RI News. Wonogiri – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Ir. Bambang Wuryanto, M.B.A., menyampaikan pentingnya penguatan pemahaman atas Empat Pilar kebangsaan kepada sekitar 500 peserta dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Gedung Sasono Mulyo, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Kamis (5/3/2026).
Acara yang berlangsung dari pukul 10.30 hingga 12.00 WIB tersebut dihadiri beragam unsur masyarakat, mulai dari penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pemerintahan setempat. Turut hadir Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Mulyadi, Ketua DPC PDI Perjuangan Wonogiri Sriyono, serta sejumlah anggota DPRD kabupaten, Camat Selogiri Fredy Sasono, Camat Wonogiri Khrisma Eko Sutiyono, beserta jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dari Kecamatan Wonogiri dan Selogiri.
Dalam pemaparannya, Bambang Wuryanto menekankan bahwa program sosialisasi Empat Pilar MPR RI bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia merinci Pancasila sebagai ideologi negara, Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan konstitusi, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan dalam keragaman.

“Pemahaman mendalam terhadap empat pilar ini bukan sekadar pengetahuan formal, melainkan fondasi untuk menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan zaman. Hal ini juga menjadi pondasi kokoh bagi demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas,” ujar Bambang Wuryanto.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dalam sambutannya menilai kegiatan tersebut sebagai momentum strategis untuk mempertegas komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Ia menyoroti peran krusial para penyelenggara pemilu dan tokoh masyarakat dalam mewujudkan proses demokrasi yang berkualitas.
“Kita semua bertanggung jawab memastikan demokrasi berjalan dengan baik dan jujur demi kemajuan bangsa. Nilai-nilai Pancasila harus terus hidup dalam keseharian kita,” tegas Setyo Sukarno.
Baca juga : Jembatan Way Sepagasan Diresmikan: Akses Baru Dorong Ekonomi Petani di Pedalaman Lampung Barat
Aspek keamanan menjadi perhatian utama selama kegiatan berlangsung. Jajaran Polres Wonogiri, melalui Polsek Selogiri yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Setiyono, menurunkan personel di berbagai titik strategis. Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan, mengatur lalu lintas peserta, serta memastikan kelancaran seluruh rangkaian acara.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, SH, MH, yang mewakili Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo, SH, SIK, MPM, menyatakan bahwa kehadiran polisi di lokasi merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung stabilitas sosial.
“Polri senantiasa hadir untuk menjamin setiap aktivitas masyarakat, termasuk sosialisasi nilai kebangsaan, berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Ini bagian dari pelayanan terbaik kami kepada publik,” jelas Anom Prabowo.
Kegiatan sosialisasi berjalan lancar tanpa kendala berarti hingga akhir acara. Situasi di wilayah Kecamatan Selogiri dan sekitarnya tetap aman serta kondusif pasca-acara.
Pewarta: Nandang Bramantyo

