RI News Portal. Melawi – Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Melawi, Kompol Aang Permana, S.I.P., S.H., M.A.P., menegaskan urgensi peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan di kalangan seluruh personel Polres Melawi guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin mengkhawatirkan.
Arahan tegas tersebut disampaikan Kompol Aang Permana saat memimpin apel pagi di lapangan apel Polres Melawi, Selasa (20/1/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyoroti prediksi terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat yang menempatkan wilayah provinsi tersebut, termasuk Kabupaten Melawi, dalam status waspada tinggi terhadap kemudahan terjadinya karhutla selama periode 20 hingga 26 Januari 2026.
“Berdasarkan analisis BMKG Kalbar, potensi karhutla di wilayah kita cukup tinggi akibat curah hujan yang sangat minim dan kondisi kekeringan lahan yang meningkat. Oleh karena itu, seluruh personel harus siap siaga penuh dan segera menerapkan langkah-langkah pencegahan dini secara konsisten,” tegas Kompol Aang Permana.

Ia menambahkan bahwa antisipasi proaktif menjadi kunci utama untuk mencegah eskalasi kebakaran yang dapat berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta stabilitas keamanan di daerah pedesaan dan hutan. Personel Polres diminta untuk tidak hanya fokus pada pemantauan titik rawan, tetapi juga berkoordinasi dengan masyarakat serta instansi terkait guna memperkuat patroli dan edukasi pencegahan.
Selain isu karhutla, Kompol Aang Permana turut menyinggung pentingnya menjaga program ketahanan pangan yang sedang dijalankan Polres Melawi, khususnya perawatan tanaman jagung di lahan khusus kepolisian. Dengan prediksi minimnya hujan hingga akhir Januari 2026, penyiraman dan pemeliharaan tanaman harus dilakukan secara optimal agar tidak mengalami gagal panen.
Baca juga : Polres Melawi Perkuat Keamanan Desa melalui Pembinaan Langsung ke Pos Satkamling
“Rekan-rekan harus lebih intensif dalam merawat dan menyiram tanaman jagung di lahan kita. Kondisi cuaca kering ini menuntut kita untuk lebih antisipatif agar hasil tanam tetap terjaga dan mendukung ketahanan pangan lokal,” ujarnya.
Di akhir apel, Waka Polres menyampaikan harapannya agar seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam berkontribusi nyata terhadap upaya pencegahan karhutla serta program-program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.
Pewarta: Lisa Susanti

