RI News Portal. Trenggalek – Upaya penanganan masalah genangan air dan banjir di musim hujan mulai menunjukkan tanda-tanda nyata di Dusun Nglancor, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek. Pada Selasa (20/1/2026), pantauan di lapangan menunjukkan pengerjaan galian drainase sepanjang sekitar 100 meter di sepanjang jalan utama menuju Kampak sedang berlangsung intensif.
Proyek ini menjadi angin segar bagi warga setempat yang selama bertahun-tahun mengeluhkan genangan air saat hujan deras. Jalan tersebut merupakan akses vital yang ramai dilintasi, terutama pada jam keberangkatan dan pulang sekolah anak-anak serta truk-truk pengangkut barang ke arah Kampak. Genangan air kerap menyebabkan risiko kecelakaan lalu lintas dan kerusakan jalan lebih parah akibat beban kendaraan berat.
Galian yang sedang diperbaiki memiliki kedalaman kurang lebih satu meter, mengikuti pola pengerjaan serupa yang pernah dilakukan sebelumnya. Pemerintah daerah Trenggalek, melalui dinas terkait, tampaknya semakin gencar melakukan pembenahan infrastruktur tidak hanya di dusun ini, melainkan juga di berbagai desa lainnya di kabupaten tersebut.

Sejumlah warga Dusun Nglancor menyampaikan rasa syukur dan optimisme atas langkah ini. Salah seorang warga setempat mengungkapkan, “Kami sangat senang dengan pengerjaan ini. Selama ini setiap hujan deras selalu was-was banjir menggenangi jalan dan halaman rumah. Dengan adanya perbaikan galian drainase ini, semoga ke depan tidak lagi terjadi genangan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.”
Antusiasme warga tidak hanya terlihat dari respons verbal, tetapi juga dari partisipasi langsung. Sebagian masyarakat sekitar secara sukarela membantu membersihkan sisa material galian agar tidak menghalangi badan jalan. Material tanah hasil galian pun dimanfaatkan sebagian warga untuk urugan di sekitar rumah mereka, sehingga turut mendukung penataan lingkungan secara bersama-sama.
Jalan ini bukan sekadar jalur penghubung biasa. Selain menjadi akses harian bagi pelajar dan warga, jalur ini sering dilalui kendaraan berat menuju Kampak. Kekhawatiran warga sebelumnya adalah potensi kerusakan jalan akibat genangan yang berulang, yang bisa mempercepat degradasi permukaan jalan.
Baca juga : Kota Tegal Menetapkan Ekonomi Syariah sebagai Mesin Pertumbuhan Utama Tahun 2027
Dengan perbaikan drainase ini, diharapkan aliran air hujan dapat dialirkan dengan lebih baik, sehingga mengurangi risiko banjir lokal, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, dan memperpanjang umur infrastruktur jalan itu sendiri.
Pengerjaan yang sedang berlangsung menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur dasar di wilayah pedesaan. Warga Nglancor kini menanti penyelesaian proyek ini dengan harapan agar musim hujan mendatang tidak lagi membawa keresahan seperti sebelumnya.
Pewarta: Sugeng

