhi sepenuhnya,” ujarnya dalam sambutan. Ia juga mengingatkan bahwa Kabupaten Wonogiri telah meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya tahun 2025, namun prestasi tersebut bukan alasan untuk berhenti. “Kami harus terus benahi sistem proteksi agar kasus-kasus kekerasan seperti pelecehan, perdagangan orang, dan pernikahan dini tidak lagi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.
Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar menyatakan kepolisian akan memaksimalkan peran Bhabinkamtibmas di setiap desa dan kelurahan sebagai ujung tombak deteksi dini. “Jangan ragu melapor jika menemukan kekerasan terhadap anak. Kepolisian akan mengawal kebijakan Pemkab agar ruang gerak pelaku semakin sempit,” kata dia melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo. Pendekatan berbasis akar rumput ini diharapkan mampu mencegah tindak pidana sejak dini dan mendukung keberlanjutan program yang telah dirintis sejak 2023.
Baca juga: Pria Tewas dengan Tangan Terborgol di Ladang Wonogiri, Polisi Dalami Kronologi Misterius Pasien ODGJ
Melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk kemitraan dengan klinik dan tempat penitipan anak, Pemkab Wonogiri semakin konsisten meningkatkan kualitas pelayanan bagi anak yang rentan. Dengan hadirnya UPTD PPA sebagai garda terdepan dan ekspansi Satgas RPAA ke seluruh kecamatan, pengentasan masalah kekerasan diharapkan semakin terintegrasi dan berkelanjutan. Pemerintah daerah bertekad agar setiap anak di Wonogiri dapat tumbuh, belajar, dan berkembang tanpa bayang-bayang trauma atau ancaman yang mengancam keamanan dan masa depan mereka.
Pewarta: Nardar Suyadi
Tagline: #PerlindunganAnakWonogiri #HANKe42 #SatgasRPAA25Kecamatan #UPTDPPA,

