Skip to content
07/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Trump Ancam Kendali Penuh Greenland: Nobel Perdamaian Jadi Alasan Pribadi di Balik Tarif dan Ancaman Militer

Trump Ancam Kendali Penuh Greenland: Nobel Perdamaian Jadi Alasan Pribadi di Balik Tarif dan Ancaman Militer

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Trump Ancam Kendali Penuh Greenland
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Nuuk, Greenland – Dalam perkembangan yang semakin memperuncing ketegangan geopolitik di kawasan Arktik, Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengaitkan sikap kerasnya terhadap Greenland dengan kekecewaan pribadinya atas tidak digelarkannya Hadiah Nobel Perdamaian kepadanya tahun lalu. Pernyataan itu terungkap melalui pesan teks yang dikirimkan Trump kepada Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Støre dan kemudian dirilis secara resmi oleh pemerintah Oslo pada Senin (19/1/2026).

Dalam pesan tersebut, Trump menulis bahwa karena “negara Anda memutuskan tidak memberikan saya Nobel Perdamaian meski telah menghentikan delapan perang plus”, ia tidak lagi merasa terikat untuk “hanya memikirkan perdamaian secara murni”. Kalimat penutup pesan itu bahkan lebih tegas: “Dunia tidak akan aman kecuali kami memiliki kendali penuh dan total atas Greenland.”

Pernyataan itu muncul di tengah eskalasi sengketa yang dipicu pengumuman Trump akhir pekan lalu: penerapan tarif impor 10 persen mulai Februari 2026 terhadap barang-barang dari delapan negara pendukung Denmark dan Greenland, termasuk Norwegia, Swedia, Finlandia, dan beberapa anggota Uni Eropa lainnya. Langkah itu diklaim sebagai respons terhadap pengerahan pasukan simbolis dari negara-negara Eropa ke Greenland pekan sebelumnya—yang menurut pejabat militer senior Eropa hanya melibatkan “beberapa lusin prajurit secara kolektif” untuk mengevaluasi keamanan Arktik.

Namun di balik narasi keamanan, banyak pengamat melihat motif yang lebih personal dan transaksional. Gedung Putih sendiri, melalui wakil juru bicara Anna Kelly, mengonfirmasi keaslian pesan tersebut dan menyatakan keyakinan Trump bahwa penduduk Greenland “akan lebih terlindungi di bawah Amerika Serikat dari ancaman modern di Arktik”. Pernyataan itu semakin memperkuat dugaan bahwa isu strategis wilayah—termasuk cadangan mineral langka, jalur pelayaran baru akibat pencairan es, dan posisi militer melawan Rusia serta China—kini bercampur dengan sentimen pribadi presiden.

Reaksi internasional beragam namun tegas. Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen menegaskan bahwa ancaman tarif tidak akan menggoyahkan sikap mereka: “Greenland bukan barang dagangan.” Ribuan warga Greenland sendiri menggelar aksi demonstrasi besar-besaran akhir pekan lalu, menunjukkan penolakan yang semakin masif terhadap segala bentuk pengambilalihan.

Di sisi Eropa, Uni Eropa melalui kepala kebijakan luar negerinya Kaja Kallas menyatakan pihaknya “tidak berminat mencari perkara” namun “akan mempertahankan posisi”. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer berupaya meredakan situasi dengan menyerukan “diskusi tenang”, sementara Menteri Luar Negeri Denmark Lars Løkke Rasmussen tidak menutup kemungkinan skenario terburuk: “Tidak ada yang bisa dikesampingkan sebelum presiden sendiri memutuskan demikian.”

Baca juga : Dari Tempo ke BI: Jejak Panjang Thomas Djiwandono Menuju Kursi Deputi Gubernur

Menariknya, Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang berada di Davos untuk World Economic Forum menolak keras kaitan antara ancaman Greenland dengan Nobel, menyebutnya “omong kosong sepenuhnya”—meski ia mengaku tidak mengetahui isi pesan Trump ke Norwegia.

Sementara itu, insiden penyerahan medali Nobel Perdamaian oleh María Corina Machado kepada Trump pekan lalu—yang kemudian diumumkan akan disimpan oleh presiden—menambah lapisan ironis pada narasi ini. Komite Nobel Norwegia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bersifat independen dan tidak dapat dipindahtangankan.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas (tengah), berjalan bersama Menteri Luar Negeri dan Penelitian Greenland, Vivian Motzfeldt (kiri), dan Menteri Pertahanan Denmark, Troels Lund Poulsen (kanan), sebelum pertemuan di markas besar Uni Eropa di Brussels, Senin, 19 Januari 2026.

Para analis hubungan internasional kini memperingatkan bahwa penggabungan motif pribadi, kepentingan strategis Arktik, dan instrumen ekonomi seperti tarif berpotensi menciptakan preseden berbahaya bagi tatanan aliansi transatlantik. Pertemuan darurat para pemimpin Uni Eropa dijadwalkan Kamis malam ini, sementara Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menegaskan pentingnya Arktik bagi “keamanan kolektif” aliansi.

Hingga kini, belum ada tanda-tanda de-eskalasi signifikan. Yang jelas, Greenland—pulau es terbesar di dunia yang selama ini relatif tenang—kini menjadi pusat salah satu krisis diplomatik paling tidak biasa di awal tahun 2026.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Dari Tempo ke BI: Jejak Panjang Thomas Djiwandono Menuju Kursi Deputi Gubernur
Next: Warga Banyumanik Terjebak Delapan Tahun dalam Pusaran Sertifikasi Tanah: Dugaan Klaim HGB Developer Hambat Hak Milik

Related Stories

Kisah Enam Prajurit AS yang Gugur di Kuwait
3 min read

Pengorbanan di Tengah Gejolak Timur Tengah: Kisah Enam Prajurit AS yang Gugur di Kuwait

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Honduras di Ambang Pergeseran Diplomatik
4 min read

Honduras di Ambang Pergeseran Diplomatik: Janji Ekonomi China yang Pupus dan Bayang-bayang Pengaruh AS

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Ukraina Jadi Penyelamat Timur Tengah dari Serangan Drone Murah Iran
3 min read

Ukraina Jadi Penyelamat Timur Tengah dari Serangan Drone Murah Iran: Pelajaran dari Medan Perang Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kritik Tajam DPRK: Angka Utang Pemko Subulussalam 2025 Dinilai Tak Realistis, Banyak Kegiatan Tak Diakui
  • Wonogiri Masih Diguncang Cuaca Ekstrem Pasca-Puncak Hujan: Puluhan Rumah Rusak, Longsor Lumpuhkan Jalan Lingkar
  • Respons Cepat Polisi Selamatkan Situasi Usai Tabrakan Motor di Desa Tanjung Tengang
  • Kelangkaan Labu Siam Melanda Way Mengaku, Pengepul Terpaksa Impor dari Sekincau
  • Camat Batu Ketulis Turun Langsung ke Pasar Simpang Luas, Pastikan Suasana Aman dan Nyaman di Tengah Keramaian
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.