RI News Portal. Gunungkidul, 2 Februari 2026 – Wakil Bupati Kabupaten Gunungkidul, Joko Parwoto, S.E., M.M., menegaskan kembali peran krusial media sebagai pilar keempat demokrasi. Ia menekankan bahwa di tengah arus informasi yang semakin deras akibat kemajuan teknologi digital, media tidak boleh sekadar menjadi penyampai berita, melainkan harus aktif memberikan masukan konstruktif guna mengawal kelancaran program-program pemerintah.
Menurut Joko Parwoto, industri media kini menghadapi ujian berat. Persaingan yang semakin ketat, perubahan perilaku konsumsi informasi masyarakat yang condong ke konten instan, serta dinamika platform digital menuntut adaptasi cepat tanpa mengorbankan prinsip dasar jurnalisme. “Kebebasan pers tetap menjadi pondasi utama bagi demokrasi yang kokoh dan sehat,” ujarnya saat berbincang dengan sejumlah jurnalis, Minggu (1/2/2026) sore.
Ia menambahkan, media memiliki posisi strategis sebagai mitra sejajar bagi pemerintah dan lembaga legislatif. “Media bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis dalam memastikan program-program prioritas nasional, termasuk Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo, dapat terealisasi sesuai harapan rakyat,” katanya dengan tegas.

Lebih jauh, Joko Parwoto menjelaskan fungsi ganda media dalam ekosistem demokrasi. Selain menyuarakan kepentingan publik, media juga bertindak sebagai pengawas independen yang mengkritisi kebijakan jika diperlukan. “Dengan integritas dan profesionalisme, media wajib menegur serta mengingatkan pemerintah ketika ada penyimpangan. Masukan konstruktif dari media menjadi instrumen penting untuk menjaga akuntabilitas dan melindungi hak-hak masyarakat,” tuturnya.
Ia juga menyoroti peran media sebagai jembatan komunikasi dua arah antara pemerintah dan rakyat. “Melalui liputan yang mendalam dan obyektif, media membantu memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat luas, bukan hanya kepentingan segelintir pihak,” imbuhnya.
Baca juga : Purnawirawan Kodim Wonogiri Diapresiasi atas Dedikasi Seumur Hidup, “Keluarga Besar Tetap Terjaga”
Di akhir pernyataannya, Joko Parwoto menegaskan bahwa kontribusi media yang berkualitas akan turut membentuk lingkungan demokrasi yang transparan dan partisipatif. “Hanya dengan menjaga independensi serta komitmen pada kebenaran, media dapat terus menjadi kekuatan positif dalam pembangunan bangsa yang lebih adil dan bermartabat,” pungkasnya.
Pernyataan ini mencerminkan harapan agar kolaborasi antara pemerintah daerah dan media semakin erat, khususnya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Gunungkidul serta selaras dengan agenda nasional.
Pewarta : Lee Anno

